Hamilton Akhirnya Meminta Maaf

Kompas.com - 01/06/2011, 05:10 WIB
Editor

London, Selasa - Pebalap tim McLaren, Lewis Hamilton, mendapat kecaman dari banyak pihak karena komentar dan penampilannya yang menyebabkan dua pebalap mengalami kecelakaan pada ajang F1 di Monaco, Minggu (29/5). Hamilton akhirnya meminta maaf kepada pebalap tim Ferarri, Felipe Massa, dan pebalap tim Williams, Pastor Maldonado, Selasa (31/5).

Mobil Hamilton bersenggolan dengan mobil Massa di tikungan lingkar saat pebalap Inggris itu menyalip dari sisi dalam pembatas jalan di putaran ke-34. Senggolan itu menyebabkan hidung mobil Massa menabrak sayap belakang mobil Webber.

”Hamilton terlalu agresif dan menyalip dari tempat yang tidak memungkinkan. Apa yang dia perbuat terhadap saya dan pebalap lain sungguh tidak dapat dipercaya,” kata Massa.

Insiden itu memicu kecelakaan kedua di luar terowongan dan memaksa Massa berhenti.

Pada putaran ke-71, Hamilton bertabrakan dengan Maldonado, membuat pebalap yang baru mengikuti ajang F1 itu terdorong menabrak dinding.

Hamilton mendapat penalti 20 detik karena insiden itu, tetapi dapat finis di urutan keenam. Sementara Maldonado finis di urutan ke-18 dan gagal merebut poin pertamanya.

”Hamilton tidak bersikap seperti mantan juara dunia pada balapan ini,” kata Maldonado.

Setelah kejadian itu, Hamilton membentak petugas balapan karena mendapat sanksi. Hamilton juga menghina Massa dan Maldonado sebagai pebalap yang konyol karena menyebabkan dia mendapat penalti.

Senin pagi, Hamilton meminta maaf kepada petugas balapan itu. Dia juga meminta maaf kepada Massa dan Maldonado di akun Twitter-nya.

”Untuk Massa dan Maldonado, dengan rasa hormat, saya meminta maaf jika menyakiti hati kalian. Kalian berdua adalah pebalap yang sangat saya hormati,” tulis Hamilton.

Menurut Hamilton, dia tidak akan mengubah gaya mengemudinya. Dia mengikuti balapan untuk menang dan tidak mau mengalah begitu saja.

Hamilton diminta berhenti saat sayap belakang mobilnya rusak tetapi dia menolak. Beruntung, balapan ditunda di putaran ke-72 sehingga timnya dapat memperbaikinya. (Reuters/ECA)



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X