Sejumlah Pemain Unggulan Bertumbangan

Kompas.com - 12/04/2012, 19:31 WIB
|
EditorNasru Alam Aziz

MAKASSAR, KOMPAS.com — Turnamen bulu tangkis Sirnas Makassar menghadirkan persaingan yang cukup keras. Sejumlah pemain unggulan nomor tunggal dewasa putri bertumbangan. Di satu sisi, situasi ini sedikit menguntungkan buat pemain unggulan pertama, Ganis Nurramadhani, dalam upayanya meraih gelar kedua musim ini.

Unggulan ketujuh, Desy Nidya Amelia, menjadi pemain unggulan pertama yang tumbang, Kamis (12/4/2012). Pemain asal klub Angkasa Prestasi Gemilang ini disingkirkan mantan pemain pelatnas Cipayung, Pia Zebadiah, yang kini membawa bendera Pusdiklat Jaya Raya. Desy dikalahkan Pia dua gim langsung, 18-21, 17-21.

Ketidakberuntungan juga dialami unggulan ketiga, Rosaria Yusfin Pungkasari. Andalan klub PB Djarum Kudus ini menyerah di tangan pemain non-unggulan asal klub Pusdiklat Jaya Raya, Mega Cahya. Mega menang dua gim langsung, 21-15, 21-19.

Pemain selanjutnya yang tumbang adalah jagoan Mutiara Bandung, Hanna Ramadhini. Pemain yang ditempatkan sebagai pemain unggulan kelima ini kalah dari pemain Tangkas Alfamart, Rusydina Antardayu. Hanna kalah dua gim langsung, 11-21, 12-21. Kemenangan ini mengantar Rusydina ke babak perempat final untuk menghadapi unggulan kedua, Rizky Amelia, dari Pusdiklat Jaya Raya.

Sementara itu, Ganis Nurramadhani juga nyaris tumbang. Pemain klub Pertamina Indonesia ini dibuat pontang-panting pemain Pusdiklat Jaya Raya, Dian Fitriani. Menang 22-20 pada gim pertama, Ganis dibuat tak berdaya di gim kedua. Dia menyerah 11-21. Beruntung Ganis bisa menemukan permainan terbaiknya lagi dan mengambil alih kontrol pertandingan.

Selain itu, Dian juga mulai terkuras tenaganya sehingga permainannya sudah tidak konsisten. Pukulannya juga sudah tidak akurat, banyak yang melebar ke luar lapangan atau menyangkut di bibir net. Perlahan tetapi pasti, Ganis pun menghabisi perlawanan Dian dengan kemenangan di gim ketiga, 21-12.

"Di dua gim pertama, saya memang agak kesulitan. Dia bermain ulet dan meladeni permainan saya dengan baik. Saya bisa menang karena saya terus berupaya main tenang dan fokus poin per poin," kata Ganis.

Pemain yang dua pekan lalu tampil sebagai juara di Sirnas Jambi ini menambahkan, kondisi fisiknya masih belum fit 100 persen. "Waktu tampil di Palembang dan Jambi, kondisi fisik saya sebenarnya kurang fit. Saya sakit flu dan sedikit demam. Setelah dari Jambi, saya istirahat total tanpa latihan. Sekarang pun saya masih merasa belum fit," ungkapnya.

Di tunggal putra, kondisinya berbeda. Pemain-pemain unggulan masih melaju dan nyaris tanpa kesulitan. Unggulan kedua, Senatria Agus Putra, melangkah ke perempat final dengan mengalahkan pemain Ichwan Noor Yuda dari Pusdiklat Jaya Raya, 21-17, 21-16.



Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
komentar di artikel lainnya
Close Ads X