Pecatur Israel Ditolak Masuk Saudi Arabia - Kompas.com

Pecatur Israel Ditolak Masuk Saudi Arabia

Kompas.com - 26/12/2017, 16:19 WIB
Bidak catur Bidak catur


 
JERUSALEM, Kompas.com  - Federasi catur Israel meminta ganti rugi dari panitia penyelenggara turnamen catur di Saudi Arabia, setelah para  atlet mereka tidak mendapat visa untuk berpartisipasi.

Turnamen catur kilat dunia Raja Salman merupakan turnamen catur internasional pertama di Saudi Arabia.

Federasi catur dunia (FIDE) sebenarnya memiliki peraturan untuk tidak menolak  setiap calon peserta. Namun pada kenyataannya, pemain yang berasal dari tiga negara, Iran, Qatar dan Israel tidak memperoleh visa untuk masuk Saudi.

Senin (25/12/2017), FIDE menyebut sudah  tidak ada masalah visa buat pemain Qatar dan Iran. Namun FIDE tidak juga mendapatkan lampu hijau dari pemerintah Saudi berkaitan dengan visa buat pemain Israel.

Pejabat negara Saudi yang berkaitan dengan pengeluaran visa menyebut penolakan ini selaras dengan kebijakan pemerintah soal hubungan dengan Israel.  "Riyadh memang tidak memiliki hubungan diplomatik dengan negara tertentu," kata pejabat kedubes Saudi di AS, Fatimah Baeshen melalui akun twitter-nya, tanpa menyebut negara Israel.

Federasi catur Israel menuduh pihak pemerintah Saudi Arabia telah berbohong kepada FIDE saat bersedia menjadi ruan rumah turnamen catur.  "Pernyataan mereka hampir semuanya tidak sesuai," kata jurubicara federasi, Lior Aizenberg.

Aizenberg menyebut pihaknya menuntut ganti rugi secara finansial kepada FIDE buat tujuh atlet mereka yang dirugikan secara  profesional dan finansial.

Mereka juga menuntut agar FIDE tidak lagi mengulangi kesalahan serupa di masa depan. "Seharusnya semua negara penyelenggara bersedia menerima atlet Israel, termasuk negara-negara Arab," kata  Aizenberg. "FIDE juga harus membatalkan semua turnamen catur di negara ini dalam dua tahun ke depan."

EditorTjahjo Sasongko
Komentar

Terkini Lainnya

Harta 42 Orang Terkaya Setara Kekayaan 3 Miliar Warga Miskin Dunia

Harta 42 Orang Terkaya Setara Kekayaan 3 Miliar Warga Miskin Dunia

Internasional
Cemari Sungai Citarum, Pabrik Tekstil PT South Pacific Viscose Didemo Warga

Cemari Sungai Citarum, Pabrik Tekstil PT South Pacific Viscose Didemo Warga

Regional
Kasatpol PP DKI: Saya Tidak Memukul, Hanya Menempelkan Tangan ke Pipi Anak Buah

Kasatpol PP DKI: Saya Tidak Memukul, Hanya Menempelkan Tangan ke Pipi Anak Buah

Megapolitan
Dokter Terbang Akan Dikerahkan untuk Tangani Wabah Penyakit di Papua

Dokter Terbang Akan Dikerahkan untuk Tangani Wabah Penyakit di Papua

Nasional
Pemilik Gym Tak Menyangka Tempatnya Digunakan Pasangan Gay Berbuat Asusila

Pemilik Gym Tak Menyangka Tempatnya Digunakan Pasangan Gay Berbuat Asusila

Megapolitan
Hari Ini dalam Sejarah: Korea Utara Tangkap Kapal AL Amerika Serikat

Hari Ini dalam Sejarah: Korea Utara Tangkap Kapal AL Amerika Serikat

Internasional
Demokrat Tak Masalah Banyak Menteri Jokowi Rangkap Jabatan

Demokrat Tak Masalah Banyak Menteri Jokowi Rangkap Jabatan

Nasional
Kumpulkan Gubernur, Jokowi Minta Tak Ada yang Buat Aturan Sendiri

Kumpulkan Gubernur, Jokowi Minta Tak Ada yang Buat Aturan Sendiri

Nasional
Kampanye Libatkan Anak Melanggar UU Perlindungan Anak

Kampanye Libatkan Anak Melanggar UU Perlindungan Anak

Nasional
Dibajak 72.000 Akun Fiktif Permohonan Paspor Online, Ini 3 Langkah Antisipasi Ditjen Imigrasi

Dibajak 72.000 Akun Fiktif Permohonan Paspor Online, Ini 3 Langkah Antisipasi Ditjen Imigrasi

Nasional
Seorang Polisi Hutan Dianiaya karena Larang Tebang Pohon di Hutan Lindung

Seorang Polisi Hutan Dianiaya karena Larang Tebang Pohon di Hutan Lindung

Regional
Sandiaga: 5 Tahun ke Depan, Pembangunan Infrastruktur 5 Kali Lipat Lebih Banyak

Sandiaga: 5 Tahun ke Depan, Pembangunan Infrastruktur 5 Kali Lipat Lebih Banyak

Megapolitan
Kecuali PAN, Semua Parpol Pendukung Tak Persoalkan Jokowi soal Rangkap Jabatan

Kecuali PAN, Semua Parpol Pendukung Tak Persoalkan Jokowi soal Rangkap Jabatan

Nasional
Setahun Pertama Donald Trump: Antara Janji dan Realisasi

Setahun Pertama Donald Trump: Antara Janji dan Realisasi

Internasional
Bertemu, Ryamizard dan Menhan AS Bahas Isu Korea Utara hingga Rohingya

Bertemu, Ryamizard dan Menhan AS Bahas Isu Korea Utara hingga Rohingya

Nasional
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM