Tragis! Peraih Emas Balap Sepeda Ini Jadi Penarik Becak

Kompas.com - 31/08/2011, 18:11 WIB

KOMPAS.com — Dipuja ketika masih berjaya, ditelantarkan saat sudah tidak berdaya. Barangkali itulah gambaran nasib sebagian mantan atlet nasional yang pernah mengharumkan nama bangsa dan negara saat ini.

Cerita sedih dan memilukan itu juga menimpa salah satu atlet balap sepeda nasional asal Surabaya, Jawa Timur, bernama Suharto. Dia kini berprofesi sebagai penarik (tukang) becak.

Siapa sangka, mantan pebalap yang kini berusia 59 tahun itu pernah merebut medali emas pada SEA Games 1979 di Malaysia untuk nomor "Team Time Trial" jarak 100 kilometer. Bersama tiga rekannya saat itu, yakni Sutiono, Munawar Saleh, dan Dasrizal, tim balap sepeda Indonesia mampu mempecundangi pesaingnya dari Malaysia dan Thailand untuk merebut medali emas.

Dua tahun sebelumnya, di SEA Games 1977 yang berlangsung di Thailand, Suharto menyumbangkan dua medali perak untuk kontingen "Merah Putih" dari nomor jalan raya beregu dan perorangan.

"Saat itu, tim balap sepeda Indonesia tampil cukup solid sehingga bisa merebut medali emas," kata Suharto saat ditemui Antara di tempat kosnya di Jalan Kebon Dalem VII, Surabaya, Selasa (30/8/11).

Ia menceritakan bahwa kekuatan balap sepeda Indonesia pada era 1970-1980-an cukup disegani di kawasan Asia Tenggara.

Kenangan menjadi juara SEA Games tidak pernah dilupakan Suharto. Di kamar kos yang hanya berukuran 2 x 3 meter, Suharto menyimpan rapi seluruh medali dan piagam penghargaan yang pernah diperoleh dari berbagai ajang balapan nasional dan internasional.

Bapak tiga orang anak itu juga mengumpulkan kliping berita dari berbagai media cetak yang memuat keberhasilan tim balap Indonesia, termasuk juga foto bersama Presiden RI Soeharto.

"Semuanya masih saya simpan dan sekali waktu kalau kangen, saya buka lagi kliping-kliping itu," ujar pria kelahiran Surabaya pada 18 Februari 1952 itu.

Suharto menuturkan, ketika berhasil merebut medali di ajang SEA Games, dia dan teman-temannya tidak pernah memperoleh bonus uang dari pemerintah, seperti yang diterima atlet-atlet nasional saat ini.

"Kami hanya mendapatkan semacam piagam penghargaan yang diserahkan Gubernur Jatim di Gedung Negara Grahadi, Surabaya. Waktu itu cuma diajak makan-makan, tidak diberi uang saku," tambahnya.

Perkenalan pada cabang olahraga balap sepeda memang tidak disengaja. Saat itu di awal tahun 1970-an, Suharto memulai latihan dengan menggunakan sepeda "pancal" milik ayahnya yang dimodifikasi menjadi sepeda balap.

Halaman:


EditorAloysius Gonsaga Angi Ebo

Terkini Lainnya

Jadwal Pertandingan Liga 1 Hari Ini

Jadwal Pertandingan Liga 1 Hari Ini

Liga Indonesia
ICC Pantau dan Teliti Perkembangan Kriket di Sumbar

ICC Pantau dan Teliti Perkembangan Kriket di Sumbar

Liga Indonesia
Chelsea Beri Satu Tahun Masa 'Percobaan' untuk Lampard

Chelsea Beri Satu Tahun Masa "Percobaan" untuk Lampard

Liga Inggris
Indonesia Open 2019, 8 Wakil Indonesia Masuk Daftar Unggulan

Indonesia Open 2019, 8 Wakil Indonesia Masuk Daftar Unggulan

Liga Indonesia
Hasil Undian Indonesia Open 2019, Perang Saudara di Babak Pertama

Hasil Undian Indonesia Open 2019, Perang Saudara di Babak Pertama

Olahraga
Modal Persela Saat Lawan Bhayangkara

Modal Persela Saat Lawan Bhayangkara

Liga Indonesia
Pelatih Keturunan Indonesia Ingin Latih Newcastle United

Pelatih Keturunan Indonesia Ingin Latih Newcastle United

Liga Inggris
Bukan Liverpool, Torres Ungkap Kepuasannya Saat Bela Chelsea

Bukan Liverpool, Torres Ungkap Kepuasannya Saat Bela Chelsea

Liga Inggris
Agen Gianluigi Buffon Akui Ada Negosiasi dengan Juventus

Agen Gianluigi Buffon Akui Ada Negosiasi dengan Juventus

Liga Italia
Torres Yakin Real Madrid Bisa Bawa Hazard ke Level Tertinggi

Torres Yakin Real Madrid Bisa Bawa Hazard ke Level Tertinggi

Liga Spanyol
Hadapi Bhayangkara FC, Persela Coba Antisipasi Faktor Flavio

Hadapi Bhayangkara FC, Persela Coba Antisipasi Faktor Flavio

Liga Indonesia
Gianluigi Buffon Dikabarkan Siap Kembali ke Juventus

Gianluigi Buffon Dikabarkan Siap Kembali ke Juventus

Liga Italia
Semen Padang Diharapkan Main dengan Motivasi Tinggi Lawan Persipura

Semen Padang Diharapkan Main dengan Motivasi Tinggi Lawan Persipura

Liga Indonesia
Lawan Persipura, Semen Padang Boyong 16 Pemain

Lawan Persipura, Semen Padang Boyong 16 Pemain

Liga Indonesia
Defisit Satu Gol, PSM Yakin Kalahkan Becamex di Piala AFC 2019

Defisit Satu Gol, PSM Yakin Kalahkan Becamex di Piala AFC 2019

Liga Indonesia

Close Ads X