Taufik: Saya Tak Peduli Rekor

Kompas.com - 22/06/2011, 22:00 WIB
|
EditorA. Tjahjo Sasongko

JAKARTA, KOMPAS.com — Taufik Hidayat mengaku siap menghadapi pemain China, Bao Chunlai, di babak kedua Djarum Indonesia Open Superseries Premier, Kamis (23/6/2011).

Pemain yang diunggulkan di tempat ketiga ini mengaku tidak peduli dengan rekor yang menunjukkan ia kalah delapan kali dalam sepuluh pertemuan dengan Chunlai sejak 2002. "Saya terakhir kali kalah melawan dia (di Jepang Terbuka 2009). Tapi, saya tidak peduli dengan rekor, mau kalah berapa kali. Saya akan menghadapinya dengan cara saya," kata Taufik.

Taufik memuji Chunlai sebagai pemain yang memiliki kemampuan yang baik. "Sebenarnya soal menang kalah itu kadang kala ditentukan oleh cocok tidaknya permainan kita dengan lawan kita. Melawan Sony (Dwi Kuncoro) dia sering kalah. Sementara saya sering menang melawan Sony," kata Taufik.

Taufik lolos ke babak kedua setelah di babak pertama dengan susah payah mengalahkan pemain muda Malaysia, Darren Liew. Taufik menang rubber game 30-28, 21-23, 21-12 dalam pertandingan yang berlangsung 1 jam 16 menit.

"Saya akui saya tegang pada game pertama. Ini pertandingan pertama buat kami berdua. Saat unggul, saya ingin cepat-cepat menyelesaikan, tetapi arah angin memang sulit ditebak," kata Taufik. "Ini merupakan kali pertama saya bermain hingga poin 30."

Taufik mengakui, Darren Liew memang merepotkannya saat di Singapura Terbuka Superseries pekan lalu. "Menurut pelatih, saya hanya terlalu menganggap enteng dan ingin buru-buru selesai di poin kritis," kata Taufik.

Baca tentang


    25th

    Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X