Emilia Nova dkk Ingin Ikuti Jejak Maria Londa - Kompas.com

Emilia Nova dkk Ingin Ikuti Jejak Maria Londa

Kompas.com - 01/01/2018, 10:54 WIB
Pelari 100 meter gawang Indonesia, Emilia Nova, berpose saat menghadiri Kejuaraan Nasional Atletik 2017 di Stadion Atletik Rawamangun, Jakarta, Jumat (8/12/2017).Kompas.com/Nugyasa Laksamana Pelari 100 meter gawang Indonesia, Emilia Nova, berpose saat menghadiri Kejuaraan Nasional Atletik 2017 di Stadion Atletik Rawamangun, Jakarta, Jumat (8/12/2017).

JAKARTA, KOMPAS.com - Asian Games 2018 menjadi harapan sekaligus tantangan bagi sejumlah atlet. Meraih medali menjadi keinginan tertinggi mereka.

Indonesia akan menjadi tuan rumah Asian Games 2018. Khusus atletik sendiri, pertandingan akan dilangsungkan di Gelora Bung Karno.

"Kami berharap cabang atletik bisa menyumbang medali pada Asian Games," ujar Emilia Nova, atlet sapta lomba, seperti dilansir dari Kompas TV, Senin (1/1/2018).

"Terakhir (atlet atletik) menyumbang medali kan Maria Londa. Harapannya, saya dan teman-teman bisa mengikuti jejak mereka," tutur atlet asal DKI Jakarta itu melanjutkan.

Maria Londa membuat kejutan di Asian Games 2014 yang dilangsungkan di Incheon, Korea Selatan. Dia meraih medali emas pada nomor lompat jauh.

Emas Maria Londa itu mengakhiri paceklik emas dari cabang atletik Asian Games. Sebelum dia, kali terakhir Indonesia meraih emas adalah pada 1998 melalui Supriyati Sutono dari nomor lari 5.000 meter.

"Harapan lainnya adalah bisa segera ke Stadion Madya terus bisa mencoba lapangan baru di GBK," ucap Emil.

Stadion Madya yang menjadi markas Pengurus Besar Persatuan Atletik Indonesia (PB PASI) saat ini tengah direnovasi, sekalipun tidak akan digunakan sebagai tempat perlombaan.

Renovasi dilakukan atas permintaan Dewan Olimpiade Asia (OCA) agar Stadion Madya berstandar internasional. Dengan begitu, bisa digunakan untuk latihan.

Kompas TV Bagaimana harapan dan target para atlet di tahun 2018?


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
EditorJalu Wisnu Wirajati
SumberKompas TV
Komentar

Terkini Lainnya

Trump dan Asosiasi Senapan AS Desak Warga Beli Senjata Api

Trump dan Asosiasi Senapan AS Desak Warga Beli Senjata Api

Internasional
Mengingat 10 Bulan Perjalanan Kasus Penyiraman Air Keras Novel Baswedan

Mengingat 10 Bulan Perjalanan Kasus Penyiraman Air Keras Novel Baswedan

Megapolitan
Makna Motif Air Mengalir pada Dinding Underpass di Lebak Bulus

Makna Motif Air Mengalir pada Dinding Underpass di Lebak Bulus

Megapolitan
Golkar Akui Butuh Waktu untuk Alihkan Dukungan Konstituen dari Prabowo kepada Jokowi

Golkar Akui Butuh Waktu untuk Alihkan Dukungan Konstituen dari Prabowo kepada Jokowi

Nasional
Diduga Gangguan Jiwa, Emak yang Gigit Polisi Dititipkan di Rumah Sakit

Diduga Gangguan Jiwa, Emak yang Gigit Polisi Dititipkan di Rumah Sakit

Regional
Golkar Optimistis Basis Pemilih Prabowo Akan Memilih Jokowi di 2019

Golkar Optimistis Basis Pemilih Prabowo Akan Memilih Jokowi di 2019

Nasional
Menengok Cantiknya 'Underpass' di Perempatan Lebak Bulus

Menengok Cantiknya "Underpass" di Perempatan Lebak Bulus

Megapolitan
'Pisang Seribu' di Sawangan Kerap Ditawar dengan Harga Ratusan Ribu

"Pisang Seribu" di Sawangan Kerap Ditawar dengan Harga Ratusan Ribu

Megapolitan
AS Bakal Berikan Paket Sanksi Baru ke Korea Utara

AS Bakal Berikan Paket Sanksi Baru ke Korea Utara

Internasional
Empat Tersangka dan Barang Bukti 1,6 Ton Sabu Dibawa ke Mabes Polri Hari Ini

Empat Tersangka dan Barang Bukti 1,6 Ton Sabu Dibawa ke Mabes Polri Hari Ini

Regional
Karena Permintaan Sang Ayah, Terpidana Ini Lolos dari Hukuman Mati

Karena Permintaan Sang Ayah, Terpidana Ini Lolos dari Hukuman Mati

Internasional
Anies Tak Ragu Tutup 36 Diskotek jika Terbukti Edarkan Narkoba

Anies Tak Ragu Tutup 36 Diskotek jika Terbukti Edarkan Narkoba

Megapolitan
Dhawiya dan Kekasih, Senasib Bersama hingga di Penjara...

Dhawiya dan Kekasih, Senasib Bersama hingga di Penjara...

Megapolitan
Dilaporkan ke Polisi soal Penutupan Jatibaru, Anies Lempar Senyum

Dilaporkan ke Polisi soal Penutupan Jatibaru, Anies Lempar Senyum

Megapolitan
Memprihatinkan, Nenek 80 Tahun Bertahan Hidupi Dua Anaknya yang Gangguan Jiwa

Memprihatinkan, Nenek 80 Tahun Bertahan Hidupi Dua Anaknya yang Gangguan Jiwa

Regional
Close Ads X