Ternyata, Li Mao yang Minta Wong Bantu

Kompas.com - 28/02/2011, 21:54 WIB
EditorAloysius Gonsaga Angi Ebo

JAKARTA, Kompas.com - Rencana bergabungnya pelatih asal Malaysia Wong Tat Meng ke Pelatnas Cipayung, menurut Sekjen PB PBSI Yacob Rusdianto, adalah atas permintaan pribadi pelatih asal China Li Mao yang sudah lebih dulu bergabung.

"Setelah saya cek, ternyata Li Mao sendiri yang meminta Wong Tat Meng membantunya melatih di Pelatnas, sama sekali tidak ada keterlibatan PBSI," ujar Yacob di Jakarta, Senin (28/2/11).

Yacob mengatakan, PB PBSI tidak tahu-menahu mengenai berapa lama pelatih Malaysia yang disebut-sebut akan menangani pemain-pemain putri Pelatnas itu akan berada di Cipayung, begitu pula mengenai pembayarannya.

"Semua itu urusannya Li Mao," kata Yacob seraya menambahkan bahwa pelatih asal China itu pernah mengungkapkan keinginannya mencari seseorang untuk membantunya menangani pemain di Pelatnas.

"Mungkin ini (meminta Wong Tat Meng bergabung) yang dia maksud. Barangkali selama ini ia mengalami kendala bahasa dalam menyampaikan maksudnya saat melatih. Melalui Wong, ia mungkin bisa lebih mudah mengkomunikasikan maksudnya karena ia bisa berbahasa Melayu dan Mandarin," papar Yacob.

Selain itu, tambahnya, Li Mao yang pernah melatih tim nasional Malaysia dan berada dalam satu tim kepelatihan dengan Wong Tat Meng, telah menurunkan ilmunya kepada pelatih Malaysia tersebut.

Rencana kepindahan pelatih Malaysia Wong Tat Meng ke Indonesia pekan lalu santer diberitakan media massa setempat. Menurut laporan media Malaysia, pelatih putri itu akan meninggalkan negaranya pada akhir Maret 2011.

"Tat Meng ingin pindah ke ’padang rumput yang lebih hijau’ dan telah mengajukan surat pengunduran dirinya," kata Sekretaris BAM  Ng Chin Chai kepada surat kabar Star.

Kendati demikian, Wong akan terus melanjutkan program pelatihannya untuk pebulu tangkis putri harapan Malaysia Wong Mew Choo yang sedang dipersiapkan menghadapi kejuaraan All England bulan depan.

"Sungguh merupakan suatu kesempatan besar bagi saya untuk melatih di Indonesia, sekaligus untuk memperluas ilmu saya dalam kepelatihan serta untuk menemukan tantangan-tantangan baru dalam lingkungan yang baru," kata Wong pada koran New Straits Times.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X