Mencari Bibit Yang Benar Potensial - Kompas.com

Mencari Bibit Yang Benar Potensial

Tjahjo Sasongko
Kompas.com - 08/09/2017, 23:55 WIB
 Seorang peserta Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulu tangkis  2017PBDjarum Seorang peserta Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulu tangkis 2017

 

KUDUS, Kompas.com - Manajer tim PB Djarum, Fung Permadi menyebut  pihaknya sengaja mempermuda kategori usia  Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulu tangkis agar mendapat bibit yang benar- benar potensial.

Saat ini Audisi Umum dibatasi berdasarkan kategori usia, yakni U11 Putri, U13 Putri, U11 Putra, dan U-13 Putra. Sementara untuk U-15 justru dihapuskan.

"Apa yang kami lakukan ini kan untuk mencari pemain untuk kepentingan klub. Dan kami melakukannya secara terbuka, silakan bila ingin bersaing," kata Fung. "Namun ternyata klub lain kemudian melakukan perekrutan secara diam-diam."

Menurut Fung, perekrutan secara diam-diam ini kemudian berimbas pada keberhasilan Audisi Umum terbuka yang dilakukan PB Djarum. "Di kategori U-15 kami mendapatkan fakta bahwa mereka yang tersaring bukanlah calon pemain yang terbaik. Sebagian yang terbaik sudah direkrut secara diam-diam oleh klub lain," lanjutnya.

Final Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis 2017 mulai digelar di GOR Djarum, Jati, Kudus, Jum`at (8/9) pagi. Talenta-talenta muda peraih Super Tiket dari Audisi Umum di Pekanbaru, Banjarmasin, Manado, Cirebon, Solo, Purwokerto, Surabaya, dan Kudus, memulai pertarungan perdana mereka untuk meraih Djarum Beasiswa Bulutangkis.

Para peraih Super Tiket ini wajib melakukan registrasi ulang pada Kamis (7/9) di GOR Djarum, Jati, Kudus. Mereka, kemudian dibagi berdasarkan kategori usia, yakni U11 Putri, U13 Putri, U11 Putra, dan U-13 Putra. Di Final Audisi ini para pelatih di PB Djarum akan turun langsung memantau bakat para peserta. Mereka akan mengamati proses seleksi dan bergabung dengan para legenda bulutangkis Indonesia yang menjadi tim pencari bakat PB Djarum.

Pada hari pertama Final Audisi Jum`at (8/9), para finalis mendapatkan kesempatan dua kali bertanding untuk menunjukkan kemampuannya di hadapan para pelatih PB Djarum. Penampilan mereka di dua pertandingan ini akan menjadi pertimbangan apakah mereka berhak untuk bertanding di hari selanjutnya.

Kemudian pada Sabtu (9/9) pagi, para peserta kembali mendapat kesempatan satu kali bertanding. Hasil pertandingan ini akan menjadi penentu mereka untuk melaju ke tahap berikutnya yang akan digelar pada hari yang sama.

Selanjutnya, Minggu (10/9), para finalis akan menjalani pertandingan terakhir mereka sebelum para pelatih PB Djarum memutuskan siapa yang layak untuk melaju ke tahap karantina. Mereka yang lolos akan langsung menjalani tahap karantina yang akan digelar pada 10-16 September 2017.

Fung Permadi, Manajer Tim PB Djarum menyatakan bahwa ada perbedaan dengan proses Audisi Umum di delapan kota sebelumnya yang menggunakan sistem screening maupun turnamen. "Semua hanya lewat permainan game full 21 poin. Tapi hasil (pertandingan) yang dicapai oleh seorang pemain pun, juga kembali kepada penilaian yang sah dari pelatih di PB Djarum," papar Fung, di GOR Jati, Jum`at (8/9) siang.

"Hasil menang atau kalah tidak menentukan," Fung, menambahkan.

Final Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis 2017 melibatkan para pelatih dari PB Djarum, yang terdiri dari Fung Permadi, Rusmanto Djoko Semaun, Hastomo Arbi, Engga Setiawan, Ari Yuli Wahyu Hartanto, Anjib Kurniawan, Nimas Rani Wijayanti, Maria Elfira Christina, Roy Djojo Effendy, Sulaiman, Ellen Angelina, dan Ferry.

Sebanyak 262 pertandingan digelar pada hari pertama Final Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis 2017. Secara keseluruhan, 131 peserta bertanding sebanyak dua kali di tahap Final Audisi Kudus ini. Pada hari pertama semua peserta dinyatakan lolos, dan diharuskan kembali bertarung di hari ke-2.

“Melihat semangat, daya juang, serta kegigihan dari setiap anak yang bertanding pada hari ini, kami semua yang ada di Tim Pelatih PB Djarum menyatakan semuanya layak lolos untuk kembali bertanding besok,” papar Engga Setiawan, Tim Pelatih PB Djarum.

PenulisTjahjo Sasongko
EditorTjahjo Sasongko
Komentar

Terkini Lainnya

Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM