Indonesia Sementara Ungguli China 2-1 - Kompas.com

Indonesia Sementara Ungguli China 2-1

Kompas.com - 08/02/2018, 11:12 WIB
Greysia Polii/Aprianibadmintonindonesia Greysia Polii/Apriani

ALOR SETAR, KOMPAS.com - Tim beregu putri Indonesia untuk sementara unggul 2-1 atas favorit China dalam penyisihan Grup Z Badminton Asia Team Championships 2018, Kamis (8/2/2018).

Indonesia merebut angka melalui tunggal pertama Fitriani yang mengalahkan Chen Yufei 16-21, 21-12, 21-15 serta ganda andalan Greysia Polii/Apriyani Rahayu yang mengalahkan Diu Yue/Li Yinhui 21-18, 21-12.

Sayang, di nomor tunggal kedua, Gregoria Mariska Tunjung harus menyerah saat menghadapi tunggal China, He Bingjao. Gregoria menyerah dua gim 21-23, 10-21.

Fitriani menyumbang angka kemenangan pertama bagi tim putri Indonesia dalam pertarungan melawan China di penyisihan Grup Z Badminton Asia Team Championships 2018.

Kehilangan gim pertama, penampilan Fitri tak menurun di gim kedua. Ia justru bangkit dan mencoba menembus pertahanan Chen. Fitri pun bermain lebih agresif dengan penempatan shuttlecock yang sulit dijangkau lawan. Beberapa kali Chen mati langkah tak dapat mengambil shuttlecock yang diletakkan Fitri di sudut lapangan.

Pada gim ketiga, Fitri semakin percaya diri. Sempat tertinggal, Fitri tak putus asa. Permainan reli balik serangnya terus membuahkan hasil. Chen yang lebih diunggulkan, semakin di bawah tekanan.

“Syukur alhamdulillah saya bisa menyumbang angka untuk tim. Awalnya agak tegang karena saya jadi tunggal pertama. Apalagi rekor pertemuan saya 1-3,” kata Fitri saat diwawancara Badmintonindonesia.org.

“Di gim pertama saya masih sering ragu-ragu, ada faktor angin juga. Pada game kedua, saya lebih berani relinya. Sebetulnya kalau saya tahan, bisa menjauhkan shuttlecock dari jangkauan lawan dan pukulan lawan yang susah itu bisa saya kembalikan, lama-lama dia jadi nggak percaya diri juga sama pukulannya,” ujar Fitri.

“Chen kelihatan agak lemas waktu mengejar bola. Mungkin karena ini pertandingan beregu, beda dengan perorangan. Penampilannya beda dengan pertemuan terakhir kami,” katanya.

Indonesia berpeluang menang melalui ganda puteri Della Destiara haris/Rizki Amelia Pradipta yang menghadapi Cao Tong Wei/Yu Zheng. Sementara di partai terakhir, Ruselli Hartawan akan menghadapi Chen Xiaoxin.


Komentar
Close Ads X