Singkirkan Spanyol, Indonesia ke Perempat Final - Kompas.com

Singkirkan Spanyol, Indonesia ke Perempat Final

Kompas.com - 11/10/2017, 11:29 WIB
Aurum Oktavia WinataWAHYUDIN/JAWA POS/PBSI Aurum Oktavia Winata


YOGYAKARTA, Kompas.com - Tim junior Indonesia berhasil lolos ke babak perempat final Blibli.com Yonex Sunrise BWF World Junior Championships 2017. Hal ini dipastikan setelah kemenangan 3-0 Indonesia atas Spanyol, di laga play off grup H.

Pemain tunggal putra, Gatjra Piliang Fiqihilahi Cupu menjadi pahlawan penentu kemenangan Indonesia kali ini. Ia mengalahkan Alex Alcala Dominguez, 21-13 dan 21-11.

“Saya mainnya nggak seperti saat lawan Brasil kemarin. Feelingnya kurang enak dan saya juga banyak buru-buru. Mungkin faktor angin dan tegang juga. Saya pengen memberi kemenangan buat tim, jadi agak tegang sedikit. Tapi sebenarnya Spanyol juga saya lihat kurang bagus mainnya,” ungkap Gatjra.

“Temponya dia tinggi terus dan bola atasnya tajam terus. Awal–awal poin saya belum tau, jadi sempat kepegang terus sama lawan,” kata Gatjra mengomentari lawan.

Tampil sebagai penentu kemenangan, Gatjra mengaku sempat tegang di lapangan. Namun instruksi pelatih, berhasil membuatnya kembali bisa menguasai keadaan. Dalam waktu tepat 30 menit, Gatjra sukses membukukan kemenangan.

“Kalau beban pasti ada. Tapi pelatih menyuruh untuk main lepas aja. Saya juga sempat melihat video mainnya dengan pelatih,” sambung Gatjra.

Hasil lengkap Indonesia-Spanyol (3-0):
(Ganda Putra) Adnan Maulana/Muhammad Shohibul Fikri vs Jose Molares/Alvaro Vazquez: 21-12, 21-14
(Tunggal Putri) Aurum Oktavia Winata vs Sara Penalaver Pereira: 21-12, 21-17
(Tunggal Putra) Gatjra Piliang Fiqihilahi Cupu vs Alex Alcala Dominguez: 21-13, 21-11
(Ganda Putri) Jauza Fadhila Sugiarto/Ribka Sugiarto vs Elena Andreu/Laura Santos: tidak dimainkan
(Ganda Campuran) Rinov Rivaldy/Angelica Wiratama vs Andres Martin/Paula Lopez: tidak dimainkan


EditorTjahjo Sasongko
Komentar

Terkini Lainnya

Tak Terima Saudaranya Meninggal di RS, Keluarga di India Blokade Jalan

Tak Terima Saudaranya Meninggal di RS, Keluarga di India Blokade Jalan

Internasional
Anies Baswedan Dilaporkan ke Polisi Terkait Penutupan Jalan Jatibaru

Anies Baswedan Dilaporkan ke Polisi Terkait Penutupan Jalan Jatibaru

Megapolitan
Lagi-lagi, Saksi Bicara soal Pemberian untuk Adik Gamawan Fauzi Terkait Proyek E-KTP

Lagi-lagi, Saksi Bicara soal Pemberian untuk Adik Gamawan Fauzi Terkait Proyek E-KTP

Nasional
Sembunyikan Sabu di Celana Dalam, Pengedar Sabu Akhirnya Ditangkap di Kediri

Sembunyikan Sabu di Celana Dalam, Pengedar Sabu Akhirnya Ditangkap di Kediri

Regional
Perjuangan Petugas 6 Jam Padamkan Kebakaran di Matahari Kudus

Perjuangan Petugas 6 Jam Padamkan Kebakaran di Matahari Kudus

Regional
Musnahkan Barang Tangkapan, Bea dan Cukai Kepri Bakar Ribuan Barang Elektronik dan Sembako

Musnahkan Barang Tangkapan, Bea dan Cukai Kepri Bakar Ribuan Barang Elektronik dan Sembako

Regional
Enam Poin Penting yang Terungkap dari Rekaman Johannes Marliem soal E-KTP

Enam Poin Penting yang Terungkap dari Rekaman Johannes Marliem soal E-KTP

Nasional
Petugas KPK Jaga Rumah Novel 24 Jam Selama Sepekan

Petugas KPK Jaga Rumah Novel 24 Jam Selama Sepekan

Megapolitan
Kembangkan Sektor Hiburan, Arab Saudi Siapkan Dana Rp 875 Triliun

Kembangkan Sektor Hiburan, Arab Saudi Siapkan Dana Rp 875 Triliun

Internasional
'Underpass' Kartini Rampung, Satu Lajur Mulai Dioperasikan

"Underpass" Kartini Rampung, Satu Lajur Mulai Dioperasikan

Megapolitan
Argentina Sita Kokain Senilai Rp 683 Miliar dari Kedubes Rusia

Argentina Sita Kokain Senilai Rp 683 Miliar dari Kedubes Rusia

Internasional
Dipecat via WhatsApp, Dua ABK di NTT Tidak Diberi Pesangon

Dipecat via WhatsApp, Dua ABK di NTT Tidak Diberi Pesangon

Regional
Isu Penyerangan Pemuka Agama Jadi Liar, Adakah yang Menunggangi?

Isu Penyerangan Pemuka Agama Jadi Liar, Adakah yang Menunggangi?

Nasional
Jembatan “Saksi” Agresi Militer Belanda II Itu Akhirnya Runtuh…

Jembatan “Saksi” Agresi Militer Belanda II Itu Akhirnya Runtuh…

Regional
Kronologi Emak-emak Gigit Polisi gara-gara Tak Terima Ditilang

Kronologi Emak-emak Gigit Polisi gara-gara Tak Terima Ditilang

Regional
Close Ads X