Rosiana Keluarkan Tenaga Ekstra - Kompas.com

Rosiana Keluarkan Tenaga Ekstra

Kompas.com - 08/06/2009, 09:14 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Sosok Rosiana Tendean selalu hadir dalam setiap acara kejuaraan bulu tangkis di Jakarta. Hanya sekali saja Rosi merasa capai.

Mantan pebulu tangkis nasional ini memang tetap eksis di dunia bulu tangkis setelah mundur sebagai atlet. Sebagai atlet, Rosiana  lebih dikenal sebagai pemain ganda. Ia pernah berpasangan dengan Ivanna Lie, Erma Sulistianingsih, Eliza Nathanael, dan membantu tim Indonesia meraih Piala Uber 1994.

Setelah pensiun sebagai pemain, Rosi aktif sebagai  penggagas turnamen. Dalam dua bulan ini saja ia menyelenggarakan turnamen Candra Wijaya's Mens Doubles Championship pada awal Mei serta Tetra Pak Open, pekan lalu sebagai ketua pelaksana.

Kelahiran Makassar, 25 Agustus 1964, Rosi mengaku menikmati perannya saat ini. "Tentu saja saya senang kalau melihat banyak pemain muda bisa muncul dari turnamen-turnamen yang kita buat," kata Rosi.

Namun, untuk turnamen usia dini Tetra Pak Open 2009 yang berlangsung di  gedung bulutangkis Asia Afrika, Rosi mengaku harus mengeluarkan tenaga ekstra. "Bukan apa-apa, soalnya saya ikut dalam ekshibisi  ganda putri. Biar hanya satu game, tapi kaki ini pegal-pegal juga," kata  Rosi.

Dalam ekshibisi ini, Rosi berpasangan dengan juara 1980-an, Ivanna Lie, dan menghadapi juara Olimpiade 1992, Susy Susanti, yang berpasangan dengan mantan pemain Sarwendah Kusumawardhani. "Mainnya kita masih seru, untung bisa menang," kata Rosi.

Menurut Rosi, ia masih memiliki stamina cukup untuk main dua game. "Asal sampai 21 poin dan sistem rally-point," katanya. Stamina ini tetap terjaga karena secara berkala para mantan pemain pelatnas Cipayung masih sering berlatih bersama di sport hall Kelapa Gading. "Saya masih sering bermain lawan Susy juga," katanya. "Biar lebih semangat,  setiap pertandingan ada taruhannya. Enggak gede, cuma buat nambah semangat," kata Rosi. Kalau begini, kaki pegal pun tidak masalah.


Editor

Close Ads X