Nitya Mengaku Takkan Berpasangan Lagi dengan Greysia - Kompas.com

Nitya Mengaku Takkan Berpasangan Lagi dengan Greysia

Kompas.com - 11/09/2017, 12:00 WIB
Pebulu tangkis ganda putri nasional, Nitya Krishinda Maheswari (kanan), berpose dengan mantan tunggal putri nasional, Adriyanti Firdasari dalam acara makan siang bersama para pebulu tangkis di restoran Yellow Fin, Jakarta, Minggu (10/9/2017).DELIA MUSTIKASARI/JUARA.NET Pebulu tangkis ganda putri nasional, Nitya Krishinda Maheswari (kanan), berpose dengan mantan tunggal putri nasional, Adriyanti Firdasari dalam acara makan siang bersama para pebulu tangkis di restoran Yellow Fin, Jakarta, Minggu (10/9/2017).

JAKARTA, KOMPAS.com - Pebulu tangkis ganda putri Indonesia, Nitya Krishinda Maheswari, sudah kembali berlatih secara rutin setelah menjalani operasi lutut kanan pada Desember 2016.

Namun, pemain berusia 28 tahun ini belum akan tampil dalam turnamen terdekat. Dia masih menjalani proses pemulihan cedera.

"Saya belum tahu akan turun di turnamen mana. Pelatih belum memberi kabar lagi. Sekarang saya sudah berlatih seperti biasanya, sudah tidak takut-takut lagi saat bergerak," ucap Nitya kepada JUARA dalam acara makan siang bersama di Yellow Fin, Senopati, Jakarta, Minggu (10/9/2017).

"Kemungkinan saya tidak akan berpasangan lagi dengan Greysia (Polii). Greysia saat ini sudah dapat poin bersama Apriani Rahayu," kata Nitya.

Saat berpasangan dengan Greysia, Nitya merupakan peraih medali emas Asian Games Incheon 2014, medali perunggu kejuaraan dunia 2015, juara Korea Terbuka 2015, serta Singapura Terbuka 2016.

Perancis Terbuka menjadi turnamen terakhir keduanya. Kala itu, langkah mereka terhenti pada babak perempat final.

Sebelum BWF Superseries Final 2016, Nitya memutuskan naik meja operasi demi menyembuhkan cedera yang telah dideritanya selama setahun.

Nitya semula diperkirakan akan kembali bertanding pada Mei lalu. Akan tetapi, pelatih kepala ganda putri nasional, Eng Hian, belum memberikan lampu hijau agar Nitya bisa bertanding lagi.

Sementara itu, Eng Hian juga merombak kombinasi pasangan pada sektor ganda putri.

Selain Greysia/Apriyani, Eng Hian juga mengubah susunan pasangan lainnya yakni Della Destiara Haris/Rizki Amelia Pradipta, Anggia Shitta Awanda/Yulfira Barkah dan Nisak Puji Lestari/Tiara Rosalia Nuraidah. (Delia Mustikasari)

EditorAloysius Gonsaga AE
SumberJUARA
Komentar

Terkini Lainnya

Anggaran Rp 28 Miliar untuk Tim Gubernur Anies Dinilai Tak Bebani APBD

Anggaran Rp 28 Miliar untuk Tim Gubernur Anies Dinilai Tak Bebani APBD

Megapolitan
Begini Perbedaan TGUPP, Deputi, dan Staf Pribadi Gubernur

Begini Perbedaan TGUPP, Deputi, dan Staf Pribadi Gubernur

Megapolitan
Pengemudi Ojek 'Online' Gelar Aksi di Kemenhub dan Istana Hari Ini

Pengemudi Ojek "Online" Gelar Aksi di Kemenhub dan Istana Hari Ini

Megapolitan
'Tunjukkan, Mana Pasal yang Sebut Motor Tidak Boleh Jadi Angkutan Umum?'

"Tunjukkan, Mana Pasal yang Sebut Motor Tidak Boleh Jadi Angkutan Umum?"

Megapolitan
Golkar Tunjuk Plt Pimpinan DPP, Luhut Sebut Keputusan Cerdas

Golkar Tunjuk Plt Pimpinan DPP, Luhut Sebut Keputusan Cerdas

Regional
Hujan Ringan Akan Guyur Sebagian Wilayah Jabodetabek

Hujan Ringan Akan Guyur Sebagian Wilayah Jabodetabek

Megapolitan
Melirik Kemesraan Trump-Xi Jinping dan Implikasinya bagi Indonesia

Melirik Kemesraan Trump-Xi Jinping dan Implikasinya bagi Indonesia

Internasional
5 Titik Rel Kereta Tertutup Longsor, Pembersihan Butuh Waktu 6 Jam

5 Titik Rel Kereta Tertutup Longsor, Pembersihan Butuh Waktu 6 Jam

Regional
Kata Warga soal Rencana Anies Hidupkan Kegiatan Keagamaan di Monas

Kata Warga soal Rencana Anies Hidupkan Kegiatan Keagamaan di Monas

Megapolitan
Polisi Bekuk Pengunggah Video Sepasang Kekasih yang Diarak di Cikupa

Polisi Bekuk Pengunggah Video Sepasang Kekasih yang Diarak di Cikupa

Megapolitan
Curhat Pengemudi Ojek 'Online' yang Dianggap seperti 'Anak Haram'

Curhat Pengemudi Ojek "Online" yang Dianggap seperti "Anak Haram"

Megapolitan
Longsor di Garut, Perjalanan 7 Kereta Api Dialihkan ke Utara

Longsor di Garut, Perjalanan 7 Kereta Api Dialihkan ke Utara

Regional
Todong Sipir dengan Senjata Api, 2 Napi Lapas Pekanbaru Melarikan Diri

Todong Sipir dengan Senjata Api, 2 Napi Lapas Pekanbaru Melarikan Diri

Regional
Panglima TNI: Operasi Pembebasan Warga Papua Sesuai Hukum dan HAM

Panglima TNI: Operasi Pembebasan Warga Papua Sesuai Hukum dan HAM

Nasional
Panglima TNI Sebut Tuntutan Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata di Papua Tak Masuk Akal

Panglima TNI Sebut Tuntutan Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata di Papua Tak Masuk Akal

Nasional
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM