Alonso: Jangan Sepelekan McLaren!

Kompas.com - 15/03/2011, 21:04 WIB
EditorAloysius Gonsaga Angi Ebo

KOMPAS.com - Duet McLaren, Lewis Hamilton dan Jenson Button, pesimistis mengenai peluang mereka di Formula 1 (F1) 2011. Tetapi pebalap Ferrari, Fernando Alonso, justru punya pemikiran yang lain. Menurutnya, terlalu dini mengesampingkan McLaren dari perburuan gelar juara dunia musim ini.

Memang, McLaren MP4-26 belum bisa bersaing dengan dua tim favorit, Red Bull Racing dan Ferrari, dalam tes pra-musim ini. Persoalan keandalan masih menjadi kendala, sehingga tim yang bermarkas di Woking tersebut kesulitan.

Tak heran jika Hamilton dan Button tak terlalu percaya diri menghadapi musim baru ini. Mereka terlihat pasrah, dan tidak sesumbar seperti pada musim-musim sebelumnya.

Meskipun demikian, Alonso malah cukup yakin McLaren akan tampil bagus saat kompetisi nanti. Pebalap asal Spanyol ini merasa, bekas timnya tersebut bisa menemukan performa terbaik.

"Mereka lebih baik dari yang dilihat," ujar Alonso kepada El Pais. "Latihan musim dingin tidak memberikan gambaran yang jelas. Mungkin mereka terlalu mengharapkan yang lebih, menghakimi dari apa yang mereka katakan.

"Mungkin mereka berada di level terbaik dan mereka berharap bisa berada jauh di depan. Kita akan melihat ketika sampai di Australia. McLaren tidak akan bertarung untuk berada di peringkat 10. Mereka akan dekat dengan podium."

Alonso juga berbicara lagi apa yang pernah dikatakannya pada awal tahun ini tentang Michael Schumacher. Menurut mantan juara dunia 2005 dan 2006 ini, Schumi--panggilan Schumacher--menjadi pebalap yang harus diwaspadai pada musim 2011.

Walaupun komentarnya waktu itu dinilai sebagai sebuah keyakinan bahwa Schumi menjadi favorit, tetapi Alonso menjelaskan, mantan juara dunia tujuh kali F1 tersebut memiliki kesempatan terbaik untuk kompetitif dan mengambil keuntungan.

"Ketika saya mengatakan itu tentang Schumacher, saya mengatakan bahwa rival yang saya paling hormati, atau orang yang seharusnya paling dihormati saat kami mulai bertarung, mungkin Michael," ujar Alonso.

"Saya tidak pernah mengatakan bahwa rival yang saya paling takuti musim ini adalah Michael. Saya selalu menjadikannya sebagai contoh bagi kami, di mana dia sebagai rival yang saya paling hormati, tetapi tidak berarti dia lebih berbahaya. Secara teori, dua pebalap Red Bull menjadi favorit, tetapi dengan adanya perbaikan di tim Mercedes, Michael menjadi sangat kompetitif."

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Final Piala AFF U16 Indonesia Vs Vietnam, Bima Sakti Minta Suporter Tertib

Final Piala AFF U16 Indonesia Vs Vietnam, Bima Sakti Minta Suporter Tertib

Liga Indonesia
5 Striker yang Diprediksi Bakal Debut Gemilang di Piala Dunia 2022

5 Striker yang Diprediksi Bakal Debut Gemilang di Piala Dunia 2022

Sports
Piala Dunia Sepak Bola Amputasi 2022, 95 Hari, Lama Pelatnas Timnas Indonesia

Piala Dunia Sepak Bola Amputasi 2022, 95 Hari, Lama Pelatnas Timnas Indonesia

Sports
Persib Vs PSIS: Kabar Gembira bagi Maung Bandung, Ciro Alves Siap Tampil sejak Menit Pertama

Persib Vs PSIS: Kabar Gembira bagi Maung Bandung, Ciro Alves Siap Tampil sejak Menit Pertama

Liga Indonesia
Persik Vs Madura United: Tak Dampingi Tim dalam Konpers, Isu Javier Roca Mundur Terus Mencuat

Persik Vs Madura United: Tak Dampingi Tim dalam Konpers, Isu Javier Roca Mundur Terus Mencuat

Liga Indonesia
Final Piala AFF U16: Cara PSSI Lecut Semangat Pemain Timnas Indonesia

Final Piala AFF U16: Cara PSSI Lecut Semangat Pemain Timnas Indonesia

Liga Indonesia
Final Piala AFF U16, Permintaan Khusus Bima Sakti ke Timnas Indonesia Jelang Lawan Vietnam

Final Piala AFF U16, Permintaan Khusus Bima Sakti ke Timnas Indonesia Jelang Lawan Vietnam

Liga Indonesia
Apa Target Ganda Putri Indonesia pada Kejuaraan Dunia 2022?

Apa Target Ganda Putri Indonesia pada Kejuaraan Dunia 2022?

Badminton
Final Piala AFF U16, Momen Juara 2018 Jadi Motivasi Timnas Indonesia

Final Piala AFF U16, Momen Juara 2018 Jadi Motivasi Timnas Indonesia

Liga Indonesia
Jadwal Siaran Langsung Final Piala AFF U16 Indonesia Vs Vietnam

Jadwal Siaran Langsung Final Piala AFF U16 Indonesia Vs Vietnam

Liga Indonesia
Piala Dunia Sepak Bola Amputasi 2022, Timnas Indonesia Sudah Jalani Pelatnas

Piala Dunia Sepak Bola Amputasi 2022, Timnas Indonesia Sudah Jalani Pelatnas

Sports
Final Piala AFF U16 2022, Vietnam Singgung Kekalahan dari Timnas Indonesia

Final Piala AFF U16 2022, Vietnam Singgung Kekalahan dari Timnas Indonesia

Liga Indonesia
Final Piala AFF U16 2022: Indonesia Menang Mental

Final Piala AFF U16 2022: Indonesia Menang Mental

Sports
Piala Dunia Sepak Bola Amputasi 2022, Ini Lawan Terberat Indonesia

Piala Dunia Sepak Bola Amputasi 2022, Ini Lawan Terberat Indonesia

Sports
Persebaya Vs Madura United, Laskar Sape Kerrab Pantang Busung Dada di Surabaya

Persebaya Vs Madura United, Laskar Sape Kerrab Pantang Busung Dada di Surabaya

Liga Indonesia
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.