Hiburan Sainz, Juara di Etape Ke-12

Kompas.com - 16/01/2011, 03:30 WIB
Editor

Cordoba, Jumat - Sekali pun start pada urutan ke-12, Carlos Sainz (49), juara Reli Dakar 2010 asal Spanyol, mampu keluar sebagai juara etape ke-12 Reli Dakar 2011, Jumat (14/1). Tetapi kemenangan pada etape sepanjang 555 kilometer dari Kota San Juan menuju Cordoba tersebut tidak banyak membantu pereli dari tim Volkswagen itu untuk bisa meraih gelar jawara Reli Dakar ketiga kalinya.

Hal itu karena pada klasemen sementara Sainz masih tertinggal 1 jam 21 menit 16 detik dari pemimpin klasemen sementara yang juga mengendarai VW, Nasser al-Attiyah dari Qatar.

Seperti telah diketahui, tertinggalnya Sainz dari Al-Attiyah (40) akibat pecahnya suspensi roda kanan depan Volkswagen Sainz pada etape ke-11. Akibatnya, Sainz kehilangan waktu 1 jam lebih. Itu sebabnya kemenangan Sainz pada etape ke-12 ini tidak lebih sebagai hiburan bagi dirinya.

Al-Attiyah, yang start pada urutan pertama, pada etape ke-12 ini mampu masuk finis di urutan ketiga. Ia tertinggal 6 menit 11 detik dari Sainz yang masuk finis dengan waktu 5 jam 37 menit 18 detik.

Peluang

Dengan keunggulan 48 menit dan 21 detik dalam klasemen sementara atas Giniel de Villiers, pereli asal Afrika Selatan yang berada di urutan kedua, menjadi peluang besar bagi Al-Attiyah untuk menjadi juara Reli Dakar 2011 yang berakhir Minggu (16/1) di Buenos Aires, Brasil.

Itu sebabnya Al-Attiyah tampaknya lebih memilih menyelesaikan etape ke-12 dan etape terakhir, Sabtu ini, dengan lebih aman. ”Kali ini saya jauh lebih banyak berusaha untuk tetap berkonsentrasi sejak start hingga tiba di garis finis,” kata Al-Attiyah.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

”Kadang saya memacu dengan cepat kendaraan saya, tetapi kadang cukup pelan saja. Yang penting saya mampu menyelesaikan etape ini tanpa mengalami persoalan apa pun. Itu sudah sangat menggembirakan,” ujarnya.

Tinggal 190 km

Dari kategori motor, Marc Coma (34), pebalap Spanyol dari tim KTM, kembali menjadi jawara etape ke-12. Coma hanya unggul 37 detik atas rekan setimnya, Cyril Despres (36) asal Perancis.

Persaingan untuk meraih jawara kategori motor ini masih terbuka. Hal itu mengingat Despres, yang juga jawara 2010, hanya tertinggal 16 menit 36 detik pada klasemen sementara dari Coma. ”Masih tersisa 190 kilometer lagi pada Sabtu. Tentu kami semua harus menyelesaikannya. Untuk itulah tunggu dan lihat saja hasil esok hari,” kata Despres. (AFP/AP/NIC)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BWF World Tour Finals: Beda dengan Pramudya, Yeremia Tak Pernah Nonton Video Lawan

BWF World Tour Finals: Beda dengan Pramudya, Yeremia Tak Pernah Nonton Video Lawan

Badminton
Peregangan Statis: Pengertian, Contoh, dan Manfaat

Peregangan Statis: Pengertian, Contoh, dan Manfaat

Sports
Usai Menangi Ballon d'Or, Lionel Messi Absen Latihan karena 'Gejala Muntaber'

Usai Menangi Ballon d'Or, Lionel Messi Absen Latihan karena "Gejala Muntaber"

Liga Lain
Filosofi Pencak Silat

Filosofi Pencak Silat

Sports
Tak Sangka Lolos ke BWF World Tour Finals, Pasangan India yang Kalah dari Marcus/Kevin Sampai Ubah Tiket Pesawat

Tak Sangka Lolos ke BWF World Tour Finals, Pasangan India yang Kalah dari Marcus/Kevin Sampai Ubah Tiket Pesawat

Badminton
Tanggapan Saddil Ramdani soal Rumor Gabung ke Arema FC

Tanggapan Saddil Ramdani soal Rumor Gabung ke Arema FC

Liga Indonesia
Nonton Piala AFF 2020 Pakai Tayangan 'Gretongan', Mau?

Nonton Piala AFF 2020 Pakai Tayangan "Gretongan", Mau?

Internasional
Jadwal Siaran Langsung BWF World Tour Finals, Greysia/Apriyani Buka Perjuangan Indonesia

Jadwal Siaran Langsung BWF World Tour Finals, Greysia/Apriyani Buka Perjuangan Indonesia

Badminton
Update Ranking BWF: Axelsen Kudeta Momota, Jonatan Gusur Lee Zii Jia

Update Ranking BWF: Axelsen Kudeta Momota, Jonatan Gusur Lee Zii Jia

Badminton
Alasan Liverpool Datangkan Kiper Legendaris Timnas Brasil sebagai Pelatih

Alasan Liverpool Datangkan Kiper Legendaris Timnas Brasil sebagai Pelatih

Liga Inggris
Terhindar dari Degradasi, Semen Padang Pasang Target Promosi ke Liga 1 Tahun Depan

Terhindar dari Degradasi, Semen Padang Pasang Target Promosi ke Liga 1 Tahun Depan

Liga Indonesia
Lakshya Sen, Tunggal Putra Termuda pada BWF World Tour Finals 2021

Lakshya Sen, Tunggal Putra Termuda pada BWF World Tour Finals 2021

Badminton
BWF World Tour Finals 2021, Ujian Kemampuan untuk Pramudya/Yeremia

BWF World Tour Finals 2021, Ujian Kemampuan untuk Pramudya/Yeremia

Badminton
Jadwal Liga Italia, AC Milan dan Inter Lawan Tim Papan Bawah

Jadwal Liga Italia, AC Milan dan Inter Lawan Tim Papan Bawah

Liga Italia
Kabar Terkini Proses Naturalisasi Sandy Walsh dkk: Pemeriksaan Dokumen, Target Rampung Awal 2022

Kabar Terkini Proses Naturalisasi Sandy Walsh dkk: Pemeriksaan Dokumen, Target Rampung Awal 2022

Liga Italia
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.