Latihan Tim Sudirman Dipusatkan di Cipayung

Kompas.com - 10/05/2011, 05:14 WIB
Editor

Jakarta, Kompas - Setelah menetapkan pemain yang tergabung dalam tim Piala Sudirman, PBSI akan mengintensifkan program latihan yang dipusatkan di Cipayung. PBSI juga memutuskan tidak menggelar simulasi karena waktu yang tersisa hanya sekitar dua pekan.

”Pelatihan kami pusatkan di Cipayung. Semua pemain yang masuk dalam tim diharapkan segera bergabung,” kata Wakil Ketua Umum I PBSI Sabar Yudo Suroso di Jakarta, Senin (9/5).

Dari jumlah maksimal kuota sebanyak 20 pemain, PBSI hanya mendaftarkan sebanyak 18 pemain. Di tunggal putra, pemain non-pelatnas Taufik Hidayat jadi andalan yang dilapis dua pemain pelatnas, Simon Santoso dan Dionysius Hayom Rumbaka. PBSI tak memasukkan nama Sony Dwi Kuncoro karena kondisi fisiknya masih labil dari cedera.

Sementara di tunggal putri, hanya dua pemain yang didaftarkan, yakni Adriyanti Firdasari dan Lindaweni Fanetri.

Pada ganda putri, pasangan Greysia Polii/Meiliana Jauhari akan menjadi andalan. Mereka akan disokong pasangan Anneke Feinya/Nitya Krishinda.

PBSI akhirnya berani membuat keputusan untuk tidak mendaftarkan pasangan Markis Kido/Hendra Setiawan di sektor ganda putra. Juara Asian Games 2010 ini masih belum bisa menampilkan permainan terbaik karena cedera lutut yang dialami Hendra Setiawan.

Ganda putra diisi Bona Septano/Muhammad Ahsan, didampingi pasangan non-pelatnas Hendra AG/Alvent Yulianto. Terakhir, Alvent/Hendra, finalis Malaysia Open Grand Prix 2011.

Adapun untuk ganda campuran, PBSI mengandalkan pasangan Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir. Juara India Terbuka dan Malaysia Terbuka ini akan dilapis Fran Kurniawan/Pia Zebadiah. Selain itu, Debby Susanto juga didaftarkan sebagai alternatif.

Piala Sudirman akan digelar di Qinqdao, China, 22-29 Mei. Indonesia tergabung di Grup B bersama Malaysia dan Rusia.

Ketua Bidang Pembinaan Prestasi PBSI Hadi Nasri mengatakan, semua nama pemain terdaftar sesuai dengan rekomendasi pelatih. Alasan tunggal putri cuma dua pemain dan Maria Febe terpental juga merupakan pertimbangan pelatih. ”Ini hasil evaluasi dari beberapa turnamen,” kata Hadi Nasri. (OTW)



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X