Green Dijatuhi Denda Rp 325 Juta - Kompas.com

Green Dijatuhi Denda Rp 325 Juta

Tjahjo Sasongko
Kompas.com - 09/01/2018, 11:47 WIB
Draymond Green Draymond Green

NEW YORK, Kompas.com - Forward Golden State Warriors, Draymond Green dijatuhi hukuman 25.000 dollar AS (Rp 375 Juta) karena mengecam wasit NBA, Senin (08/01/2018).

Keputusan Liga NBA ini dijatuhkan atas tindakan Green yang mengecam keputusan wasit setelah Warriors mengalahkan Los Angeles Clippers 121-105 dalam lanjutan liga NBA, Sabtu (08/1/2018).

Kepada situs olahraga  "The Athletic" Green mengecam kepemimpinan wasit dan menyebut keputusan wasit kerap  bertentangan dengan para pemain.

"Buruk sekali," kata Green. "Saya tidak tahu, namun buat saya ini keterlaluan. Merusak pertandingan. Ini harus diatasi."

Green juga menganggap  wasit juga berlaku salah terhadap dirinya. Green telah terkena 11 technical foul musim ini. Ia terancam larangan tampil dalam satu pertandingan jika sudah mencapai 16 kali pelanggaran technical foul.

"(Hukuman) lebih banyak karena alasan pribadi," kata Green. "Jika Anda berhadapan dengan seseorang yang memiliki otoritas besar, maka Anda akan menghadapi masalah."

Green juga meminta agar semua  petugas pertandingan NBA diganti. "Saya kira harus ada personel yang baru secara keseluruhan," katanya lagi.

"Terlalu banyak  persoalan pribadi. Terlalu banyak masalah personal dengan pemain. Seharusnya tidak seperti ini," lanjut Green.

PenulisTjahjo Sasongko
EditorTjahjo Sasongko

Komentar

Terkini Lainnya

Harta 42 Orang Terkaya Setara Kekayaan 3 Miliar Warga Miskin Dunia

Harta 42 Orang Terkaya Setara Kekayaan 3 Miliar Warga Miskin Dunia

Internasional
Cemari Sungai Citarum, Pabrik Tekstil PT South Pacific Viscose Didemo Warga

Cemari Sungai Citarum, Pabrik Tekstil PT South Pacific Viscose Didemo Warga

Regional
Kasatpol PP DKI: Saya Tidak Memukul, Hanya Menempelkan Tangan ke Pipi Anak Buah

Kasatpol PP DKI: Saya Tidak Memukul, Hanya Menempelkan Tangan ke Pipi Anak Buah

Megapolitan
Dokter Terbang Akan Dikerahkan untuk Tangani Wabah Penyakit di Papua

Dokter Terbang Akan Dikerahkan untuk Tangani Wabah Penyakit di Papua

Nasional
Pemilik Gym Tak Menyangka Tempatnya Digunakan Pasangan Gay Berbuat Asusila

Pemilik Gym Tak Menyangka Tempatnya Digunakan Pasangan Gay Berbuat Asusila

Megapolitan
Hari Ini dalam Sejarah: Korea Utara Tangkap Kapal AL Amerika Serikat

Hari Ini dalam Sejarah: Korea Utara Tangkap Kapal AL Amerika Serikat

Internasional
Demokrat Tak Masalah Banyak Menteri Jokowi Rangkap Jabatan

Demokrat Tak Masalah Banyak Menteri Jokowi Rangkap Jabatan

Nasional
Kumpulkan Gubernur, Jokowi Minta Tak Ada yang Buat Aturan Sendiri

Kumpulkan Gubernur, Jokowi Minta Tak Ada yang Buat Aturan Sendiri

Nasional
Kampanye Libatkan Anak Melanggar UU Perlindungan Anak

Kampanye Libatkan Anak Melanggar UU Perlindungan Anak

Nasional
Dibajak 72.000 Akun Fiktif Permohonan Paspor Online, Ini 3 Langkah Antisipasi Ditjen Imigrasi

Dibajak 72.000 Akun Fiktif Permohonan Paspor Online, Ini 3 Langkah Antisipasi Ditjen Imigrasi

Nasional
Seorang Polisi Hutan Dianiaya karena Larang Tebang Pohon di Hutan Lindung

Seorang Polisi Hutan Dianiaya karena Larang Tebang Pohon di Hutan Lindung

Regional
Sandiaga: 5 Tahun ke Depan, Pembangunan Infrastruktur 5 Kali Lipat Lebih Banyak

Sandiaga: 5 Tahun ke Depan, Pembangunan Infrastruktur 5 Kali Lipat Lebih Banyak

Megapolitan
Kecuali PAN, Semua Parpol Pendukung Tak Persoalkan Jokowi soal Rangkap Jabatan

Kecuali PAN, Semua Parpol Pendukung Tak Persoalkan Jokowi soal Rangkap Jabatan

Nasional
Setahun Pertama Donald Trump: Antara Janji dan Realisasi

Setahun Pertama Donald Trump: Antara Janji dan Realisasi

Internasional
Bertemu, Ryamizard dan Menhan AS Bahas Isu Korea Utara hingga Rohingya

Bertemu, Ryamizard dan Menhan AS Bahas Isu Korea Utara hingga Rohingya

Nasional
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM