Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Ultra Marathon Sudirman-Ganesha

Kompas.com - 13/10/2018, 12:55 WIB
Tjahjo Sasongko

Penulis


JAKARTA, Kompas.com - Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral RI Arcandra Tahar melepas peserta lari spektakuler yang akan melalui jalur Jakarta – Bandung sejauh 170 kilometer dalam Kompetisi BNI ITB Ultra Marathon 2018.

Arcandra melepas pelari Ultra Marathon Individu dan Relay (berkelompok) dari Area Parkir Kantor Pusat BNI, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta pada Jumat (12 Oktober 2018) malam.

Hadir juga pada acara tersebut Direktur Hubungan Kelembagaan BNI Adi Sulistyowati, Direktur Keuangan BNI Anggoro Eko Cahyo, Wakil Rektor II ITB Wawan Gunawan, Ketua Umum Yayasan Solidarity Forever (YSF) Susilo Siswoutomo.

Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral RI tidak hanya melepas para pelari (Flag Off) BNI ITB Ultra Marathon 2018, tetapi juga menjadi peserta lari Relay dalam acara tersebut. Dia mengungkapkan, “Ini marathon yang berbeda. Yang penting bukan lomba marathonnya tetapi kebersamaan dalam mendanai kampus ITB agar lebih maju. Semoga kompetisi lari ini tidak hanya dijalankan sebagai kampanye gaya hidup sehat melainkan juga sebagai ajang perluasan literasi keuangan.” Hal ini dimungkinkan dengan hadirnya produk uang elektronik yang khusus dicetak BNI, yaitu Kartu TapCash Edisi BNI ITB Ultra Marathon 2018.

BNI menyiapkan 4.250 Kartu TapCash edisi khusus ini yang dapat digunakan para pelari untuk bertransaksi, baik selama acara Flag Off berlangsung di Kantor pusat BNI, acara Finish di Kampus ITB, maupun setelah Kompetisi ini selesai. Selama acara Flag Off para pelari dan pemilik TapCash berkesempatan membeli makanan dan minuman dengan harga istimewa, yaitu Rp 1946.

Selain menyediakan produk layanan perbankan terbaru seperti TapCash tersebut, BNI juga meramaikan kompetisi lari ini dengan mengirimkan para pelarinya yang tergabung dalam komunitas pelari pada kalangan karyawannya atau disebut  46Runner. Kali ini, komunitas 46Runner mengikutsertakan sebanyak 16 anggotanya untuk meramaikan BNI ITB Ultra Marathon 2018. Peserta lainnya adalah para pelari profesional dan alumni ITB yang kini telah tersebar pada berbagai bidang profesi.

Ultra Marathon ini akan berakhir (Finish) di Kampus ITB Bandung pada Minggu, 14 Oktober 2018. Kompetisi ini merupakan yang kedua kalinya dilaksanakan sebagai kolaborasi antara BNI, ITB, dan YSF. Kolaborasi ITB dengan BNI ini merupakan penegasan status BNI sebagai bank-nya perguruan tinggi.
 
BNI ITB Ultra Marathon Kedua ini mendapat sambutan yang sangat antusias dari masyarakat, baik dari kalangan umum maupun dari kalangan alumni ITB. Terdapat penambahan peserta yang signifikan dibandingkan tahun 2017. Sampai dengan saat ini tercatat lebih dari 2.000 peserta kategori Ultra Marathon dan Festival. Sementara itu, kategori fun run 5 K masih berlangsung pendaftarannya.

Melihat antusiasme masyarakat yang sangat besar ini, panitia berencana menjadikan acara ini sebagai event tahunan, dengan harapan event seperti ini bisa mempromosikan gaya hidup sehat bagi masyarakat secara umum, khususnya bagi alumni ITB dan keluarganya.

Mengapa 170K dan mengapa dari Jakarta ke Bandung? Ini adalah simbolisasi perjalanan panjang dan melelahkan dari para alumni ITB ketika menyelesaikan studinya di ITB dengan sistem pendidikan yang spartan. Jakarta dipilih karena sebagai ibukota negara Jakarta adalah simbol Indonesia, yang mewakili mahasiswa ITB yang berasal dari seluruh wilayah nusantara.

Kegiatan BNI ITB Ultra Marathon 170 Kilometer diselenggarakan untuk mengajak masyarakat umum berpartisipasi sebagai peserta dan juga menjadi athusiast ultra marathon, secara khusus untuk menggalang kepedulian dan rasa memiliki alumni ITB pada almamaternya.

BNI ITB Ultra Marthon ini, memiliki 3 kategori kegiatan yaitu Lomba (berhadiah), Festival dan Fun Run. Kategori lomba dibuka untuk ultra marathon yg berlari diatas 42 kilometer, sedangkan untuk kategori festival merupakan non ultra marathon yaitu pelari relay 4 dan seterusnya.

Sementara untuk Fun Run merupakan lari dengan jarak tempuh 5 Kilometer. Untuk kategori lomba, ada 2 jenis lomba yaitu Solo 170K Putra dan Putri serta Relay 2x85K Putra Putri. Untuk kategori festival, ada 3 jenis acara yaitu Relay 4 x 25 K, Relay 8 x 21K, dan Relay 16 x 10.7K. Sedangkan Fun Run 5 K diadakan untuk menyambut kedatangan para pelari ultra marathon, dan akan mengambil posisi start dari Jalan Ir. Soekarno, menuju Kampus ITB, Jalan Ganesha 10, Bandung.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Allegri Dipecat Juventus, Terima Kasih dari Pria Perancis dan Anak Legenda Milan

Allegri Dipecat Juventus, Terima Kasih dari Pria Perancis dan Anak Legenda Milan

Liga Italia
Borneo FC Siap Balas Dendam demi Kawinkan Gelar Liga 1 2023-2024

Borneo FC Siap Balas Dendam demi Kawinkan Gelar Liga 1 2023-2024

Liga Indonesia
Jelang Dortmund vs Real Madrid, Perut Niklas Sule Membuncit

Jelang Dortmund vs Real Madrid, Perut Niklas Sule Membuncit

Liga Champions
Penambahan Skuad Copa America 2024, Alejandro Garnacho Diuntungkan

Penambahan Skuad Copa America 2024, Alejandro Garnacho Diuntungkan

Internasional
Man City Vs West Ham: Guardiola Terbayang Drama 2022

Man City Vs West Ham: Guardiola Terbayang Drama 2022

Liga Inggris
Liverpool Vs Wolves: Tugas Terakhir Klopp, Selamat Tinggal yang Berat...

Liverpool Vs Wolves: Tugas Terakhir Klopp, Selamat Tinggal yang Berat...

Liga Inggris
Arsenal Vs Everton: Saat Arteta Berharap Bantuan Moyes dan West Ham...

Arsenal Vs Everton: Saat Arteta Berharap Bantuan Moyes dan West Ham...

Liga Inggris
Man City Vs West Ham: Pasukan Guardiola Tiap Detik Harus Sempurna

Man City Vs West Ham: Pasukan Guardiola Tiap Detik Harus Sempurna

Liga Inggris
Persib Vs Bali United: Teco Nyaman, Tak Lagi Main di Lapangan Latihan

Persib Vs Bali United: Teco Nyaman, Tak Lagi Main di Lapangan Latihan

Liga Indonesia
Como 1907 Proyek “1 Miliar Dollar”, Bos Hartono Tak Kejar Gengsi

Como 1907 Proyek “1 Miliar Dollar”, Bos Hartono Tak Kejar Gengsi

Liga Italia
Kevin Sanjaya Pensiun, Kesedihan Besar Oma Gill, Minions Akan Dirindukan

Kevin Sanjaya Pensiun, Kesedihan Besar Oma Gill, Minions Akan Dirindukan

Badminton
Timnas Indonesia Vs Irak: Kick Off Berubah, Permintaan dari Shin Tae-yong

Timnas Indonesia Vs Irak: Kick Off Berubah, Permintaan dari Shin Tae-yong

Timnas Indonesia
Kronologi Hari Terakhir Allegri di Juventus: Pimpin Latihan Pagi, Sore Dipecat

Kronologi Hari Terakhir Allegri di Juventus: Pimpin Latihan Pagi, Sore Dipecat

Liga Italia
Ketum PSSI soal Elkan Baggott: Tak Mau Menghakimi, Yakin Nasionalisme Masih Ada

Ketum PSSI soal Elkan Baggott: Tak Mau Menghakimi, Yakin Nasionalisme Masih Ada

Timnas Indonesia
Como Promosi ke Serie A, Fabregas Tepati Janji Bawa Skuad Liburan

Como Promosi ke Serie A, Fabregas Tepati Janji Bawa Skuad Liburan

Liga Italia
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com