McLaren Sedang Berupaya Perpanjang Kontrak Alonso hingga 2018 - Kompas.com

McLaren Sedang Berupaya Perpanjang Kontrak Alonso hingga 2018

Kompas.com - 11/10/2017, 22:18 WIB
Pebalap McLaren-Honda, Fernando Alonso, menjalani sesi konferensi pers di Circuit de Catalunya, Kamis (11/5/2017) waktu setempat.AFP/LLUIS GENE Pebalap McLaren-Honda, Fernando Alonso, menjalani sesi konferensi pers di Circuit de Catalunya, Kamis (11/5/2017) waktu setempat.

KOMPAS.com - Direktur McLaren, Erick Boullier, menyatakan bahwa pihaknya sedang mengurus rincian untuk memperpanjang kontrak pebalapnya, Fernando Alonso, hingga 2018.

Pada musim depan, McLaren akan memakai mesin Renault setelah menjalani tiga tahun yang kelam dengan menggunakan mesin dari Honda.

Kesepakatan dengan Renault diharapkan bisa meyakinkan Alonso untuk bertahan. Pihak McLaren sedang mengupayakan agar hal itu bisa terwujud.

"Seperti yang sudah saya katakan, kami sedang mengurus rincian kontraknya," kata Boullier seperti dikutip dari Crash.net.

"Sejauh ini kami berharap bisa meyakinkan Alonso untuk tetap bersama kami," ucap dia menambahkan.

Pada Agustus lalu, McLaren juga telah mencapai kesepakatan baru dengan pebalap mereka yang lain, Stoffel Vandoorne. Pebalap Belgia berusia 25 tahun itu akan bertahan di McLaren hingga 2018.

Masa depan Alonso memang sempat menjadi tanda tanya besar menyusul performa minor dari mobil yang digunakannya selama tiga tahun terakhir.

Pada kalendar balap tahun ini, Alonso kerap mengalami permasalahan teknis pada mesin mobilnya. Beberapa kali pergantian komponen juga membuat dia terkena penalti.

Hasilnya, Alonso kini berada di urutan ke-16 pada klasemen sementara pebalap F1 2017 dengan perolehan 10 poin. Sementara itu, Vandoorne berada di posisi ke-15 dengan mengemas 13 poin.

Dengan memakai mesin Renault pada tahun depan, McLaren berharap nasib mereka bisa lebih baik.


EditorAloysius Gonsaga AE
Komentar

Terkini Lainnya

Tak Terima Saudaranya Meninggal di RS, Keluarga di India Blokade Jalan

Tak Terima Saudaranya Meninggal di RS, Keluarga di India Blokade Jalan

Internasional
Anies Baswedan Dilaporkan ke Polisi Terkait Penutupan Jalan Jatibaru

Anies Baswedan Dilaporkan ke Polisi Terkait Penutupan Jalan Jatibaru

Megapolitan
Lagi-lagi, Saksi Bicara soal Pemberian untuk Adik Gamawan Fauzi Terkait Proyek E-KTP

Lagi-lagi, Saksi Bicara soal Pemberian untuk Adik Gamawan Fauzi Terkait Proyek E-KTP

Nasional
Sembunyikan Sabu di Celana Dalam, Pengedar Sabu Akhirnya Ditangkap di Kediri

Sembunyikan Sabu di Celana Dalam, Pengedar Sabu Akhirnya Ditangkap di Kediri

Regional
Perjuangan Petugas 6 Jam Padamkan Kebakaran di Matahari Kudus

Perjuangan Petugas 6 Jam Padamkan Kebakaran di Matahari Kudus

Regional
Musnahkan Barang Tangkapan, Bea dan Cukai Kepri Bakar Ribuan Barang Elektronik dan Sembako

Musnahkan Barang Tangkapan, Bea dan Cukai Kepri Bakar Ribuan Barang Elektronik dan Sembako

Regional
Enam Poin Penting yang Terungkap dari Rekaman Johannes Marliem soal E-KTP

Enam Poin Penting yang Terungkap dari Rekaman Johannes Marliem soal E-KTP

Nasional
Petugas KPK Jaga Rumah Novel 24 Jam Selama Sepekan

Petugas KPK Jaga Rumah Novel 24 Jam Selama Sepekan

Megapolitan
Kembangkan Sektor Hiburan, Arab Saudi Siapkan Dana Rp 875 Triliun

Kembangkan Sektor Hiburan, Arab Saudi Siapkan Dana Rp 875 Triliun

Internasional
'Underpass' Kartini Rampung, Satu Lajur Mulai Dioperasikan

"Underpass" Kartini Rampung, Satu Lajur Mulai Dioperasikan

Megapolitan
Argentina Sita Kokain Senilai Rp 683 Miliar dari Kedubes Rusia

Argentina Sita Kokain Senilai Rp 683 Miliar dari Kedubes Rusia

Internasional
Dipecat via WhatsApp, Dua ABK di NTT Tidak Diberi Pesangon

Dipecat via WhatsApp, Dua ABK di NTT Tidak Diberi Pesangon

Regional
Isu Penyerangan Pemuka Agama Jadi Liar, Adakah yang Menunggangi?

Isu Penyerangan Pemuka Agama Jadi Liar, Adakah yang Menunggangi?

Nasional
Jembatan “Saksi” Agresi Militer Belanda II Itu Akhirnya Runtuh…

Jembatan “Saksi” Agresi Militer Belanda II Itu Akhirnya Runtuh…

Regional
Kronologi Emak-emak Gigit Polisi gara-gara Tak Terima Ditilang

Kronologi Emak-emak Gigit Polisi gara-gara Tak Terima Ditilang

Regional
Close Ads X