McLaren Yakin Hamilton Takkan Pergi

Kompas.com - 04/07/2011, 21:43 WIB
EditorAloysius Gonsaga Angi Ebo

KOMPAS.com — McLaren yakin Lewis Hamilton akan tetap jadi bagian dari timnya dalam kurun waktu beberapa tahun ke depan. Pernyataan ini dikemukakan untuk meredam spekulasi tentang masa depan juara dunia 2008 tersebut di ajang Formula 1.

Surat kabar melaporkan bahwa pada akhir pekan Hamilton bisa mengaktifkan klausul dalam kontraknya untuk meninggalkan tim yang bermarkas di Woking tersebut pada akhir musim ini jika McLaren tidak menjadi juara dunia.

Meskipun demikian, Team Principal Martin Whitmarsh mengatakan bahwa Hamilton sepenuhnya punya komitmen untuk bertahan. Pasalnya, pebalap Inggris yang sejak melakukan debutnya di F1 pada 2007 sudah bergabung dengan McLaren dan mencintai tim ini.

"Lewis mencintai tim ini dan dia tahu mobil punya kemampuan untuk meraih banyak kemenangan," ujar Whitmarsh dalam sebuah wawancara dengan Independent. "Dia duduk dengan saya di sini dalam 10 hari terakhir dan menjelaskan rasanya tersebut, antusiasmenya, dan hasratnya untuk tetap menjadi bagian dari tim ini."

"Saya sudah mengenalnya sejak dia berusia 11 tahun. Saya tidak berpikir bahwa dia akan menatapku dan mengatakan dirinya tidak bersungguh-sungguh."

Whitmarsh juga membela Hamilton, yang baru-baru ini mendapat kritikan mengenai etika mengemudi, terutama setelah bersenggolan dengan para rivalnya di GP Monako dan Kanada.

"Seorang pebalap harus agresif," ujarnya. "Jika Anda akan menyalip mobil Formula 1 yang lain, Anda akan mengambil risiko."

Berbicara tentang komentar yang dibuat oleh Niki Lauda dan Emerson Fittipaldi, Whitmarsh mengatakan, "Mereka adalah orang-orang yang pernyataannya sangat layak dikutip, dan orang-orang seperti ini (layak dikutip) berkata untuk menarik perhatian."

"Saya tahu Niki dan menyukainya, dan saya menerima bahwa ada orang-orang sekitar yang ingin mengatakan sesuatu untuk menciptakan kontroversi. Niki ada di kategori itu. Anda tahu, ada pertemuan terkenal antara Jackie Stewart dan Ayrton Senna, yang saya pikir dalam film baru Senna, dan itu pada dasarnya mereka memiliki percakapan yang sama. Respons Ayrton adalah bahwa ia ada di sana untuk membalap."

"Sekarang, apakah Lewis menyesali kecelakaan itu? Tentu saja demikian, begitu juga denganku."



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X