Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Polygon Incar Hasil Terbaik

Kompas.com - 16/06/2012, 19:49 WIB
Helena Fransisca Nababan

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com- Satu pekan selepas melakoni Tour de Singkarak 2012, Polygon Sweet Nice berambisi memperbaiki hasil terbaik di balapan sepeda satu hari Tour de Jakarta 2012, Minggu (17/6/2012) besok. Hari Fitrianto dan teman-teman satu tim tidak ingin terpeleset.

Turun dengan kekuatan penuh, Polygon akan di-back up salah satu sprinter terbaik nasional, Ferinanto, yang akan dilapisi Hari Fitrianto, Herwin Jaya, Kaswanto, dan Bambang Suryadi. Sepintas, komposisi ini bukan kekuatan terbaik Polygon Sweet Nice.

"Kami menginginkan hasil terbaik. Toh kami belum terdaftar sebagai Asia Continental Team, jadi diperbolehkan mengubah komposisi," kata Manajer Tim Polygon Sweet Nice Harijanto Tjondrokusumo, Sabtu (16/6/2012) melalui surat elektronik.

Akan tetapi, Harijanto tidak menargetkan menjadi juara pada one day race Minggu besok. Sebab, balapan berkelas 1.2 kalender Asia Tur Persatuan Balap Sepeda Internasional (UCI) itu juga diikuti sejumlah tim asing, di antaranya, Jepang, Australia, dan Selandia Baru. Untuk bersaing dengan pebalap lokal, pihaknya optimis mampu bersaing.

Selain menurunkan kekuatan terbaik, Polygon Sweet Nice juga menurunkan tim kedua. Sejumlah pebalap muda, seperti Dani Lesmana, Agung Riyanto, Christopher Antonius, Jimmy Pranata, dan Dealton Nur Prayogo disertakan.

Dengan dua kekuatan ini, Polygon Sweet Nice berharap bisa mengoptimalkan kekuatan. "Ini upaya kami untuk melihat komposisi musim depan. Terus terang, tahun ini masih belum terlihat komposisi terbaik," terangnya.

Sebetulya, Harijanto mengaku sudah memiliki gambaran tim. Tetapi dia berharap bisa menjajal semua pebalapnya sepanjang tahun 2012 ini. "Mudah-mudahan pada Polygon Tour de Jakarta kali ini kami bisa memetik hasil maksimal," ungkapnya.

Polygon Tour de Jakarta 2012 melombakan rute sepanjang 165 kilometer, dengan 16 tim peserta, empat di antaranya adalah tim asing.

Dengan jarak yang relatif tidak terlalu jauh dan cenderung datar rute flat, Harijanto berharap anak didiknya bisa cerdas menjalankan instruksinya. "Rute pendek dan full flat membutuhkan kecerdasan dalam menjelankan strategi. Terutama 20 km menjelang finish, selalu terjadi perubahan besara," lanjut pengusaha makanan itu.

Dia tidak banyak mengungkapkan masalah strategi. Dia berharap anak didiknya tampil maksimal dengan hasil sebaik mungkin.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Baca tentang
    Video rekomendasi
    Video lainnya


    Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
    Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
    Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
    komentar di artikel lainnya
    Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
    Close Ads
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com