Guru MTsN Ini Raih Medali Kejuaraan Karate di Kanada - Kompas.com

Guru MTsN Ini Raih Medali Kejuaraan Karate di Kanada

Kompas.com - 11/10/2017, 11:13 WIB
Dessy Ariasanti, guru MTsN Pemalang yang menyabet empat medali dalam kejuaraan karate di Kanada, Rabu (11/10/2017). Sehari-hari Dessy menjadi guru pengampu mata pelajaran penjaskes dan ekstra kurikuler karate.Dok. Kemenag.go.id Dessy Ariasanti, guru MTsN Pemalang yang menyabet empat medali dalam kejuaraan karate di Kanada, Rabu (11/10/2017). Sehari-hari Dessy menjadi guru pengampu mata pelajaran penjaskes dan ekstra kurikuler karate.

JAKARTA, KOMPAS.com - Dessy Ariasanti, seorang guru MTsN di Pemalang, Jawa Tengah mengharumkan nama Indonesia pada Kejuaraan Dunia Karate Gojukai di Vancouver, Kanada yang berlangsung 28 September hingga 1 Oktober 2017.

Pengampu mata pelajaran pendidikan jasmani dan kesehatan (penjaskes) itu berhasil menggondol empat medali terdiri dari dua medali perak pada Kata Beregu Junior dan Kata Bunkai, serta dua medali perunggu untuk Kumite 55 kg dan Kata Perorangan.

Dalam menghadapi kejuaraan itu, Dessy sudah mempersiapkan fisik dan mental dengan matang. Dia dilatih khusus oleh Sensei Budi dari Makassar, Sulawesi Selatan.

"Latihan fisik yang saya lakukan antara lain melatih power dan speed yang saya latih pada pagi hari. Sedang latihan teknik saya latih pada sore hari," kata Dessy dikutip dari laman kemenag.go.id, Rabu (11/10/2017).

Perjuangan Dessy memang tak mudah. Ia mengaku menghadapi saingan terberat yang berasal dari Jepang.

Tahun ini, kejuaraan yang dihelat tiap empat tahun itu diikuti tak kurang dari 30 negara. Diantaranya, Afrika Selatan, Amerika Serikat, Australis, Brazil, Filipina, Hongkong, India, Indonesia, Iran, Jepang Kanada, Namibia, Taiwan, dan Singapura.

Soal penampilannya yang menggunakan jilbab, Dessy menegaskan hal itu tidak pernah membatasi aktiviasnya. Dessy memiliki keyakinan, semua orang mampu berprestasi.

"Para siswa dan siswa akan mampu berprestasi jika ada kemauan, niat, semangat, motivasi dan dukungan dari lingkungan. Terlebih, jika ada pembinaan yang baik. Insya Allah berprestasi," ujar Dessy.

Doa dan dukungan

Di samping mempersiapkan fisik dengan latihan, Dessy juga tak lupa selalu berdoa kepada Allah. Para guru dan seluruh siswa MTsN Pemalang pun turut serta memberikan dukungan.

"Senin, 25 September, sesaat sebelum Bu Dessy berangkat, kami melakukan upacara bendera. Kami semua mendoakan agar Bu Dessy meraih sukses dan mendapat medali," kata Kepala Sekolah MTsN Pemalang, Mimbar.

Mimbar menuturkan, memang selain sebagai pengampu mata pelajaran penjaskes, Dessy juga mengajar ekstra kurikuler karate. Mimbar yakin, keberhasilan Dessy mampu memacu para murih untuk berprestasi di berbagai bidang yang digeluti.

"Bu Dessy sering berpesan agar para anak didik bisa berprestasi di usia muda. Selaku Kepala MTs, saya sangat bangga atas prestasi Bu Dessy. Semoga mampu memberi semangat dan menginspirasi anak didiknya, amin," katanya.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
EditorAna Shofiana Syatiri
Komentar

Terkini Lainnya

Tak Terima Saudaranya Meninggal di RS, Keluarga di India Blokade Jalan

Tak Terima Saudaranya Meninggal di RS, Keluarga di India Blokade Jalan

Internasional
Anies Baswedan Dilaporkan ke Polisi Terkait Penutupan Jalan Jatibaru

Anies Baswedan Dilaporkan ke Polisi Terkait Penutupan Jalan Jatibaru

Megapolitan
Lagi-lagi, Saksi Bicara soal Pemberian untuk Adik Gamawan Fauzi Terkait Proyek E-KTP

Lagi-lagi, Saksi Bicara soal Pemberian untuk Adik Gamawan Fauzi Terkait Proyek E-KTP

Nasional
Sembunyikan Sabu di Celana Dalam, Pengedar Sabu Akhirnya Ditangkap di Kediri

Sembunyikan Sabu di Celana Dalam, Pengedar Sabu Akhirnya Ditangkap di Kediri

Regional
Perjuangan Petugas 6 Jam Padamkan Kebakaran di Matahari Kudus

Perjuangan Petugas 6 Jam Padamkan Kebakaran di Matahari Kudus

Regional
Musnahkan Barang Tangkapan, Bea dan Cukai Kepri Bakar Ribuan Barang Elektronik dan Sembako

Musnahkan Barang Tangkapan, Bea dan Cukai Kepri Bakar Ribuan Barang Elektronik dan Sembako

Regional
Enam Poin Penting yang Terungkap dari Rekaman Johannes Marliem soal E-KTP

Enam Poin Penting yang Terungkap dari Rekaman Johannes Marliem soal E-KTP

Nasional
Petugas KPK Jaga Rumah Novel 24 Jam Selama Sepekan

Petugas KPK Jaga Rumah Novel 24 Jam Selama Sepekan

Megapolitan
Kembangkan Sektor Hiburan, Arab Saudi Siapkan Dana Rp 875 Triliun

Kembangkan Sektor Hiburan, Arab Saudi Siapkan Dana Rp 875 Triliun

Internasional
'Underpass' Kartini Rampung, Satu Lajur Mulai Dioperasikan

"Underpass" Kartini Rampung, Satu Lajur Mulai Dioperasikan

Megapolitan
Argentina Sita Kokain Senilai Rp 683 Miliar dari Kedubes Rusia

Argentina Sita Kokain Senilai Rp 683 Miliar dari Kedubes Rusia

Internasional
Dipecat via WhatsApp, Dua ABK di NTT Tidak Diberi Pesangon

Dipecat via WhatsApp, Dua ABK di NTT Tidak Diberi Pesangon

Regional
Isu Penyerangan Pemuka Agama Jadi Liar, Adakah yang Menunggangi?

Isu Penyerangan Pemuka Agama Jadi Liar, Adakah yang Menunggangi?

Nasional
Jembatan “Saksi” Agresi Militer Belanda II Itu Akhirnya Runtuh…

Jembatan “Saksi” Agresi Militer Belanda II Itu Akhirnya Runtuh…

Regional
Kronologi Emak-emak Gigit Polisi gara-gara Tak Terima Ditilang

Kronologi Emak-emak Gigit Polisi gara-gara Tak Terima Ditilang

Regional
Close Ads X