Maria Kristin Diharapkan Kembali

Kompas.com - 28/03/2011, 05:33 WIB
Editor

Jakarta, Kompas - Pebulu tangkis tunggal putri Maria Kristin (25) diharapkan bisa mengembalikan performa terbaiknya. Peraih medali perunggu pada Olimpiade Beijing, China, 2008 ini terpuruk karena masalah cedera yang memaksa dia keluar dari pelatnas Cipayung.

Keluar dari pelatnas, Maria kembali ke klub PB Djarum. Di klub ini, masalah cedera lututnya berusaha diatasi. Dia juga diberi kesempatan untuk tampil pada turnamen internasional.

Ketua Umum PB Djarum Yoppy Rosimin mengatakan, pihaknya sangat berharap Maria bisa mengembalikan performa terbaiknya. ”Upaya pemulihan terus dilakukan dan sudah ada tanda-tanda kemajuan yang signifikan. Karena itu, dia akan kami beri kesempatan untuk tampil pada turnamen Challange di Selandia Baru dan Grand Prix Gold di Australia,” kata Yoppy.

Ditambahkan, untuk dua ajang ini, pihaknya tidak membebani target apa pun kepada Maria Kristin. ”Kami hanya ingin lihat perkembangannya dan mengetahui sudah seberapa nyaman dia bermain,” kata Yoppy.

Pada Super Liga Badminton di Surabaya beberapa waktu lalu, Maria Kristin juga sempat dimasukkan ke daftar pemain yang memperkuat tim Djarum. Namun, Maria tidak diturunkan karena belum siap.

Dalam beberapa kesempatan, Maria mengungkapkan bahwa dirinya masih punya ambisi untuk kembali tampil pada olimpiade. ”Saya sebenarnya ingin ikut Olimpiade 2012. Namun, karena prestasi jelek, kesempatan ke luar negeri menjadi semakin Jarang,” ujarnya.

Maria saat ini masih menjalani terapi secara rutin di klubnya. Ia juga berupaya menata kembali impian-impian besarnya yang berantakan. Maria cukup sadar bahwa harus menjalani semua ini untuk dapat menemukan kembali jalur menuju puncak prestasinya. Untuk itu, ia fokus terlebih dahulu pada penyembuhan cedera lututnya.

Kirim Sony

Sementara itu, PB PBSI mengirim Sony Dwi Kuncoro untuk terjun pada turnamen Grand Prix Gold Australia Terbuka yang berlangsung pada 5-10 April mendatang.

Sony sejauh ini belum menunjukkan performa yang menggembirakan terkait dengan cedera yang didapat ketika memperkuat tim Piala Thomas.

Pada turnamen All England dan GP Swiss Terbuka pekan lalu, Sony langsung kandas pada babak pertama. Di All England, Sony takluk dari pemain China, Bao Chunlai, sedangkan di Swiss Sony kalah dari pemain tak terkenal dari Belgia.

Di GP Australia, Sony ditempatkan sebagai unggulan ke-12. Pada babak awal, dia akan menghadapi pemain Jepang. (OTW)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.