Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Emas Olimpiade Jadi Modal Buat Asian Games

Kompas.com - 01/11/2015, 15:18 WIB

JAKARTA, Kompas.com -  Menpora Imam Nahrawi menyebut apabila tradisi emas Olimpiade dapat dikembalikan di Rio de Janeiro pada 2016, akan menjadi modal kerja baik di ajang Asian Games 2018.

"Kalau bukan satu emas, minimal dua emas lah kita bisa bawa pulang di Olimpiade. Karena dengan kita mampu mengembalikan emas di Olimpiade, kita akan semakin tegak menyambut Asian Games," ucap Imam Nahrawi jelang pembukaan kongres Komite Olimpik Indonesia (KOI) di Jakarta, Sabtu (21/10/2015).

Setelah kongres KOI, dunia olahraga Indonesia akan bersiap-siap menyambut Kongres KONI, Olimpiade di Brasil, dan Asian Games di Indonesia. Imam berharap agar Satlak Prima dapat bekerja sama erat dengan PB dan pemerintah.

"Ini adalah kongres yang penting, bersejarah, dan pasti akan menyatukan tekad bagi olahraga Indonesia. Saya meyakini kongres ini tidak hanya memilih pengurus, tapi ada suatu niat untuk mengembalikan harkat martabat Indonesia," kata Imam dalam kata sambutannya. "Tidak hanya menyambuat Asian Games atau Olimpiade, tapi kejayaan olahraga indonesia."

Imam Nahrawi  mengaku bahwa ini adalah kali pertama ia berbicara dalam kongres KOI, dan kali pertama dirinya menyaksikan pemilihan kepengurusan yang dijalankan secara demokrasi.

Menpora juga mengingatkan mengenai betapa pentingnya penyelenggaraan Asian Games 2018 sebagai salah satu tonggak sejarah Indonesia. Momentum tersebut, katanya, tidak boleh disia-siakan.

"Asian Games tidak boleh gagal, harus sukses penyelenggaraan, prestasi, dan ekonomi. Kita ini sedang dikritisi oleh para atlet, pelatih, dan pecinta olahraga. Berikanlah mereka kenangan yang termanis dan terindah."

"Karenanya saya tidak ingin Kongres ini tercederai dan tercoreng perilaku pribadi dan prilaku tidak elok lainnya. Kongres ini harus jujur, tidak ada money politics, dan bersih. Inilah harapan dari pemerintah," ujar Imam.

Dalam kongres KOI kali ini, akhirnya Erick Thohir terpilih sebagai ketua umum dengan 59 suara, mengalahkan calon lainnya, EF Hamidy yang mendapat 46 suara.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com