Habil Ingin ke Taufik Hidayat Arena

Kompas.com - 15/04/2011, 18:40 WIB

PONTIANAK, KOMPAS.com — Memasuki hari kelima penyelenggaraan kompetisi bulutangkis MILO School Competition di GOR Pangsuma, Pontianak, Kalimantan Barat, Jumat (15/4), kategori perorangan memasuki babak penyisihan.

Para peserta semakin menunjukkan kemampuannya untuk bisa menjadi juara dan mempunyai kesempatan berlatih di Taufik Hidayat Arena. Hal itulah yang diperlihatkan Habil Warid (14), siswa kelas II SMP 21 Pontianak, yang pada kelompok beregu SMP putra sekolahnya berhasil memboyong Piala Taufik Hidayat.

Di kategori perorangan, Habil, yang merupakan unggulan pertama tunggal SMP putra, mengaku punya target untuk bisa lolos ke babak final dan menjadi juara. Meski ada beberapa lawan main yang dianggap cukup berat, seperti Reza dari Mempawah dan Dino dari SMP 11 Pontianak,  yang terpenting persiapan sudah dilakukan. Habil mengatakan, setiap hari mengatur pola makan dengan istirahat yang cukup. Ini mengingat dirinya tidak hanya tampil di kategori tunggal putra, tetapi juga kategori lainnya, seperti ganda putra.

"Dukungan dari teman-teman sekolah dan guru sangat besar. Hal itulah yang membuatku optimistis bisa lolos ke babak final. Kalau menang aku bisa  tampil di Jakarta dan berlatih di Taufik Hidayat Arena," ujar Habil yang setiap harinya ditemani orangtuanya di GOR Pangsuma Pontianak.

Arianto, guru olahraga SMP 21 Pontianak, juga mengungkapkan, pihaknya optimistis dua atletnya bisa lolos sampai babak akhir. "Dua atlet yang kami prediksikan lolos ke empat besar yakni Habil Warid dan Rendra Arisandi di tunggal SMP putra," katanya. Optimisme Arianto ini didukung persiapan dari para atlet, dukungan klub serta para orangtua.  

Arianto menambahkan, SMP 21 Pontianak fokus pada siswa-siswi yang berprestasi di bidang olahraga. Atlet yang berprestasi mendapat beasiswa berupa pembebasan uang sekolah dan uang buku seperti yang diterima anak didiknya yang ikut MILO School Competition. Selain itu, sekolah meningkatkan latihan lebih serius bagi siswa berprestasi.

Hasil pertandingan sementara pada babak penyisihan untuk kategori tunggal putri SD yakni Zulfa Nur Azizah dari SD 24 Pontianak Tenggara menang telak melawan Nuhat Sakifah dari SD 1 Al-Mumtaz dengan skor 21-0, 21-0. Untuk tunggal putra SD, di antaranya Sydio dari SD 24 Pontianak Tenggara menang WO melawan Luis Hansen dari SD LKIA, Aditya dari SD Mujahidin menang WO melawan Adi dari SD 68 Pontianak Barat.

Untuk kategori tunggal putra SMP,  Max Dwi Saputra dari SMP Suster mengalahkan Sy Ibnu dari SMP 15 Pontianak dengan skor 21-19, 21-11, Rudi dari SMP 16 Pontianak menang atas Geovani dari SMP St Petrus dengan skor 21-4, 21-3 dan Falahudin dari SMP 2 Pontianak menaklukan Alfin Wongso dari SMP St Petrus dengan skor 21-11, 21-11.

Sedangkan ganda putri SMP yang lolos ke babak berikutnya yakni Widya/Riska dari SMP 2 Pontianak menang atas Monique/Sheren dari SMP Suster dengan skor 21-10, 21-10,  Widya/Sandra dari SMP 3 Pontianak unggul atas pasangan Fadila/Glesia dari SMP 2 Pontianak dengan skor 21-5, 21-12 dan pasangan Movita/Dea dari SMP 1 Sintang menundukkan pasangan Anisa/Dwi dari SMP Mujahidin dengan skor 21-6, 21-7.

Sementara di kategori ganda putra SMP, yang melaju ke babak berikutnya antara lain Selamat/Taufik dari SMP 3 Pontianak menang atas Arif/Tegus dari SMP 3 Ambawang dengan skor 21-9, 21-18, Falahudin/Iman dari SMP 2 Pontianak unggul atas pasangan Upy/Rovino dari SMP Mujahidin dengan skor 21-15, 21-15 dan pasangan Diky/Yudianto dari SMP 1 Pontianak mengalahkan Niko/Leo dari SMP Petrus rubber game  21-19; 18-21; 21-15. (/*)


EditorA. Tjahjo Sasongko

Close Ads X