Mencari Upaya Merawat Kolam Renang GBK - Kompas.com

Mencari Upaya Merawat Kolam Renang GBK

Kompas.com - 05/12/2017, 12:38 WIB
Stadion renang Gelora Bung Karno, SenayanTjahjo Sasongko/Kompas.com Stadion renang Gelora Bung Karno, Senayan

JAKARTA, Kompas.com - Manajemen Yayasan Gelora Bung Karno tengah mencari upaya  menutupi perawatan kolam renang  Senayan yang baru direnovasi untuk menghadapi Asian Games 2018.

Dalam penjelasannya, Senin (04/12/2017), Gatot Tetuko dari Yayasan Gelora Bung Karno menyebut  dengan pembaruan fasilitas kolam renang GBK, otomatis biaya perawatan dan pemeliharaan fasilitas meningkat. "Kami kan tidak mau fasilitas stadion renang yang megah dan terbaik di Asia Tenggara ini, tetapi ternoda karena air kolamnya butek," kata Gatot.

Menurutnya, dengan standar kebersihan air dan fasilitas stadion, pihaknya harus menyediakan dana pemeliharaan sekitar Rp 10 milyar setahun. Dana itu digunakan pula untuk membersihkan lingkungan stadion renang, termasuk pemeliharaan taman.

"Selama ini, biaya masih bisa ditalangi dari pemasukan yayasan dari unit usaha kami seperti penyewaan lahan Plaza Senayan dll. Tetapi untuk masa depan, akan lebih baik kalau mampu mandiri. Misalnya dari penyewaan kolam atau pun sponsorship," ungkapnya.

Gatot menyebut untuk penyewaan kolam, pihaknya memang memberlakukan tiga jenis tarif. Untuk kepentingan pelatnas atau pun atlet nasional, pihak manajemen membebaskan dari biaya. Kedua, untuk  perkumpulan renang anggota PRSI diberikan biaya khusus. Kemudian,  untuk kepentingan komersial.

Dengan kebutuhan tinggi seperti ini, Gatot berharap ada sponsor tetap yang akan membantu menutup pengeluaran tahunan tersebut. "Buat kami tidak ada masalah bila nama sponsor dicantumkan sebagai nama stadion bersejarah ini. Seperti nama Emirat yang dipakai stadion di Eropa," kata Gatot lagi.

Ajang pertama yang dihelat di stadion renang GBK adalah  "CIMB Niaga Indonesia Open Aquatic Championship" yang berlangsung 5-15 Desember 2017.  Bagi Gatot adanya  dukungan dana dari perusahaan perbankan terhadap olahraga akuatik merupakan hal yang  menjanjikan. "Saya harap sih dukungan akan berlangsung dalam jangka panjang. Tidak masalah kalau nanti nama perusahaan tersebut ditempatkan di bagian depan stadion renang atau kolam renang Gelora Bung Karno," katanya.

Adanya kejuaraan atau event olahraga memang merupakan cara terbaik untuk menarik kembali para penggemar olahraga akuatik untuk datang kembali ke kolam renang GBK. Ajang Indonesia Open menawarkan beberapa hal selain kompetisi antara para atlet pelatnas di kolam. Salahs atunya adalah  lomba foto/video selama berlangsungnya Indoensia Open tersebut. Lomba berhadiah total Rp 20 juta ini bisa diketahui di instagram PBPRSI di @pbprsi atau instagram ketua umum PB PRSI @anindyabakrie.

EditorTjahjo Sasongko
Komentar
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM