Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Dua Pegolf Andal India Tampil di BNI Indonesian Masters

Kompas.com - 05/12/2018, 12:48 WIB
Tjahjo Sasongko

Penulis


JAKARTA, Kompas.com - Rising star Shubhankar Sharma dari India akan menampilkan permainan terbaiknya di BNI Indonesian Masters pekan depan saat ia menutup tirai di tahun gemilangnya yang telah membawanya ke puncak sebagai raja baru Asian Tour.

Ia akan digabungkan dengan pemain bintang yang juga rekan senegaranya, Anirban Lahiri – juara Asian Tour tujuh kali dan satu-satunya pegolf India yang meraih gelar juara BNI Indonesian Masters, menyusul kemenangannya pada 2014.

Penyelenggaraan BNI Indonesian Masters presented by Bank Tabungan Negara (BTN), PT.Lautan Luas.Tbk and Bank Mandiri untuk kedelapan kalinya akan digelar dari 13 – 16 Desember di Royale Jakarta Golf Club dan menghadirkan juara-juara major Justin Rose asal Inggris yang juga merupakan juara bertahan serta pegolf asal Swedia Henrik Stenson.

Sharma telah menikmati sebuah tantangan baru selama 12 bulan ini di golf dunia termasuk dua gelar juara dan satu kali berada di Top 10 dalam WGC-Mexico Championship.

Prestasi-prestasinya ini mendorongnya ke posisi puncak klasemen Habitat for Humanity (daftar pendapatan Asian Tour) dengan pendapatan sebesar US$755,994 dan Ia masih memimpin atas kompetitor-kompetitor terdekatnya dengan dua turnamen tersisa.

Pegolf berusia 22 tahun, yang menempati posisi T11 di Indonesian Masters tahun lalu, akan menantikan tantangan dua pegolf terbaik dunia dan akan menjadi pegolf terbaik Asia ketika ia berharap menyelesaikan akhir musim dengan satu permainan yang memukau.

“Tahun ini telah menjadi satu pengalaman yang luar biasa bagi saya. Saya telah bermain di beberapa turnamen terbesar yang saya hanya bisa bayangkan dan saya banyak belajar,” ujar Sharma, yang bermain di empat turnamen major.

“BNI Indonesian Masters adalah satu dari beberapa turnamen bergengsi di Asian Tour dan saya berharap bermain bagus dan menunjukkan posisi saya sebagai sebagai pegolf nomor satu klasemen Habitat for Humanity.”

Keberhasilan Sharma datang di akhir tahun lalu dengan gelar juara Joburg Open, yang diakui Asian Tour, European Tour dan Sunshine Tour. Turnamen tersebut bergulir menjelang akhir musim Asian Tour 2017 dan awal musim European Tour 2018.

Ia menyusul keberhasilannya dengan aksi spektakuler pada awal Februari dengan skor penutup 62 di Saujana Golf and Country Club, Kuala Lumpur, untuk memenangi Maybank Championship yang diakui Asian Tour dan European Tour dengan dua pukulan.

Gelar tersebut menjadikannnya sebagai pegolf ketiga India setelah Jeev Mikha Singh dan Anirban Lahiri yang memenangi dua turnamen European Tour di musim yang sama dan Ia pun menerima penghargaan Sir Henry Cotton Rookie of the Year – pegolf pertama India yang mendapatkan penghargaan itu.

Selain kesuksesannya di Malaysia, Sharma berada di top-10 di turnamen Asian Tour tiga kali yang melengkapi prestasinya musim ini, terakhir berada di T6 dalam Honma Hong Kong Open pada November.

 

Anirban Lahiri Anirban Lahiri

Lahiri juga akan menjadi salah satu favorit di BNI Indonesian Masters nanti. Ia saat ini sedang berpetualang di PGA Tour dan telah mencatat 10 kali berada di Top-10 sejak 2015. Setahun setelah memenangi Indonesian Masters, Ia langsung berjaya di Asia dengan meraih dua gelar juara: Malaysian Open dan Indian Open, keduanya diakui pula oleh European Tour, pada Februari 2015.

Di tahun itu ia juga menjadi pegolf pertama India yang menembus top-5 di satu turnamen major ketika ia menempati posisi T5 dalam US PGA Championship 2015 di Whistling Straits. Dan pegolf ternama India ini masuk dalam skuad Presidents Cup 2015 – pegolf pertama India yang mendapatkan kepercayaan tersebut.

“Shubhankar Sharma dan Anirban Lahiri telah memberikan banyak hiburan kepada kita dengan penampilan mereka di Asia dan dunia lainnya musim ini dan kami menantikan penampilan mereka di BNI Indonesian Masters,” ujar Jimmy Masrin, pendiri Indonesian Masters dan Ketua Asian Tour.

“Mereka merupakan pegolf berbakat luar biasa dan Asian Tour bangga dengan prestasi-prestasi mereka dan peningkatan permainan mereka.”

Di tahun kedua secara berturut-turut, Indonesian Masters akan menjadi event penutup musim Asian Tour dengan total hadiah US$750,000.

Indonesian Masters juga merupakan seri ketiga dari Panasonic Swing, 2018/19, yang tentunya semakin menambah daya tariknya. The Panasonic Swing adalah perlombaan untuk mengumpulkan poin yang tercakup dalam lima event dan para pemain Asian Tour mengejar bonus yang menggiurkan sesuai dengan posisi poin yang dicapainya.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Hasil Milan Vs Genoa 3-3: Ultras Aksi Bisu, Rossoneri Tertahan

Hasil Milan Vs Genoa 3-3: Ultras Aksi Bisu, Rossoneri Tertahan

Liga Italia
Hasil Liverpool Vs Tottenham: Api Salah, Hujan 6 Gol, The Reds Menang

Hasil Liverpool Vs Tottenham: Api Salah, Hujan 6 Gol, The Reds Menang

Liga Inggris
Timo Scheunemann Lihat Bakat Putri Potensial di MilkLife Soccer Challenge 2024

Timo Scheunemann Lihat Bakat Putri Potensial di MilkLife Soccer Challenge 2024

Sports
Hasil Final Thomas dan Uber Cup 2024: Indonesia Runner-up, China Kawinkan Gelar

Hasil Final Thomas dan Uber Cup 2024: Indonesia Runner-up, China Kawinkan Gelar

Badminton
Hasil Chelsea Vs West Ham 5-0: The Blues Pesta Gol, Lewati Man United

Hasil Chelsea Vs West Ham 5-0: The Blues Pesta Gol, Lewati Man United

Liga Inggris
Final Piala Thomas 2024: Jonatan Berusaha Melawan, demi Kebanggaan Bangsa

Final Piala Thomas 2024: Jonatan Berusaha Melawan, demi Kebanggaan Bangsa

Badminton
Hasil Final Thomas Cup 2024, Indonesia Runner-up Usai Fikri/Bagas Kalah

Hasil Final Thomas Cup 2024, Indonesia Runner-up Usai Fikri/Bagas Kalah

Badminton
Aji Santoso: Marselino Punya Bakat Komplet untuk Jadi Pemain Besar

Aji Santoso: Marselino Punya Bakat Komplet untuk Jadi Pemain Besar

Timnas Indonesia
Hasil Final Piala Thomas 2024: Jonatan Menang, Jaga Asa Indonesia

Hasil Final Piala Thomas 2024: Jonatan Menang, Jaga Asa Indonesia

Badminton
Final Thomas Cup 2024, Fajar/Rian Akui Lawan Lebih Berani dan Cerdik

Final Thomas Cup 2024, Fajar/Rian Akui Lawan Lebih Berani dan Cerdik

Badminton
Hasil Final Piala Thomas 2024: Fajar/Rian Kalah, Indonesia 0-2 China

Hasil Final Piala Thomas 2024: Fajar/Rian Kalah, Indonesia 0-2 China

Badminton
Alasan Staf Kemenpora Bocorkan Diskusi dengan Mancini soal Marselino dkk

Alasan Staf Kemenpora Bocorkan Diskusi dengan Mancini soal Marselino dkk

Timnas Indonesia
Final Thomas Cup 2024, Ginting: Saya Tak Bisa Keluar dari Tekanan Shi Yu Qi

Final Thomas Cup 2024, Ginting: Saya Tak Bisa Keluar dari Tekanan Shi Yu Qi

Badminton
Cerita di Balik Marselino dkk Curi Perhatian Roberto Mancini dan Asistennya

Cerita di Balik Marselino dkk Curi Perhatian Roberto Mancini dan Asistennya

Timnas Indonesia
Hasil Final Piala Thomas 2024: Ginting Takluk dari Shi Yu Qi, Indonesia 0-1 China

Hasil Final Piala Thomas 2024: Ginting Takluk dari Shi Yu Qi, Indonesia 0-1 China

Badminton
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com