Penyelidikan KPK Resahkan Panitia PON Riau

Kompas.com - 10/05/2012, 21:37 WIB
|
EditorAgus Mulyadi

JAKARTA, KOMPAS.com - Penyelidikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada kasus korupsi pembangunan proyek Pekan Olahraga Nasional (PON) XVIII/2012 di Riau, menimbulkan perasaan was-was di kalangan panitia penyelenggara.

Hal tersebut dikatakan Ketua Umum Panitia Besar PON XVIII yang juga  Gubernur Riau, Rusli Zainal, Kamis (10/5/2012) di Jakarta.

"Penyelidikan dan penggeledahan KPK memang menimbulkan perasaan was-was bagi panitia. Tapi kami harus tetap bekerja, dan PON harus sukses. Kami menghormati upaya KPK," kata Rusli.

Menurut Rusli, saat ini adalah saat yang paling genting, karena PON XVIII akan digelar empat bulan lagi. Penyelidikan dan penggeledahan KPK diharapkan jangan sampai mengendorkan semangat kerja panitia penyelenggara.

Catatan Kompas, menyebutkan, saat ini sudah ada enam orang tersangka kasus suap PON XVIII di Riau. Rusli Zainal pun telah dicegah ke luar negeri terhitung 10 April sampai 10 Oktober 2012. Rusli dicegah ke luar negeri, karena diduga tahu kasus korupsi proyek PON XVIII.

Baca tentang


    Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X