Jadi Pelatih Termuda IBL, Andre Yuwadi Terbiasa Emban Beban - Kompas.com

Jadi Pelatih Termuda IBL, Andre Yuwadi Terbiasa Emban Beban

Kontributor Bandung, Dendi Ramdhani
Kompas.com - 05/12/2017, 14:14 WIB
Pelatih Bank BJB Garuda Bandung, Andre Yuwadi saat diwawancarai awak media usai launching tim Gsruda Bandung, Senin (4/12/2017).KOMPAS.com/DENDI RAMDHANI Pelatih Bank BJB Garuda Bandung, Andre Yuwadi saat diwawancarai awak media usai launching tim Gsruda Bandung, Senin (4/12/2017).

BANDUNG, KOMPAS.com - Menyandang pelatih termuda dalam kompetisi Indonesian Basketball League ( IBL) tak membuat Andre Yuwadi minder.

Arsitek Bank BJB Garuda Bandung itu mengaku sudah terbiasa dengan tekanan dan beban yang ia emban. Terlebih lagi, kompetisi musim 2017-2018 bukan tahun pertama ia terjun ke dunia basket profesional.

"Saya pikir saya sudah terbiasa mendapat beban. Saya sudah terjun sebagai pelatih kepala, ini sudah musim keempat," ucap pelatih berusia 28 tahun itu saat ditemui setelah launching tim Bank BJB Garuda Bandung, Senin (4/12/2017) kemarin.

Andre Yuwadi merupakan talenta muda pelatih Indonesia lulusan universitas olahraga terbaik di China, Beijing Sports University (BSU). Meski sudah menginjak tahun keempat melatih, Andre mengaku masih haus akan ilmu.

Baca juga : Rombak Skuad, Garuda Bandung Tetap Siap dengan Target Juara IBL

"Tahun demi tahun saya mendapat pengalaman dan sampai sekarang terus terus belajar. Jadi, kalau berbicara beban di dunia profesional, sudah selayaknya mendapatkan beban, bagaimana menjalani prosesnya satu demi satu agar bisa lewat," tutur mantan pelatih Stadium Happy 8 Jakarta itu.

Bersama Garuda Bandung, Andre mulai merancang rencana jangka pendeknya. Sejumlah persiapan telah ia lakukan untuk membuat tim besutannya bisa bersaing.

Dari para kontestan IBL, Andre menyimpan perhatian besar terhadap Pelita Jaya, kampiun IBL musim lalu. Menurut dia, Pelita Jaya bakal jadi lawan terberat Garuda Bandung.

"Pelita Jaya dari segi komposisi dan pengalaman pasti berusaha untuk mempertahankan juara. Dengan melihat persiapan mereka dan tambahan amunisi mereka, saya pikir (Pelita Jaya) salah satu kompetitor terkuat tanpa merendahkan tim lain," ujarnya. 

PenulisKontributor Bandung, Dendi Ramdhani
EditorEris Eka Jaya
Komentar
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM