Yuso Tambah Amunisi Pemain Asing

Kompas.com - 04/03/2011, 04:36 WIB
Editor

YOGYAKARTA, KOMPAS - Tim Yogyakarta Yuso Gunadarma menambah satu lagi pemain asing asal Kuba, Yaniel Garae Gomez, pada seri ketiga putaran pertama Sampoerna Hijau Voli Proliga 2011 di Gelanggang Olahraga Among Rogo, Yogyakarta, 4-6 Maret 2011. Gomez akan menopang Joshua Stanhisen asal Amerika Serikat, yang bermain kurang optimal pada seri kedua di Gresik. Kedua pemain asing ini diharapkan mampu memperkuat tim karena mereka ahli dalam penempatan bola.

”Pemain lokal biasanya lebih menekankan kekuatan pukulan, sementara pemain asing lebih ahli dalam penempatan bola. Selain itu, pemain asing yang memiliki postur lebih tinggi diharapkan bisa membendung smes bola lawan,” kata Pelatih Yuso Putut Marhaento, Kamis (3/3).

Baik Gomez maupun Stanhisen pernah memperkuat tim nasional di negara mereka tahun 2005. Keduanya akan diterjunkan pula pada pertandingan di Bandung. Namun, jika penampilannya tidak memuaskan, keduanya akan diganti.

Pada seri ketiga ini, Yuso sebagai tim tuan rumah akan berhadapan dengan Jakarta Electric PLN, yang para pemainnya lebih berpengalaman. Ada pula tiga pemain tim nasional, yakni Ma’ruf Herlambang, Septiohadi, dan Heriyanto. Namun, Putut optimistis bahwa timnya unggul.

Manajer Yuso Henry Kuncoroyekti menargetkan timnya bisa lolos ke putaran berikutnya. Bahkan, dengan penambahan dua pemain asing baru, ia berharap timnya bisa juara.

LNG ambil poin

Di bagian putri, tim Bontang LNG Badak tidak mau terus kalah. Pelatih LNG Wienarto mengatakan, timnya memang berada di level terendah. Namun, ia akan berusaha mengambil poin ketika melawan tim BNI 46. LNG sudah kalah tiga kali, yakni melawan Gresik Petrokimia, Jakarta Electric PLN, dan Bandung Alko. ”Melawan Popsivo Polwan berat. TNI AU, ya, berat. BNI 46 juga berat, tetapi penampilan kami makin meningkat,” ujarnya.

Tim putri Jakarta Electric PLN hingga saat ini belum terkalahkan dan berusaha bisa terus menang pada putaran pertama. ”Tidak ada target untuk sapu bersih, tetapi berusaha lebih baik,” kata Pelatih Electric PLN Luciana Taroreh diplomatis.

Hingga saat ini ranking sementara putaran pertama Proliga 2011 untuk putra diduduki Surabaya Samator, diikuti Palembang Bank Sumsel Babel, Jakarta Electric PLN, Semarang Bank Jateng, Jakarta Sananta, Jakarta BNI 46, dan terakhir Yogyakarta Yuso Gunadarma.

Direktur Proliga Hanny S Surkatty mengatakan, ini pertama kali GOR Among Rogo digunakan untuk laga resmi pascagempa bumi 2006. ”Dulu hanya bisa menampung 2.000, kini 5.000 penonton,” katanya.(ABK/IVV)



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X