Jogja Yuso Tambah Amunisi Pemain Asing

Kompas.com - 03/03/2011, 20:30 WIB
EditorAloysius Gonsaga Angi Ebo

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Setelah kalah dua kali pada seri pertama dan kedua, Jogja Yuso Gunadarma menambah lagi satu pemain asing asal Kuba, Yaniel Garae Gomez, pada seri ketiga putaran pertama Sampoerna Hijau Voli Proliga 2011 di Gelanggang Olahraga Among Rogo, Yogyakarta. Penambahan pemain asing diharapkan bisa memperkuat tim Jogja Yuso Gunadarma karena mereka dinilai ahli dalam penempatan bola.

"Pemain lokal biasanya lebih menekankan kekuatan pukulan, sementara pemain asing lebih ahli dalam penempatan bola. Selain itu, pemain asing yang memiliki postur lebih tinggi diharapkan bisa membendung smas bola lawan," kata Pelatih Jogja Yuso Gunadarma Putut Marhaento, Kamis (3/3/11) di Yogyakarta.

Pada seri kedua di Gresik bulan Februari lalu, Jogja Yuso Gunadarma sudah menurunkan satu pemain asing asal Amerika Serikat, Joshua Stanhisen. Namun, penampilan Joshua saat itu kurang optimal karena ia langsung diterjunkan tanpa waktu latihan yang cukup.

"Sekarang tim kami sudah latihan satu minggu. Semoga mereka lebih siap. Apalagi kami memiliki dua pemain asing yang tingginya lebih dari dua meter," ucapnya.

Baik Joshua maupun Yaniel sama-sama pernah memperkuat tim nasional di negara mereka sekitar tahun 2005. Keduanya akan terus diterjunkan dalam pertandingan seri berikutnya di Bandung. Namun, jika penampilan mereka tak memuaskan, pihak Jogja Yuso Gunadarma akan segera mengganti dengan pemain lain.

"Kalau mereka tak main bagus, kami langsung mencari pengganti, jika perlu ke planet manapun akan kami cari pemain yang benar-benar bagus," tegas Putut.

Pada pertandingan seri ketiga putaran pertama di GOR Among Rogo, Yogyakarta, Jogja Yuso Gunadarma akan berhadapan dengan Jakarta Electric PLN. Menurut Putut, Jakarta Electric PLN memiliki pengalaman lebih dalam bermain dibanding tim asuhannya. Tapi, ia optimistis timnya bisa unggul sebab diperkuat dengan pemain-pemain yang lebih muda dan kuat.

Sementara itu, Manajer Jogja Yuso Gunadarma Henry Kuncoroyekti menargetkan timnya bisa lolos ke putaran berikutnya. Bahkan, dengan penambahan dua pemain asing baru, ia berharap timnya bisa menjadi juara.

Hingga saat ini, ranking sementara putaran pertama Sampoerna Hijau Voli Proliga 2011 masih dipegang Surabaya Samator kemudian disusul Palembang Bank Sumsel Babel, Jakarta Electric PLN, Semarang Bank Jateng, Jakarta Sananta, Jakarta BNI 46, dan terakhir Jogja Yuso Gunadarma.

Pertama kali

Direktur Proliga Hanny S Surkatty mengatakan, seri ketiga putaran pertama Sampoerna Hijau Voli Proliga 2011 di GOR Among Rogo Yogyakarta merupakan even resmi pertama kali yang digelar pasca GOR ini hancur akibat gempa bumi tahun 2006 lalu.

Sebelum hancur akibat gempa bumi, GOR Among Rogo hanya mampu menampung 2.000 penonton, namun setelah dibangun, GOR ini bisa menampung sebanyak 5.000 penonton.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X