Putri Jakarta Electric ke Grand Final

Kompas.com - 08/05/2010, 21:10 WIB
Editorlou

SOLO, Kompas.com - Tim putri Jakarta Electric PLN maju ke grand final setelah mengalahkan Jakarta TNI AU 3-1, pada final four Sampoerna Hijau Voli Proliga 2010, di Gedung Olah Raga Sritex Arena, Solo, Sabtu (8/5/10).

Pertandingan antara dua tim itu berlangsung hingga empat set dengan skor 25-16, 22-25, 25-20, dan 28-26. Hasil itu membuat Jakarta Electric PLN menambah nilai menjadi 9 dan dipastikan maju ke grand final.

Calon lawan tim itu adalah pemenang antara tim Jakarta BNI 46 melawan Gresik Petrokimia. Dua tim itu sama-sama memiliki nilai 6.

Pertandingan antara Jakarta Electric PLN melawan Jakarta TNI-AU tampak seru ditandai dengan saling serang untuk memenangkan pertandingan itu.

Pada set pertama, Jakarta Electric PLN dengan kapten Susanti Martalia tampak menekan pertahanan Jakarta TNI-AU yang dimotori pemain asing Krystle Amanda.

Jakarta Electric PLN yang mengandalkan dua pemain asing Amporn dan Jutarat terus mengumpulkan angka melalui smas tajam dan pertahanan kuat mereka.

Dua pemain asing itu tampil menonjol dan memberi kontribusi poin yang banyak sehingga Jakarta Electric PLN menyelesaikan set pertama dengan skor 25-16.

Pertandingan pada set kedua tampak imbang karena Jakarta TNI-AU dengan kapten Fransiska mampu meningkatkan permainannya. Mereka mengandalkan ketangguhan Krystle dan Kimberly dalam memainkan pertahanan sehingga set itu berakhir dengan skor 22-25.

Pertandingan terlihat semakin seru pada set ketiga. Kedua tim saling menekan dengan strategi smes dan pertahanan masing-masing. Namun Jakarta Electric PLN tampak lebih kompak dalam penyerangan dan sering berhasil menahan smas keras Jakarta TNI-AU. Set ketiga berakhir dengan skor 25-20.

Pada set keempat Jakarta Electric PLN terlihat memperagakan permainan cantik terutama melalui penampilan Netty, Berlian, Sally, dan Susanti.

Dua tim berusaha keras meraih angka pada set penentu itu sehingga terjadi saling kejar untuk mendapatkan poin. Jakarta TNI-AU yang sempat ketinggalan 19-14 mampu menyamakan kedudukan menjadi 20-20 dan bahkan sempat meninggalkan Jakarta Electric PLN menjadi 21-24.

Namun, Jakarta Electric PLN mampu menyamakan posisi di angka 26-26 dan selanjutnya mengakhiri pertandingan itu dengan skor 28-26.

Pelatih tim Jakarta Electric PLN, Viktor Laiyan, mengakui, timnya pada set kedua sempat kehilangan poin karena smes keras pemain sering gagal menembus pertahanan lawan.

Setelah pemain senior Susanti masuk, katanya, kepercayaan timnya bangkit dan berhasil memenangkan pertandingan itu untuk selanjutnya maju ke grand final.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.