Tim Force India Diminta Mundur

Kompas.com - 20/04/2012, 09:29 WIB
EditorA. Tjahjo Sasongko

MANAMA, Kompas.com - Tim F1 Force India akan memperketat prosuder pengamanan setelah beberapa stafnya hampir menjadi korban bom molotov saat kembali dari sirkuit GP Bahrain.

Dua anggota tim kemudian memutuskan kembali ke Inggris, meksi keduanya bukanlah bagian dari empat staf yang hampir menjadi korban unjuk rasa dari kelompok anti pemerintah Bahrain yang menentang pelaksaan GP Bahrain.

Meski hanya stau bom molotov yang meledak, Rabu petang tersebut, namun beberapa lainnya sempat dilemparkan dan jatuh di jalan yang terletak antara sirkuit Sakhir dan hotel tempat tim menginap.

Para penginjuk rasa mengancam akan meningkatkan aksi mereka, meski panitia menjamin mereka tidak akan membatalkan pelaksanaan lomba seri 4 musim ini.

Wakil pimpinan tim GP F1 Force India, Bob Fernley mengatakan telah bertemu panitia pelaksana, penasehat keamanan John Yates dan Pasquale Lattuneddu dari F1. "Kami tahu unjuk rasa akan terus berjalan. Namun kami hanya ingin kepastian risiko yang ada dapat diperkecil."

Force India merupakan tim yang bermarkas di Slverstone, Inggris. Tim ini dimiliki sebagian oleh jutawan India, Vijay Mallya. Menurut Fernley, beberapa anggota parlemen Inggris telah meminta timnya mundur. Namun manajemen tim mengatakan ada kontrak yang hafrus dihormati.

Saat ini yang tim lakukan hanyalah meminimalisasi risiko yang dihadapi terutama saat dalam perjalanan menuju sirkuit. "-Kami meminta para staf untuk pergi berbarengan. Kami juga tidak ingin mereka terjebak di tempat yang salah."

 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ini Target PM Jepang Jelang Pelaksanaan Olimpiade Tokyo pada 2021

Ini Target PM Jepang Jelang Pelaksanaan Olimpiade Tokyo pada 2021

Sports
Australia Open 2021, Otoritas Tuan Rumah Tunjukkan Ketegasan

Australia Open 2021, Otoritas Tuan Rumah Tunjukkan Ketegasan

Sports
Lionel Messi Dihukum Larangan Dua Pertandingan

Lionel Messi Dihukum Larangan Dua Pertandingan

Liga Spanyol
Kalah Main Mobile Legend, Eks Pemain Persipura Aniaya Pacarnya hingga Ditangkap Polisi

Kalah Main Mobile Legend, Eks Pemain Persipura Aniaya Pacarnya hingga Ditangkap Polisi

Liga Indonesia
Demi Terwujudnya Olimpiade Tokyo, Jepang Perkuat Penggunaan Teknologi

Demi Terwujudnya Olimpiade Tokyo, Jepang Perkuat Penggunaan Teknologi

Sports
Kisah Eka Ramdani, Bersinar dan Berakhir di Persib Bandung

Kisah Eka Ramdani, Bersinar dan Berakhir di Persib Bandung

Liga Indonesia
Gregoria Mariska Siap Hadapi Unggulan Pertama di Babak Kedua Thailand Open II

Gregoria Mariska Siap Hadapi Unggulan Pertama di Babak Kedua Thailand Open II

Badminton
Update PUBG Mobile Hadirkan Kekuatan Mistis

Update PUBG Mobile Hadirkan Kekuatan Mistis

Liga Indonesia
Wawancara Eksklusif dengan Direktur Desain Adidas Dave Surace, Menjaga Warisan Adidas Predator

Wawancara Eksklusif dengan Direktur Desain Adidas Dave Surace, Menjaga Warisan Adidas Predator

Sports
Hasil Thailand Open II, Lewat Rubber Game, Adnan/Mychelle Melaju ke Babak Selanjutnya

Hasil Thailand Open II, Lewat Rubber Game, Adnan/Mychelle Melaju ke Babak Selanjutnya

Badminton
Tegas, PSG Tak Akan Memohon Neymar dan Mbappe untuk Bertahan

Tegas, PSG Tak Akan Memohon Neymar dan Mbappe untuk Bertahan

Liga Lain
Cari Pelapis Theo Hernandez, AC Milan Bidik Pemain dari Barcelona

Cari Pelapis Theo Hernandez, AC Milan Bidik Pemain dari Barcelona

Liga Italia
Leverkusen Vs Dortmund, Potensi Laga Banjir Gol di BayArena

Leverkusen Vs Dortmund, Potensi Laga Banjir Gol di BayArena

Bundesliga
Produksi Gol Mampet, Trio Firmansah Bisa Bubar dalam Waktu Dekat

Produksi Gol Mampet, Trio Firmansah Bisa Bubar dalam Waktu Dekat

Liga Inggris
Pelatih Persib Menyarankan Ada Turnamen yang Digelar Sebelum Liga 1 2021 Bergulir

Pelatih Persib Menyarankan Ada Turnamen yang Digelar Sebelum Liga 1 2021 Bergulir

Liga Indonesia
komentar di artikel lainnya
Close Ads X