Masalah Lutut Bikin Nadal Mundur dari Turnamen di Basel - Kompas.com

Masalah Lutut Bikin Nadal Mundur dari Turnamen di Basel

Kompas.com - 18/10/2017, 15:51 WIB
Petenis Swiss, Roger Federer (kiri), yang menjadi juara Shanghai Masters, bercanda dengan petenis Spanyol, Rafael Nadal, usai menerima trofi di Shanghai, 15 Oktober 2017.
NICOLAS ASFOURI/AFP Petenis Swiss, Roger Federer (kiri), yang menjadi juara Shanghai Masters, bercanda dengan petenis Spanyol, Rafael Nadal, usai menerima trofi di Shanghai, 15 Oktober 2017.

KOMPAS.com - Petenis nomor satu dunia asal Spanyol, Rafael Nadal, memutuskan untuk mundur dari turnamen indoor di Basel. Masalah pada lutut membuat pemain kidal tersebut mengambil keputusan itu.

Tampaknya Nadal tak ingin mengambil risiko karena dia tak ingin persiapan menghadapi ATP Finals terganggu. Pasalnya, setelah turnamen di Basel itu, yang mulai bergulir pekan depan, para petenis top sudah mulai fokus mengikuti ATP Finals di London pada akhir November.

Baca Juga: Federer Kalahkan Nadal di Final Shanghai Masters

"Dengan sedih saya mengumumkan bahwa saya harus menarik diri dari Swiss Indoors Basel, setelah mengunjungi dokter di Spanyol selepas tiba dari Shanghai," ujar Nadal, Selasa (17/10).

"Saya mengalami masalah di lutut dan masalah itu sudah ada saat turnamen di Shanghai yang mana gangguan itu mamaksa saya istirahat seperti anjuran dokterku."

Akhir pekan lalu, Nadal gagal melanjutkan performanya yang impresif setelah membukukan 16 kemenangan secara beruntun. Dia dikalahkan petenis nomor dua dunia asal Swiss, Roger Federer, dalam partai final Shanghai Masters, Minggu (15/10/2017).

Baca Juga: Nadal Tuntut Mantan Menteri Olahraga Perancis Rp 1,59 Miliar

Dengan absennya Nadal di Basel maka Federer memiliki potensi untuk naik ke posisi teratas daftar ranking ATP. Saat ini, Nadal hanya unggul 1.960 poin atas petenis 36 tahun tersebut sehingga bila Federer juara di Basel maka dia akan menuai 500 poin dan bisa menambah 1.000 angka lagi dalam ajang Paris Masters.

Dengan demikian, pertarungan untuk menjadi pemain nomor satu dunia menjelang akhir tahun, akan terjadi pada ATP Finals di London. Turnamen yang akan digelar 12-19 November ini akan memberikan 1.500 poin bagi sang juara.

EditorAloysius Gonsaga AE
SumberReuters
Komentar
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM