Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Diplomasi Ring Chris John dan Daud Yordan

Kompas.com - 05/12/2013, 12:02 WIB
PERTH, KOMPAS.com - "Apakah Anda datang untuk pertandingan tinju?" tanya petugas imigrasi di Bandara Perth, Australia, Senin (2/12).

"Ya," jawab Kompas.

"Apakah Anda pikir Chris John bakal menang?"

"Tentu."

"Saya juga berpikir demikian. Chris John bakal menang," sambung petugas itu.

Lepas dari pintu imigrasi, Patrick, ofisial Dragon Fire, menanti. Dragon Fire adalah manajemen yang mementaskan duel penyatuan gelar antara juara dunia kelas bulu super WBA Chris John dan juara dunia kelas bulu IBO Simpiwe Vetyaka.

Duel itu akan digelar di Metro City, Perth, Jumat (6/12). Pada hari dan tempat yang sama, juara dunia kelas ringan IBO asal Indonesia Daud Yordan juga akan mempertahankan gelar melawan petinju Afrika Selatan Sipho Taliwe.

Laga ini digelar saat hubungan antara Pemerintah Indonesia dan Australia sedang tidak harmonis. Itu dipicu terungkapnya upaya penyadapan terhadap para pejabat Indonesia, termasuk Presiden RI dan Ny Ani Yudhoyono, oleh pihak Australia.

Ketegangan itu, menurut pihak Dragon Fire, berpengaruh terhadap rencana tarung tinju. Pengaruhnya, salah satu sponsor utama laga, Golden Eagle Coffee, menarik diri dari kerja sama sponsorship.

Akibatnya, sebut juru bicara Dragon Fire, Chris John kehilangan kerja sama sponsor 250.000 dollar AS. Pengaruh lain, pihak Dragon Fire tidak bisa menggelar konferensi pers resmi jelang laga di Kantor Konsulat Jenderal RI di Perth.

Namun, juru bicara Konjen RI kepada koran The West Australian menjelaskan, jumpa pers tak bisa dilaksanakan di Konjen RI karena promotor terlambat memesan ruangan.

"Itu jauh dari bidang saya di olahraga. Saya tidak perlu berkomentar," kata Chris John soal hubungan Indonesia-Australia.

Chris John sadar, ia tidak akan mendapat dukungan banyak suporter saat bertanding di negeri yang sedang tidak harmonis dengan Indonesia. "Saya punya teman yang bisa mengumpulkan 100 atau 200 warga Indonesia untuk menonton. Pihak manajemen memberi mereka tiket gratis," ujarnya.

Pelatih Chris John yang asli Australia Craig Christian memastikan, warga Perth tidak terpengaruh isu diplomatik Australia-Indonesia. ”Tidak ada pikiran buruk warga Australia kepada Chris John. Mereka menyukai dia. Mungkin,” katanya.

Yang pasti, saat Chris John dan Daud Yordan naik ring, Jumat, "Indonesia Raya" akan berkumandang di bumi Australia. Saat itulah, kedua petinju kebanggaan Tanah Air itu mengirimkan pesan. ”Semoga dengan hasil bagus, kita bisa mengeratkan hubungan negara dengan olahraga,” kata Daud.

Melalui tinju, Chris John dan Daud Yordan menjalin "diplomasi" dalam bentuk yang lain. Sebut saja itu "diplomasi di atas ring". (Mh Samsul Hadi, dari Perth, Australia)

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com