Tanpa Taufik, SGS Permalukan Suryanaga

Kompas.com - 22/02/2011, 22:52 WIB
EditorAloysius Gonsaga Angi Ebo

SURABAYA, Kompas.com - Tim putra SGS PLN Bandung sukses mempermalukan tuan rumah sekaligus juara bertahan Jaya Raya Suryanaga Surabaya 3-2 pada Superliga Badminton Indonesia 2011, Selasa (22/2/11) malam. Kesuksesan ini mereka raih kendati tidak diperkuat Taufik Hidayat.

Absennya pebulutangkis terbaik Indonesia itu sebenarnya cukup menguntungkan kubu Suryanaga. Tetapi sang juara bertahan justru gagal memanfaatkan kesempatan tersebut.

SGS sempat tertinggal lebih dulu ketika Alamsyah Yunus yang menggantikan tempat Taufik sebagai tunggal pertama, harus menyerah 10-21, 16-21 dari pemain Hongkong, Hu Yun.

Namun, tim asal Bandung itu langsung membalas dengan memenangi tiga partai berikutnya, masing-masing melalui pasangan Hendry Kurniawan Saputra/Chayut Tryachart yang mengalahkan Alvent Yulianto/Rian Agung Saputra dengan skor 22-20, 21-10. Mantan pemain Pelatnas Tommy Sugiarto menyumbang angka kedua setelah menang mudah 21-9, 21-13 atas Chan Yan Kit, kemudian pasangan Flandi Limpele/Hendra AG memastikan kemenangan SGS dengan menundukkan Trikusuma Wardhana/Hendra SN 21-14, 21-13.

Tuan rumah Suryanaga memperkecil skor melalui Fauzi Adnan yang menang cepat 21-8, 21-8 atas Haryawan.

"Kami tidak menyangka Chan Yan Kit bisa kalah begitu mudah dari Tommy. Kalau dia bisa menang, tentu ceritanya akan lain. Tapi, itulah pertandingan, selalu ada yang menang dan kalah," ujar manajer Suryanaga, Wijanarko Adimulya.

Tommy Sugiarto yang ditemui usai pertandingan juga mengaku kaget bisa menang mudah atas Chan Yan Kit. Padahal sebelumnya, dia sudah memprediksi akan bermain cukup ketat.

"Saya main lepas saja dan berusaha terus menekan dia agar tidak berkembang permainannya," ujar anak mantan juara dunia Icuk Sugiarto itu.

Dengan hasil ini, SGS Bandung mengambil alih posisi puncak klasemen sementara dengan tidak terkalahkan dalam tiga pertandingan dan memperbesar peluang menembus babak final.

Sementara itu pada pertandingan lainnya, tim putra Djarum Kudus bangkit dari keterpurukan dengan memukul perlawanan Mutiara Bandung 4-1. Tetapi, kemenangan itu tidak diikuti tim putrinya, yang pada saat bersamaan ditaklukkan Jaya Raya Jakarta dengan skor tipis 2-3.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X