LeBron Tuduh Rasisme dalam Iklan Pakaian - Kompas.com

LeBron Tuduh Rasisme dalam Iklan Pakaian

Tjahjo Sasongko
Kompas.com - 09/01/2018, 20:52 WIB
Megabintang NBA LeBron JamesDavid Liam Kyle / NBAE / Getty Images / AFP Megabintang NBA LeBron James

STOCKHOLM, Kompas.com - Superstar NBA, LeBron James menuduh  produsen pakaian H&M telah menayangkan iklan berbau rasisme dengan menggunakan model seorang anak berkulit hitam.

Iklan ini menggambarkan seorang anak kulit hitam mengenakan baju hangat berwarna hijau dengan tulisan,"Coolest monkey in the jungle," (monyet paling keren di hutan). Bintang Cleveland Cavaliers tersebut menuntut  perusahaan pakaian Swedia tersebut untuk menarik iklan dan meminta maaf.

"@hm anda mengecewakan kami dan kami tidak terima!" tulis James melalui akun Instagram. Ia juga mengunggah gambar iklan yang dimaksud namun menutupi tulisan dan juga memasangkan mahkota di atas kepala si anak.

Iklan yang diprotes LeBron James Iklan yang diprotes LeBron James

"Cukup buat kalian semua dan saat saya melihat gambar tersebut, saya melihat seorang Raja Muda usia! Penguasa dunia, kekuatan yang sulit dilawan," kata James lagi.

"Sebagai kaum Afrika Amerika, saya akan selalu berusaha memebus bata-batas. Membuktikan pandangan salah dari orang-orang."

Ini merupakan kasus kesekian yang menimpa sebuah perusahaan pakaian. Oktober tahun lalu, perusahaan kosmetik kulit Dove  meminta maaf  karena dituduh bertindak rasial  dengan menampilkan iklan  yang memperlihatkan seorang wanita kulit hitam  berubah menjadi wanita kulit putih.

Kemudian pada 2014, produsen baju asal Spanyol, Zara pada 2014 menarik produksi baju piyama dengan lambang bintang kuning karena dituduh dikaitkan dengan baju yang digunakan tahanan Yahudi di pusat konsentrasi Nazi Jerman pada masa Perang Dunia II.

PenulisTjahjo Sasongko
EditorTjahjo Sasongko
Komentar

Terkini Lainnya

Harta 42 Orang Terkaya Setara Kekayaan 3 Miliar Warga Miskin Dunia

Harta 42 Orang Terkaya Setara Kekayaan 3 Miliar Warga Miskin Dunia

Internasional
Cemari Sungai Citarum, Pabrik Tekstil PT South Pacific Viscose Didemo Warga

Cemari Sungai Citarum, Pabrik Tekstil PT South Pacific Viscose Didemo Warga

Regional
Kasatpol PP DKI: Saya Tidak Memukul, Hanya Menempelkan Tangan ke Pipi Anak Buah

Kasatpol PP DKI: Saya Tidak Memukul, Hanya Menempelkan Tangan ke Pipi Anak Buah

Megapolitan
Dokter Terbang Akan Dikerahkan untuk Tangani Wabah Penyakit di Papua

Dokter Terbang Akan Dikerahkan untuk Tangani Wabah Penyakit di Papua

Nasional
Pemilik Gym Tak Menyangka Tempatnya Digunakan Pasangan Gay Berbuat Asusila

Pemilik Gym Tak Menyangka Tempatnya Digunakan Pasangan Gay Berbuat Asusila

Megapolitan
Hari Ini dalam Sejarah: Korea Utara Tangkap Kapal AL Amerika Serikat

Hari Ini dalam Sejarah: Korea Utara Tangkap Kapal AL Amerika Serikat

Internasional
Demokrat Tak Masalah Banyak Menteri Jokowi Rangkap Jabatan

Demokrat Tak Masalah Banyak Menteri Jokowi Rangkap Jabatan

Nasional
Kumpulkan Gubernur, Jokowi Minta Tak Ada yang Buat Aturan Sendiri

Kumpulkan Gubernur, Jokowi Minta Tak Ada yang Buat Aturan Sendiri

Nasional
Kampanye Libatkan Anak Melanggar UU Perlindungan Anak

Kampanye Libatkan Anak Melanggar UU Perlindungan Anak

Nasional
Dibajak 72.000 Akun Fiktif Permohonan Paspor Online, Ini 3 Langkah Antisipasi Ditjen Imigrasi

Dibajak 72.000 Akun Fiktif Permohonan Paspor Online, Ini 3 Langkah Antisipasi Ditjen Imigrasi

Nasional
Seorang Polisi Hutan Dianiaya karena Larang Tebang Pohon di Hutan Lindung

Seorang Polisi Hutan Dianiaya karena Larang Tebang Pohon di Hutan Lindung

Regional
Sandiaga: 5 Tahun ke Depan, Pembangunan Infrastruktur 5 Kali Lipat Lebih Banyak

Sandiaga: 5 Tahun ke Depan, Pembangunan Infrastruktur 5 Kali Lipat Lebih Banyak

Megapolitan
Kecuali PAN, Semua Parpol Pendukung Tak Persoalkan Jokowi soal Rangkap Jabatan

Kecuali PAN, Semua Parpol Pendukung Tak Persoalkan Jokowi soal Rangkap Jabatan

Nasional
Setahun Pertama Donald Trump: Antara Janji dan Realisasi

Setahun Pertama Donald Trump: Antara Janji dan Realisasi

Internasional
Bertemu, Ryamizard dan Menhan AS Bahas Isu Korea Utara hingga Rohingya

Bertemu, Ryamizard dan Menhan AS Bahas Isu Korea Utara hingga Rohingya

Nasional
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM