Lebih Kompetitif

Kompas.com - 25/05/2011, 02:51 WIB
Editor

Hampir setahun pebalap muda harapan Indonesia, Rio Haryanto, tinggal di Inggris. Rio tinggal di negeri Ratu Elizabeth II setelah terjun di arena balap GP3, khususnya serial Eropa tahun 2010.

”Hidup di Inggris terasa lebih kompetitif. Saya bisa lebih mengenal kerasnya persaingan di antara pebalap sehingga memicu saya untuk terus berlatih dan berlatih,” ujarnya di Sirkuit Catalunya, Barcelona, Spanyol, akhir pekan lalu.

Selama di Inggris, pebalap berusia 18 tahun itu tak harus memikirkan pelajaran sekolah karena padatnya jadwal balapan. Hampir tiap akhir pekan Rio mengikuti balapan di beberapa negara Eropa. Niatnya jadi pebalap profesional hingga level tertinggi, pebalap Formula One, didukung penuh orangtuanya.

”Setiap akhir pekan Rio ikut balapan. Kalau tidak GP3, ya AutoGP. Balapan AutoGP ini lebih berat daripada GP3 karena tenaga kuda dan kecepatannya hampir menyamai GP2,” ujar Indah Peniwati, ibu sekaligus manajernya.

Untuk memoles kemampuan balapnya, Rio mengikuti dua balapan, GP3 dan AutoGP. Rio menargetkan naik kelas ke GP2 musim depan.

Perkara sekolahnya di Singapura, Rio berjanji segera masuk setelah seri balapan pada tahun ini selesai digelar September mendatang. ”Ya, mau tidak mau harus ngebut juga belajarnya,” ungkap Rio.(MBA)



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X