Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Mengejar Sistem Informasi Asian Games Yang Lebih Baik

Kompas.com - 18/11/2016, 05:43 WIB


JAKARTA, Kompas.com - Untuk mendukung pelaksanaan Asian Games 2018 mendatang, Panitia Pelaksana Asian Games 2018 (INASGOC) menjalin kerjasama dengan SSangYong Information & Communication Corporation (SICC) untuk membangun Asian Games Information System (AGIS) pada pesta olahraga bangsa-bangsa Asia dua tahun mendatang.

Salah satu indikator sukses pelaksanaan ajang multi event tingkat  dunia, seperti Olimpiade dan Asian Games terletak pada ketersediaan dan terintegrasi seluruh informasi (informa?on system) yang berkaitan dengan jadwal, venue, hasil pertandingan, catatan pemecahan rekor,  pro!l atlet, transportasi, dll, hingga basis data pendukung yang diperlukan untuk menunjang pelaksanaan multi event tersebut.
 
Sistem informasi terintegrasi itu diperlukan untuk memberikan  kemudahan bagi media cetak/online/elektronik, serta broadcast dalam mengupdate informasi secara cepat kepada masyarakat luas.

Mengingat pentingnya sistem informasi yang terintegrasi, Panitia Pelaksana Asian Games 2018 (INASGOC) menjalin kerjasama dengan SSangYong Information & Communication Corporation (SICC) untuk membangun Asian Games Information System (AGIS) pada pesta olahraga bangsa-bangsa Asia dua tahun mendatang. Nota kerjasama, atau Master of Service Agreement  (MSA) antara INASGOC dengan SICC ditanda tangani pada hari ini, Kamis, 17 November 2016 di Jakarta.

"Kerjasama dengan SICC merupakan salah satu persyaratan dari OCA (Dewan Olimpiade Asia) agar Jakarta Palembang Asian Games 2018 didukung sistem informasi terintegrasi yang ditangani secara kredibel, terpercaya, dan sudah memberikan bukti. Tehnologi informasi yang disediakan dan didukung penuh SICC sudah terbukti sukses di Asian Games 2014, Incheon dan juga Olimpiade 2012 London," ujar Anton Subowo, Deputi III INASGOC, Games Supporting.

AGIS sendiri merupakan otak dari Asian Games 2018 yang berisi seluruh informasi tentang jadwal dan hasil pertandingan, venue pertandingan, catatan rekor terkini, pro!l atlet serta negara peserta, jadwal siaran langsung, sistem transportasi, dll. Segala hal yang disajikan AGIS sangat berguna bagi pengakses, baik itu media cetak/elektronik/online, maupun broadcast yang membutuhkan data-data secara cepat.

"Berkat kerjasama dengan SICC, kami sebagai panitia pelaksana lebih yakin bahwa penyelenggaraan Asian Games 2018 akan sukses karena ditangani oleh pihak yang berpengalaman. Kerjasama ini meliputi periode persiapan, selama pertandingan, dan paska upacara penutupan," tambah Anton.

SICC sendiri merupakan perusahaan spesialis IT olahraga global asal Korea yang berpengalaman dalam mengelola tehnologi informasi di berbagai event domestik dan internasional Asia. SICC juga pernah menangani sistem informasi pertandingan di tiga ajang Olimpiade."Kami menyambut baik kerjasama dengan INASGOC untuk mendukung sukses Jakarta Palembang Asian Games 2018, kami menjamin standar sistem informasi di Asian Games 2018 akan menyamai, bahkan lebih baik dari Asian Games 2014 di Incheon karena tehnologi terbaru yang akan kami terapkan," jelas CEO SICC, Mr Seung-Gi Kim.

SICC yang memulai kiprahnya di Olimpiade Seoul 1986 dengan menangani sistem manajemen informasi dan operasional event tersebut, hingga kini memiliki track record mengoperasikan sistem informasi pertandingan ajang multi event yang beragam.  Antara lain, Piala Dunia 2002 Korsel-Jepang, Asian Games 2006 Doha, Commonwealth Games 2010 New Delhi, Youth Olympic Games 2010  Singapura, IAAF World Championships 2011 Daegu, Asian Winter Games 2011 Kazakstan, Olimpiade 2012 London, Asian Indoor & Martial Games 2013 Incheon, dan Asian Games 2014 Incheon
.
Vinod Tiwari, Director of International & NOC Relations OCA, menyambut baik kerjasama INASGOC dan SICC untuk memberikan pelayanan sistem informasi yang maksimal mengenai Asian Games 2018 . "OCA gembira karena INASGOC mengandeng kerjasama dengan SICC untuk menunjang sistem informasi seluruh pertandingan di Asian Games 2018. SICC yang selama ini menjadi partner OCA merupakan lembaga yang tepat untuk segala hal yang berkaitan dengan IT. Kerjasama ini mengindikasikan sekaligus meyakinkan kami bahwa Jakarta Palembang Asian Games 2018 akan berlangsung sukses," jelas Vinod.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Real Madrid vs Cadiz: Courtois akan Kembali Bermain!

Real Madrid vs Cadiz: Courtois akan Kembali Bermain!

Liga Spanyol
Link Live Streaming Playoff Indonesia Vs Guinea Menuju Olimpiade, Mulai Pukul 19.00 WIB

Link Live Streaming Playoff Indonesia Vs Guinea Menuju Olimpiade, Mulai Pukul 19.00 WIB

Timnas Indonesia
Indonesia Vs China di Final Uber Cup 2024, Ulangan 16 Tahun Silam

Indonesia Vs China di Final Uber Cup 2024, Ulangan 16 Tahun Silam

Badminton
Komang Ayu: Penentu Kemenangan, Bangga Masuk Final bersama Tim Uber

Komang Ayu: Penentu Kemenangan, Bangga Masuk Final bersama Tim Uber

Badminton
Susunan Pemain Indonesia Vs Taiwan di Semifinal Thomas Cup 2024, Fajar/Rian Kembali

Susunan Pemain Indonesia Vs Taiwan di Semifinal Thomas Cup 2024, Fajar/Rian Kembali

Badminton
Putaran Nasional Liga 3: Kans Lolos Menipis, ASIOP FC Wajib Sapu Bersih

Putaran Nasional Liga 3: Kans Lolos Menipis, ASIOP FC Wajib Sapu Bersih

Liga Indonesia
Siaran Langsung dan Link Live Streaming Piala Thomas 2024 Pukul 16.00 WIB

Siaran Langsung dan Link Live Streaming Piala Thomas 2024 Pukul 16.00 WIB

Badminton
Hasil Semifinal Uber Cup 2024: Indonesia 3-2 Korea Selatan, Jumpa China di Final

Hasil Semifinal Uber Cup 2024: Indonesia 3-2 Korea Selatan, Jumpa China di Final

Badminton
Ciro Alves Winger Tersubur Liga 1 untuk Persib, Sesalkan Gol Vs PSM

Ciro Alves Winger Tersubur Liga 1 untuk Persib, Sesalkan Gol Vs PSM

Liga Indonesia
Hasil Uber Cup 2024: Komang Ayu Menang, Merah Putih Tembus Final Setelah 16 Tahun

Hasil Uber Cup 2024: Komang Ayu Menang, Merah Putih Tembus Final Setelah 16 Tahun

Badminton
Alasan Timnas Indonesia Vs Guinea di Playoff Olimpiade Digelar Tertutup

Alasan Timnas Indonesia Vs Guinea di Playoff Olimpiade Digelar Tertutup

Timnas Indonesia
Hasil Uber Cup 2024: Ribka/Lanny Kalah 2 Gim Langsung, Indonesia 2-2 Korsel

Hasil Uber Cup 2024: Ribka/Lanny Kalah 2 Gim Langsung, Indonesia 2-2 Korsel

Badminton
Jadwal Championship Series, Agenda Persiapan Panjang Persib

Jadwal Championship Series, Agenda Persiapan Panjang Persib

Liga Indonesia
Hasil Piala Uber 2024: Ester Berjaya via Tiga Gim, Indonesia 2-1 Korsel

Hasil Piala Uber 2024: Ester Berjaya via Tiga Gim, Indonesia 2-1 Korsel

Badminton
Reus Pergi dari Dortmund, Bukti Pengabdian 12 Tahun Hadirkan Cinta Besar

Reus Pergi dari Dortmund, Bukti Pengabdian 12 Tahun Hadirkan Cinta Besar

Liga Lain
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com