Erin: Saya Tak Punya Waktu Berselingkuh!

Kompas.com - 04/12/2010, 16:19 WIB
EditorAloysius Gonsaga Angi Ebo

KOMPAS.com — Kisruh rumah tangga Tony Parker dan Eva Longoria menyeret nama seorang perempuan, yang merupakan teman dekat mereka, Erin Barry. Istri dari Brent Berry, mantan rekan setim Parker di klub basket NBA San Antonio Spurs, ditengarai sebagai pemicu badai, yang membuat bahtera rumah tangga Eva-Parker sudah di ambang kehancuran.

Benarkah demikian? Erin membantah laporan tersebut. Melalui surat terbuka yang dituangkan dalam situs pribadinya, dia menjelaskan bahwa dirinya terlalu sibuk untuk berselingkuh dengan suami orang lain.

"Saya tidak memiliki affair dengan Tony Parker, begitu juga saya tidak 'mengejar' Tony Parker," ujar Erin.

"Sayangnya, karena perceraian kami terjadi pada saat yang bersamaan sehingga muncullah spekulasi tentang hubungan persahabatan kami."

"Pertemananku dengan Tony Parker tidak ada hubungannya dengan akhir dari pernikahanku, yang mana cukup menyakitkan meskipun tanpa drama ini. Jadi, anggapan bahwa kami memiliki affair adalah naif, konyol, dan benar-benar menyesatkan."

Longoria mengajukan cerai karena merasa dikhianati oleh Parker. Wanita cantik berusia 35 tahun, yang merupakan bintang Desperate Housewives ini, menemukan ratusan teks bernada mesra dari wanita lain pada telepon suaminya, Tony Parker.

Setelah itu, dia menceritakan hal tersebut kepada temannya, Mario Lopez. Menurut Longoria, Parker telah menipu dirinya selama perkawinan mereka karena ternyata pria berusia 28 tahun tersebut memiliki wanita idaman lain.

Namun, Erin Barry menegaskan, wanita lain itu bukan dirinya.

"Hal itu melibatkan saya sehingga orang yang tidak tahu berpikir bahwa saya sudah berselingkuh dengan Tony Parker," tutur Erin.

"Saya sudah menerima ratusan e-mail dan telepon dari teman-teman yang memberikan dukungan karena mereka tahu saya, dan sadar bahwa apa yang menyinggung saya adalah kebohongan besar."

"Saya sangat sibuk untuk mengurus anak-anak dan belajar sekolah hukum, tetapi harus meninggalkannya beberapa saat untuk terlibat dalam masalah yang mengganggu ini."

"Saya hanya ingin memanfaatkan waktu ini untuk menjelaskan sendiri karena tampaknya aksi tutup mulut yang saya lakukan selama ini salah ditafsirkan. Diam saya dinilai sebagai bentuk pengakuan bahwa saya bersalah."



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X