Rossi: Marquez Bikin Keputusan Tepat

Kompas.com - 21/10/2011, 15:02 WIB
EditorAloysius Gonsaga Angi Ebo

SEPANG, Kompas.com — Pebalap Italia, Valentino Rossi, menyambut baik keputusan Marc Marquez untuk bertahan di kelas Moto2 pada musim 2012. Menurut legenda MotoGP tersebut, Marquez masih sangat muda, dan masih punya banyak kesempatan untuk menimba pengalaman, sebelum naik ke kelas premier.

Marquez baru saja mengakhiri spekulasi tentang masa depannya, Kamis (20/10/2011), di Sepang, Malaysia. Pebalap berusia 18 tahun dengan status juara dunia kelas 125 cc dan rookie Moto2 tersebut memutuskan untuk tetap di kelas ini (Moto2) pada musim depan, meskipun rumor selama ini mengatakan bahwa dia segera hengkang ke kelas premier.

"Secara pribadi, saya pikir dia membuat keputusan yang tepat. Jika saya Marc, maka saya akan melakukan hal serupa karena pertama, dia sangat muda dan memiliki banyak waktu, dan kedua, itu merupakan sebuah langkah untuk melewati banyak tekanan karena jika dia memenangkan kompetisi ini tentu saja dirinya bahagia. Tetapi, jika gagal, maka dia memiliki kesempatan lain untuk menjadi juara dunia Moto2 pada tahun depan," ujar Rossi.

Juara dunia sembilan kali grand prix ini pun berkelakar bahwa keputusan Marquez tersebut membuat pekerjaannya untuk menyelesaikan dan melewati masa-masa sulit bersama Desmosedici akan semakin mudah dalam menyambut musim baru.

"Saya pikir hal itu juga positif bagi kami  karena artinya Honda kurang satu," ujar pebalap Ducati tersebut.

Pebalap satelit Yamaha Tech 3, Colin Edwards, memprediksi Marquez akan memberikan pengaruh yang besar ketika dia pindah ke MotoGP pada musim 2013. Menurut Edwards, Marquez merupakan pebalap berbakat sehingga akan memberikan ancaman besar bagi para pebalap MotoGP.

Saat ini, Marquez berada di peringkat kedua klasemen sementara setelah hanya finis di posisi ketiga GP Australia akhir pekan lalu. Dia tertinggal tiga poin dari pebalap Jerman, Stefan Bradl.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sebelumnya, Marquez berada di puncak klasemen dengan keunggulan satu poin atas rivalnya tersebut. Tetapi, karena dia melakukan kesalahan fatal saat latihan bebas GP Australia—penyebab kecelakaan horor sehingga dipenalti satu menit—Marquez harus start dari posisi ke-38 alias paling belakang. Namun, penampilannya yang fantastis membuat dia bisa mengalahkan para lawannya, dan mampu finis di urutan ketiga.

Dengan demikian, GP Malaysia ini bakal menjadi momen penting bagi Marquez dalam perburuan gelar juara dunia Moto2 sebelum tampil pada seri terakhir di kandangnya, Valencia, pada awal November.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pelatih Persija Jakarta Mengaku Resah dengan Jadwal Timnas yang Disebut Tidak Lazim

Pelatih Persija Jakarta Mengaku Resah dengan Jadwal Timnas yang Disebut Tidak Lazim

Liga Indonesia
Man United Gagal Menang Lagi, Bagaimana Nasib Solskjaer?

Man United Gagal Menang Lagi, Bagaimana Nasib Solskjaer?

Liga Inggris
Tanggapan PT LIB Soal Kisruh antara Ofisial Bhayangkara FC dan Persib

Tanggapan PT LIB Soal Kisruh antara Ofisial Bhayangkara FC dan Persib

Liga Indonesia
Profil Daniel Marthin, Partner Baru Kevin Sanjaya untuk Final Piala Thomas

Profil Daniel Marthin, Partner Baru Kevin Sanjaya untuk Final Piala Thomas

Sports
Line Up Indonesia Vs China di Final Piala Thomas 2020, Kejutan Duet Kevin/Daniel

Line Up Indonesia Vs China di Final Piala Thomas 2020, Kejutan Duet Kevin/Daniel

Badminton
Link Live Streaming PSM Vs Bali United, Kick-off 15.15 WIB

Link Live Streaming PSM Vs Bali United, Kick-off 15.15 WIB

Liga Indonesia
Kericuhan Bhayangkara FC dan Persib Bandung Berakhir dengan Damai

Kericuhan Bhayangkara FC dan Persib Bandung Berakhir dengan Damai

Liga Indonesia
Sah Jadi Pelatih Baru, Joko Susilo Bergerak Kembalikan AHHA PS Pati ke Jalur Juara

Sah Jadi Pelatih Baru, Joko Susilo Bergerak Kembalikan AHHA PS Pati ke Jalur Juara

Liga Indonesia
PON XX 2021 Lancar, Apresiasi untuk Menpora dan Papua

PON XX 2021 Lancar, Apresiasi untuk Menpora dan Papua

Sports
4 Hal Menarik Jelang Final Piala Thomas Indonesia Vs China

4 Hal Menarik Jelang Final Piala Thomas Indonesia Vs China

Sports
Dampak Ekshibisi E-sports Usai Perhelatan PON XX Papua 2021

Dampak Ekshibisi E-sports Usai Perhelatan PON XX Papua 2021

Sports
Pandemi Mereda, Daud Yordan Ingin Bertarung Sesering Mungkin

Pandemi Mereda, Daud Yordan Ingin Bertarung Sesering Mungkin

Sports
Perjalanan Indonesia ke Final Piala Thomas 2020: Lewati Grup Neraka, Libas Malaysia, Permalukan Denmark

Perjalanan Indonesia ke Final Piala Thomas 2020: Lewati Grup Neraka, Libas Malaysia, Permalukan Denmark

Badminton
Persija Vs Arema, Manahan Jadi 2 Sisi Koin bagi Macan dan Singo Edan

Persija Vs Arema, Manahan Jadi 2 Sisi Koin bagi Macan dan Singo Edan

Liga Indonesia
Link Live Streaming Final Piala Thomas Indonesia Vs China, Mulai 18.00 WIB

Link Live Streaming Final Piala Thomas Indonesia Vs China, Mulai 18.00 WIB

Badminton
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.