Pemain Asing Tak Risau Soal Keamanan

Kompas.com - 26/09/2011, 21:47 WIB
EditorNasru Alam Aziz

SAMARINDA, KOMPAS.com -- Meski terjadi serangan bom bunuh diri di sebuah tempat ibadah di Solo, Jawa Tengah, para pemain asing yang tampil di turnamen bulu tangkis GP Gold Indonesia Open, tidak marasa risau. Para pemain yang mundur pun bukan lebih karena alasan keamanan, tetapi karena cedera dan menjaga stamina seusai mengikuti turnamen lainnya.

"Isu keamanan sama sekali tidak ada masalah. Mereka tidak merasa khawatir dan itu disampaikan dalam pertemuan dengan manajer. Ya, kita bersyukur mereka mau datang," kata Ketua Bidang Pertandingan dan Perwasitan PBSI Mimi Irawan, Senin (26/9/2011) di Samarinda, Kalimantan Timur.

Sejumlah pemain dari beberapa negara dipastikan ikut meramaikan turnamen ini, seperti dari China, India, Malaysia, Singapura, Jepang, Thailand, dan Denmark. Turnamen GP Gold Indonesia Open digelar di GOR Palaran Samarinda.

Turnamen ini berlangsung 27 September hingga 3 Oktober 2011. Total hadiah yang diperebutkan di turnamen ini sebesar 120.000 dollar AS. Beberapa pemain asing sudah berdatangan sejak Senin ini. Sebagian dari mereka bahkan sudah ada yang mencoba lapangan pertandingan.



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X