Langkah Jonatan Christie Terhenti, Tunggal Putra Indonesia Habis - Kompas.com

Langkah Jonatan Christie Terhenti, Tunggal Putra Indonesia Habis

Kompas.com - 19/10/2017, 17:50 WIB
Pebulu tangkis Indonesia Jonatan Christie mengembalikan kok ke arah pebulu tangkis Vietnam Nguyen Tien Minh dalam semifinal tunggal putra bulu tangkis SEA Games XXIX di Axiata Arena, Kompleks Stadion Bukit Jalil, Kuala Lumpur, Malaysia, Senin (28/8/2017). Jonatan lolos ke babak final setelah mengalahkan Nguyen Tien dengan 21-11, 21-16.ANTARA FOTO/SIGID KURNIAWAN Pebulu tangkis Indonesia Jonatan Christie mengembalikan kok ke arah pebulu tangkis Vietnam Nguyen Tien Minh dalam semifinal tunggal putra bulu tangkis SEA Games XXIX di Axiata Arena, Kompleks Stadion Bukit Jalil, Kuala Lumpur, Malaysia, Senin (28/8/2017). Jonatan lolos ke babak final setelah mengalahkan Nguyen Tien dengan 21-11, 21-16.

ODENSE, KOMPAS.com - Langkah pebulu tangkis tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie, pada turnamen Denmark Terbuka Superseries Premier, terhenti pada babak kedua, Kamis (19/10/2017). Jonatan yang melakoni duel sengit melawan pemain Inggris, Rajiv Ouseph, kalah 21-15, 17-21, 18-21 dalam duel berdurasi 69 menit.

Jonatan membuka gim kesatu di Odense Sports Park dengan baik. Dia unggul 2-0 atas Ouseph. Ouseph sempat membalikkan keadaan menjadi unggul 3-2, tetapi hal ini tidak berlangsung lama.

Jonatan kembali memegang kendali permainan setelah meraih empat poin berikutnya secara berturut-turut. Laju Jonatan kian tak terbendung setelah memenangi tujuh poin beruntun. Melalui tambahan poin ini, Jonatan unggul 13-5.

Ouseph yang tidak mau kalah begitu saja mencoba menekan Jonatan. Strateginya ini berhasil. Dia memangkas selisih poin dari sembilan (6-15) menjadi empat (12-16).

Jonatan kemudian merespons tantangan Ouseph ini dengan memenangi dua poin beruntun. Hal tersebut cukup untuk memutus momentum sang lawan. Jonatan yang terus bermain stabil menyudahi gim kesatu dengan kemenangan.

Unggul satu gim tak lantas memudahkan jalan Jonatan untuk memenangi laga. Sejak awal gim kedua, Jonatan dan Ouseph terlibat aksi saling kejar poin sampai kedudukan 9-9.

Namun, Ouseph lebih dulu mencapai poin interval. Dia menutup paruh pertama gim kedua dengan skor 11-9.

Duel sengit antara Jonatan dan Ouseph berlanjut pada paruh akhir gim kedua. Seperti sebelum interval, kedua pemain terus bergantian mendulang poin.

Memasuki poin-poin kritis, Ouseph menunjukkan kematangan mental bertandingnya. Dia memenangi gim kedua dan memaksa terjadinya rubber game.

Pada gim penentu, Jonatan beberapa kali unggul atas Ouseph. Tercatat, dia unggul 5-2, 9-6, dan 11-7. Akan tetapi, keunggulan ini perlahan dikikis oleh Ouseph. Seperti pada gim kedua, aksi saling kejar poin pun kembali terjadi.

Ouseph lebih dulu melepaskan diri dari tekanan. Dia berhasil meraih tiga poin beruntun untuk unggul 20-17. Jonatan masih bisa menambah satu poin lagi, tetapi hal ini tidak berarti banyak. Pada akhir laga, Jonatan tampil sebagai pihak yang kalah.

Dengan hasil ini, Indonesia dipastikan tak lagi punya wakil pada nomor tunggal putra. Sehari sebelumnya, Anthony Sinisuka Ginting kalah dari Son Wan-ho (Korea Selatan).

EditorAloysius Gonsaga AE
SumberJUARA
Komentar
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM