Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Tim Balap Sepeda Kembali Diseleksi

Kompas.com - 25/03/2015, 21:45 WIB
JAKARTA, KOMPAS.com — Meski dibilang terlambat menggelar pemusatan latihan nasional SEA Games 2015, cabang balap sepeda berhasil menyeleksi sejumlah atlet untuk masuk dalam tim inti. Pelatihan dengan program tepat membuat para pebalap berperforma meyakinkan.

Anggota tim seleksi Satlak Prima Paulus Pasurney, Selasa (24/3), di Jakarta, mengatakan, seleksi tim balap sepeda, Senin, digelar dengan melombakan nomor individual time trial (ITT) di jalan lintas selatan Congot, Kulon Progo, Yogyakarta. "Atlet putri menempuh jarak 15 kilometer dan putra menempuh jarak 30 kilometer," ujar Paulus.

Timnas balap sepeda terlambat dibentuk karena adanya konflik dalam induk organisasi cabang, PB ISSI. Namun, Paulus tidak khawatir karena timnas diisi para pebalap elite yang sudah terbiasa menyiapkan diri, termasuk dengan mengikuti kompetisi bersama tim masing-masing.

Ini karena sebagian dari anggota timnas ialah pebalap anggota tim divisi III yang memiliki jadwal kompetisi padat. Hal itu memungkinkan performa atlet selalu terjaga untuk turun di kompetisi.

"Dalam sebulan ini, pelatih menyiapkan program latihan sesuai nomor-nomor lomba di Singapura, yaitu nomor satu hari balapan (one day race). Dengan demikian, persiapan atlet pun terdukung," tutur Paulus.

Dengan nomor-nomor lomba satu hari balapan, seperti ITT, kriterium, dan jalan raya, tim pelatih mengisi para pebalap dengan latihan daya tahan. Mereka melahap jarak 700-800 kilometer per minggu. "Daya tahan mereka sudah terbentuk. Tim pelatih tinggal menambah power atau tenaga," ujar Paulus.

Dengan program latihan yang tepat selama sebulan ini, para pebalap mencapai kecepatan awal yang ditargetkan tim pelatih. Para pebalap putra memiliki kecepatan rata-rata 45-46 kilometer per jam. Adapun pebalap putri memiliki kecepatan 38-40 kilometer per jam.

Sesuai nomor lomba, tim inti balap sepeda akan terdiri dari enam pebalap putra dan dua pebalap putri. Pelatih akan memfokuskan latihan atlet ke nomor-nomor spesialisasi mereka.

Hario Tilarso, dokter olahraga yang menyertai seleksi, menjelaskan, dibandingkan saat seleksi tim, Januari lalu, saat ini pebalap memiliki fisik dan performa yang makin baik. "Mereka memiliki kemajuan fisik dan performa. Secara mental, mereka juga amat baik. Ada harapan dari tim balap sepeda," kata Hario. (HLN)

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Daftar Peraih Penghargaan Piala Asia U23 2024: Pembobol Gawang Indonesia Top Skor

Daftar Peraih Penghargaan Piala Asia U23 2024: Pembobol Gawang Indonesia Top Skor

Internasional
Jepang Juara Piala Asia U23 2024, Putus Rekor Uzbekistan, Sejarah Baru

Jepang Juara Piala Asia U23 2024, Putus Rekor Uzbekistan, Sejarah Baru

Internasional
Babak I Jepang Vs Uzbekistan 0-0: Tembok Serigala Masih Tak Tertembus

Babak I Jepang Vs Uzbekistan 0-0: Tembok Serigala Masih Tak Tertembus

Internasional
VFF Tunjuk Kawan Lama Shin Tae-yong Jadi Pelatih Timnas Vietnam

VFF Tunjuk Kawan Lama Shin Tae-yong Jadi Pelatih Timnas Vietnam

Internasional
Aspek yang Harus Disiapkan Timnas U23 Indonesia Jelang Lawan Guinea

Aspek yang Harus Disiapkan Timnas U23 Indonesia Jelang Lawan Guinea

Timnas Indonesia
Link Live Streaming Jepang Vs Uzbekistan Final Piala Asia U23, Kickoff 22.30 WIB

Link Live Streaming Jepang Vs Uzbekistan Final Piala Asia U23, Kickoff 22.30 WIB

Internasional
Hasil Thomas Cup 2024: Semifinal Ke-6 Beruntun Indonesia, Denmark Tersingkir

Hasil Thomas Cup 2024: Semifinal Ke-6 Beruntun Indonesia, Denmark Tersingkir

Badminton
Piala Thomas 2024: Cara Ginting Menang Usai Permainannya Terbaca Lawan

Piala Thomas 2024: Cara Ginting Menang Usai Permainannya Terbaca Lawan

Badminton
Piala Uber 2024: Semangat Apriyani/Fadia, Ingin Buktikan Indonesia Bisa

Piala Uber 2024: Semangat Apriyani/Fadia, Ingin Buktikan Indonesia Bisa

Badminton
Hasil Thomas Cup 2024, Fajar/Daniel Pastikan Kelolosan Indonesia ke Semifinal

Hasil Thomas Cup 2024, Fajar/Daniel Pastikan Kelolosan Indonesia ke Semifinal

Badminton
Asa Indonesia Belum Sirna, Ivar Jenner Bidik Tiket Terakhir ke Olimpiade

Asa Indonesia Belum Sirna, Ivar Jenner Bidik Tiket Terakhir ke Olimpiade

Timnas Indonesia
Daftar Juara Regional Sumatera Mandiri 3X3 Indonesia Usai Tuntas Digelar

Daftar Juara Regional Sumatera Mandiri 3X3 Indonesia Usai Tuntas Digelar

Sports
Hasil Thomas Cup 2024: Lewat Rubber Game, Jojo Bawa Indonesia Unggul 2-1 atas Korsel

Hasil Thomas Cup 2024: Lewat Rubber Game, Jojo Bawa Indonesia Unggul 2-1 atas Korsel

Badminton
'Jika Tak Mampu Dukung Saat Kalah, Jangan Sorak Saat Timnas Menang'

"Jika Tak Mampu Dukung Saat Kalah, Jangan Sorak Saat Timnas Menang"

Timnas Indonesia
Timnas Indonesia Buru Tiket Terakhir ke Olimpiade, Grup 'Neraka' Menanti

Timnas Indonesia Buru Tiket Terakhir ke Olimpiade, Grup "Neraka" Menanti

Timnas Indonesia
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com