Stoner: Sulit Memahami Potensi Rossi

Kompas.com - 08/02/2011, 18:54 WIB
EditorAloysius Gonsaga Angi Ebo

KOMPAS.com — Casey Stoner mengakui, terlalu sulit untuk memahami potensi sesungguhnya dari Valentino Rossi bersama Ducati. Pasalnya, "The Doctor" tidak bisa tampil maksimal ketika membesut GP11 lantaran sedang dalam proses pemulihan cedera bahu kanan pasca-operasi.

Stoner, yang akan memperkuat tim Repsol Honda pada musim 2011 setelah meninggalkan Ducati, mengatakan bahwa sulit untuk memberikan penilaian terhadap performa Rossi. Juara dunia 2007 ini mengatakan, kemampuan Rossi baru bisa diketahui jika dia sudah dalam kondisi fit 100 persen ketika menunggang Ducati.

Rossi menjalani operasi bahu kanan pada pertengahan November lalu. Tindakan itu terpaksa dilakukan karena setelah kecelakaan saat latihan motocross awal tahun lalu, juara dunia tujuh kali MotoGP tersebut merasa kondisinya selalu terganggu sehingga performanya tidak stabil sepanjang musim 2010.

Pada latihan pra-musim di Sepang, Malaysia, selama pekan lalu, Rossi juga tampil buruk. Ini dilihat dari hasil uji coba selama tiga hari, di mana pebalap berusia 31 tahun itu hanya berada di peringkat 11. Tetapi Stoner menepis anggapan bahwa Rossi sudah habis, hanya karena melihat posisi saat tes resmi perdana itu.

"Saya memahami bagaimana buruk kondisi bahunya, karena paling kurang dia mengalami hal yang sama denganku ketika bahuku dioperasi pada tahun 2006, sebelum mengawali musim tersebut. Karena itu, saya tahu bagaimana persoalan yang dihadapi. Kondisi ototnya sama, tetapi yang dialami Valentino lebih buruk dari apa yang menimpaku. Sampai dengan kondisinya fit 100 persen, sulit untuk memahami seberapa kekuatannya dengan motor itu," ujar Stoner, yang menempati peringkat tiga latihan pra-musim, di belakang Marco Simoncelli dan Dani Pedrosa.

Apa yang dikatakan Stoner ini mirip dengan pernyataan pebalap Tech 3 Yamaha, Colin Edwards. Mantan rekan setim Rossi di Yamaha itu mengatakan, "The Doctor" tidak bisa tampil maksimal karena kondisi belum fit, sehingga terlalu dini mengatakan pebalap Italia itu sulit bersaing.



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X