Konflik di Tenis Meja Bisa Didamaikan

Kompas.com - 11/05/2012, 22:22 WIB
|
EditorAgus Mulyadi

JAKARTA, KOMPAS.com — Pengurus Provinsi Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Lampung dan Pengurus Besar PTMSI yang bersengketa diharapkan dapat mencapai perdamaian.

Sengketa keorganisasian di tubuh PTMSI itu tengah dimediasi oleh Badan Arbitrase Olahraga Indonesia (BAORI).    

Seperti diberitakan, Pengprov PTMSI Lampung mengajukan permohonan penyelesaian sengketa organisasi kepada BAORI. Pengprov PTMSI Lampung sebagai pemohon dan PB PTMSI sebagai termohon.

Penyebab konflik karena PB PTMSI mengubah AD/ART PB PTMSI melalui munaslub bulan Desember 2011 di Jakarta. Perubahan AD/ART itu membuat jabatan ketua umum PB PTMSI dapat dijabat oleh orang yang sama lebih dari dua kali. Pengprov PTMSI Lampung menganggap munaslub tersebut cacat hukum.

Sekretaris BAORI, Sudirman, Jumat (11/5/2012), mengatakan, apabila proses mediasi tidak berhasil mendamaikan kedua pihak maka majelis BAORI akan mengambil alih melalui persidangan.

Ketua Harian Pengprov PTMSI Lampung, Busman Zainuddin, menuturkan, ia memerkarakan PB PTMSI ke BAORI karena pihaknya ingin menguji apakah munaslub 2011 PB PTMSI itu benar atau salah.

"Banten semula ikut memperkarakan ke BAORI, namun Banten mencabut laporannya setelah dilakukan pendekatan oleh pihak termohon," kata Busman.

Sementara itu, 27 Pengprov PTMSI melalui siaran pers menyatakan bahwa hasil munaslub 2011 sudah final karena sesuai mekanisme organisasi dan didukung pengprov PTMSI. Pengprov PTMSI mendukung Tahir sebagai ketua umum periode 2012-2016, dan mendesak KONI segera menerbitkan surat keputusan yang mengesahkan kepengurusan baru PB PTMSI.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X