Ke Perempat Final, Fitriani dan Gregoria Bertemu Lawan Berat - Kompas.com

Ke Perempat Final, Fitriani dan Gregoria Bertemu Lawan Berat

Kompas.com - 26/08/2017, 15:09 WIB
Pemain tunggal putri Indonesia, Gregoria Mariska Tunjung bertanding melawan pemain tunggal putri Taiwan, Tai Tzu Ying pada pertandingan babak kedua BCA Indonesia Open Super Series Premier 2017 di Plenary Hall, Jakarta Convention Center, Kamis (15/6/2017). Gregoria gagal melaju ke perempat final setelah kalah dengan skor 13-21  dan 16-21. KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMOKRISTIANTO PURNOMO Pemain tunggal putri Indonesia, Gregoria Mariska Tunjung bertanding melawan pemain tunggal putri Taiwan, Tai Tzu Ying pada pertandingan babak kedua BCA Indonesia Open Super Series Premier 2017 di Plenary Hall, Jakarta Convention Center, Kamis (15/6/2017). Gregoria gagal melaju ke perempat final setelah kalah dengan skor 13-21 dan 16-21. KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMO

KUALA LUMPUR, KOMPAS.com - Dua pebulu tangkis tunggal putri Indonesia belum mengalami kesulitan pada laga perdana perorangan SEA Games 2017, Sabtu (26/8/2017). Gregoria Mariska dan Fitriani hanya perlu dua game untuk melangkah ke perempat final.

Gregoria menang mudah atas Mimi Sixomxeauane (Laos) dengan skor 21-4, 21-10. Fitriani menyusul dengan kemenangan straight game atas Le Thu Huyen (Vietnam), 21-12, 21-16 pada pertandingan yang berlangsung di Axiata Arena, Bukit Jalil, Malaysia.

Namun pada perempat final nanti, kedua tunggal putri ini bakal mendapat tantangan berat. Gregoria akan bertemu unggulan pertama asal Thailand, Busanan Ongbumrungphan, sedangkan Fitriani berhadapan dengan pemain muda andalan Malaysia, Goh Jin Wei.

Dari dua pertemuan sebelumnya, Gregoria selalu kalah dari Busanan. Pertemuan pertama terjadi pada Kejuaraan Asia Junior 2014 di mana Gregoria kalah 21-19, 17-21, 20-22, kemudia pada Kejuaraan Dunia Junior 2014 di mana Gregoria kembali takluk dengan skor 14-21, 14-21.

Tunggal putri Indonesia, Fitriani, bersiap melakukan servis saat melawan pemain India, PV Sindhu, dalam pertandingan putaran kedua Singapura Terbuka di Singapura, 13 April 2017.
ROSLAN RAHMAN/AFP Tunggal putri Indonesia, Fitriani, bersiap melakukan servis saat melawan pemain India, PV Sindhu, dalam pertandingan putaran kedua Singapura Terbuka di Singapura, 13 April 2017.

"Saya sudah dua kali bertemu lawan tetapi sudah lama sekali. Saya berharap bisa tampil all-out. Yang penting, usaha dulu. Saya ingin bisa melewati pertandingan besok," kata Gregoria.

"Pada pertandingan hari ini, saya merasa anginnya agak kencang di lapangan pada game pertama. Laju shuttlecock juga kencang," ujar Gregoria.

"Busanan itu power-nya kuat. Saya jangan sampai terbawa irama permainannya dan membuat kesalahan sendiri. Saya sudah menonton video pertandingannya. Besok usahakan jangan gampang kasih poin ke dia," tambahnya.

Lain halnya dengan Fitriani. Dia lebih diunggulkan bisa melewati hadangan Goh Jin Wei.

Meskipun demikian, Fitriani memiliki catatan rekor kurang menggembirakan kontra pemain tersebut. Dalam tiga pertemuan, Fitriani belum pernah memetik kemenangan.

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
EditorAloysius Gonsaga AE
SumberJUARA
Komentar

Terkini Lainnya

Anggaran Rp 28 Miliar untuk Tim Gubernur Anies Dinilai Tak Bebani APBD

Anggaran Rp 28 Miliar untuk Tim Gubernur Anies Dinilai Tak Bebani APBD

Megapolitan
Begini Perbedaan TGUPP, Deputi, dan Staf Pribadi Gubernur

Begini Perbedaan TGUPP, Deputi, dan Staf Pribadi Gubernur

Megapolitan
Pengemudi Ojek 'Online' Gelar Aksi di Kemenhub dan Istana Hari Ini

Pengemudi Ojek "Online" Gelar Aksi di Kemenhub dan Istana Hari Ini

Megapolitan
'Tunjukkan, Mana Pasal yang Sebut Motor Tidak Boleh Jadi Angkutan Umum?'

"Tunjukkan, Mana Pasal yang Sebut Motor Tidak Boleh Jadi Angkutan Umum?"

Megapolitan
Golkar Tunjuk Plt Pimpinan DPP, Luhut Sebut Keputusan Cerdas

Golkar Tunjuk Plt Pimpinan DPP, Luhut Sebut Keputusan Cerdas

Regional
Hujan Ringan Akan Guyur Sebagian Wilayah Jabodetabek

Hujan Ringan Akan Guyur Sebagian Wilayah Jabodetabek

Megapolitan
Melirik Kemesraan Trump-Xi Jinping dan Implikasinya bagi Indonesia

Melirik Kemesraan Trump-Xi Jinping dan Implikasinya bagi Indonesia

Internasional
5 Titik Rel Kereta Tertutup Longsor, Pembersihan Butuh Waktu 6 Jam

5 Titik Rel Kereta Tertutup Longsor, Pembersihan Butuh Waktu 6 Jam

Regional
Kata Warga soal Rencana Anies Hidupkan Kegiatan Keagamaan di Monas

Kata Warga soal Rencana Anies Hidupkan Kegiatan Keagamaan di Monas

Megapolitan
Polisi Bekuk Pengunggah Video Sepasang Kekasih yang Diarak di Cikupa

Polisi Bekuk Pengunggah Video Sepasang Kekasih yang Diarak di Cikupa

Megapolitan
Curhat Pengemudi Ojek 'Online' yang Dianggap seperti 'Anak Haram'

Curhat Pengemudi Ojek "Online" yang Dianggap seperti "Anak Haram"

Megapolitan
Longsor di Garut, Perjalanan 7 Kereta Api Dialihkan ke Utara

Longsor di Garut, Perjalanan 7 Kereta Api Dialihkan ke Utara

Regional
Todong Sipir dengan Senjata Api, 2 Napi Lapas Pekanbaru Melarikan Diri

Todong Sipir dengan Senjata Api, 2 Napi Lapas Pekanbaru Melarikan Diri

Regional
Panglima TNI: Operasi Pembebasan Warga Papua Sesuai Hukum dan HAM

Panglima TNI: Operasi Pembebasan Warga Papua Sesuai Hukum dan HAM

Nasional
Panglima TNI Sebut Tuntutan Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata di Papua Tak Masuk Akal

Panglima TNI Sebut Tuntutan Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata di Papua Tak Masuk Akal

Nasional
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM