Superseries Finals Jadi Turnamen Terakhir Praveen/Debby sebagai Tandem - Kompas.com

Superseries Finals Jadi Turnamen Terakhir Praveen/Debby sebagai Tandem

Kompas.com - 06/12/2017, 15:07 WIB
Pasangan ganda campuran Indonesia, Praveen Jordan/Debby Susanto, tampil pada laga semifinal Australia Terbuka 2017, di Sydney Olympic Park, Sabtu (24/6/2017).PBSI Pasangan ganda campuran Indonesia, Praveen Jordan/Debby Susanto, tampil pada laga semifinal Australia Terbuka 2017, di Sydney Olympic Park, Sabtu (24/6/2017).

KOMPAS.com - Perpisahan pasangan ganda campuran nasional, Praveen Jordan/ Debby Susanto, tinggal menghitung hari. Peraih gelar Korea Terbuka Superseries 2017 tersebut akan resmi berpisah pada turnamen Malaysia Masters, 16-21 Januari 2018.

Turnamen BWF Superseries Finals 2017 yang akan digelar pada 13-17 Desember di Dubai menjadi turnamen terakhir mereka sebagai tandem. Praveen akan berpasangan dengan Melati Daeva Oktavianti, sedangkan Debby berpasangan dengan Ricky Karanda Suwardi.

(Baca Juga: Sayembara Mencari Ganda Campuran Pelapis Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir)

Dua pasang ganda campuran ini ditambah Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja dipersiapkan sebagai pelapis Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir pada Asian Games 2018 di Jakarta-Palembang.

Tiga turnamen yang digelar pada Januari 2018 yaitu Malaysia Masters (16-21), Indonesia Masters (23-28), dan India Terbuka 2018 (30 Januari-4 Februari) akan menjadi ajang penentuan siapa yang perlu diprioritaskan.

"Bisa saja Praveen dikembalikan berpasangan dengan Debby. Kami akan lihat hasilnya nanti," ujar Richard Mainaky seperti dikutip BolaSport.com dari Harian Kompas, Rabu (6/12/2017).

Selama ini, Tontowi/Liliyana selalu menjadi tumpuan Indonesia untuk sektor ganda campuran. Turnamen BWF Superseries Finals 2017 akan menjadi gelaran terakhir Tontowi/Liliyana bersama pasangan Praveen/Debby.

EditorAloysius Gonsaga AE
SumberBolaSport
Komentar
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM