Audisi Umum Purwokerto Cetak Rekor - Kompas.com

Audisi Umum Purwokerto Cetak Rekor

Tjahjo Sasongko
Kompas.com - 07/08/2017, 20:15 WIB
Sementara, pada Audisi Umum Purwokerto, Tim Pencari Bakat PB Djarum juga memberikan Super Tiket Tambahan kepada enam peserta yang berpotensi, meski kalah saat pertandingan. Enam peserta tersebut bergabung dengan 12 pebulutangkis hasil audisi Purwokerto, untuk kembali bertarung di tahap Final Audisi Umum di Kudus Sementara, pada Audisi Umum Purwokerto, Tim Pencari Bakat PB Djarum juga memberikan Super Tiket Tambahan kepada enam peserta yang berpotensi, meski kalah saat pertandingan. Enam peserta tersebut bergabung dengan 12 pebulutangkis hasil audisi Purwokerto, untuk kembali bertarung di tahap Final Audisi Umum di Kudus

PURWOKERTO, Kompas.com - Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis 2017 digelar secara serempak di GOR Sudirman, Surabaya, Jawa Timur, dan GOR Satria, Purwokerto, Jawa Tengah, digelar sejak Sabtu (5/8) hingga Senin (7/8).

Dari dua kota tersebut, tercatat sebanyak 34 pebulutangkis muda berbakat berhasil meraih Super Tiket ke tahap Final Audisi Umum yang berlangsung pada 8-10 September 2017 di GOR Djarum, Jati, Kudus, Jawa Tengah. Di Kudus, para jawara cilik dari Audisi Umum Surabaya dan Purwokerto ini bakal mendapat tantangan lebih berat, beradu dengan jawara-jawara dari regional lainnya.
 
Pelatih dan Tim Pencari Bakat PB Djarum Fung Permadi mengatakan, mereka yang berhasil lolos dari Audisi Umum di Surabaya merupakan bakat-bakat terbaik yang mampu menunjukan semangat juang hingga akhir pertandingan.

Dari 16 peraih Super Tiket, empat di antaranya merupakan penerima Super Tiket tambahan berdasarkan pilihan para Pelatih dan Tim Pencari Bakat PB Djarum. Mereka adalah pemain yang kalah dalam tahap turnamen namun dinilai memiliki bakat dan potensi yang besar.
 
Ada sejumlah alasan yang membuat para pencari bakat meloloskan empat pebulutangkis melalui Super Tiket tambahan. “Untuk yang putri karena usianya lebih muda dibanding lawan yang mengalahkannya. Sementara untuk putra karena ada yang posturnya kalah tapi tekniknya jauh lebih bagus,” kata Fung Permadi usai pengumuman para peraih Super Tiket, di GOR Sudirman, Surabaya, Senin (7/8).
 
Sementara, pada Audisi Umum Purwokerto, Tim Pencari Bakat PB Djarum juga memberikan Super Tiket Tambahan kepada enam peserta yang berpotensi, meski kalah saat pertandingan. Enam peserta tersebut bergabung dengan 12 pebulutangkis hasil audisi Purwokerto, untuk kembali bertarung di tahap Final Audisi Umum di Kudus.
 
Menanggapi para peserta yang mendapatkan Super Tiket Pilihan Tim Pencari Bakat, Ketua Tim Pencari Bakat PB Djarum Christian Hadinata berujar, “Mereka memang pantas untuk dapat super tiket dari Tim Pencari Bakat. Kalau dinilai dari skill serta juga kemampuan, mereka memang baik. Hanya saja, waktu di tahapan turnamen mereka bertemu lawan yang lebih bagus.”
 
“Kami berharap dari hasil di Purwokerto ini didapat bibit-bibit pebulutangkis unggul yang dapat kami bina di PB Djarum untuk regenerasi pebulutangkis-pebulutangkis Indonesia. Dari hasil audisi ini juga, saya berharap mereka bisa mencetak prestasi kelas dunia seperti Liliyana Natsir, Tontowi Ahmad, atau Kevin Sanjaya,” Christian, menambahkan.
 
Sementara, Program Associate Bakti Olahraga Djarum Foundation, Abraham Delta, menyatakan bahwa jumlah 6 Super Tiket Tambahan Tim Pencari Bakat merupakan rekor terbanyak sementara selama gelaran Audisi Umum 2017. “Tiga kali kami menggelar Audisi Umum di Purwokerto, selalu saja muncul hal-hal unik yang disuguhkan oleh para pebulutangkis muda ini. Sehingga Tim Pencari Bakat PB Djarum ingin mengambil lebih banyak potensi-potensi muda dari hasil audisi di kota ini, dengan memberikan lebih banyak Super Tiket Tambahan,” jelasnya.
 
Usai Surabaya dan Purwokerto, PB Djarum akan melanjutkan Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis ke Kudus. Para atlet yang berhasil lolos dari fase Audisi Umum di Surabaya akan melaju ke babak Final Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis, di GOR Djarum, Jati, Kudus, pada 8-10 September 2017. Di tahap final ini mereka akan kembali berkompetisi dengan para atlet dari kota-kota lainnya sebelum akhirnya diumumkan siapa saja yang resmi diterima menjadi atlet PB Djarum.
 
Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis 2017 dapat diikuti oleh atlet putra dan putri berkewarganegaraan Indonesia dengan kategori U11 (berusia 6-10 tahun / kelahiran 2007-2011) dan U13 (untuk peserta dengan umur 11-12 tahun / kelahiran tahun 2005 dan 2006).

Audisi akan dilakukan dalam bentuk kompetisi dengan sistem gugur. Pendaftaran dapat dilakukan secara online melalui laman www.pbdjarum.org atau dengan mendaftarkan diri secara langsung di GOR setiap kota audisi. Peserta diwajibkan melakukan daftar ulang satu hari sebelum tahap seleksi (H-1) sesuai kota audisi pilihannya

Jadwal Pelaksanaan Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis 2017

 Tanggal Audisi

Kota Audisi

Tempat Pelaksanaan

25 – 27 Maret 2017

Pekanbaru

GOR Angkasa (Pekanbaru)

8 – 10 April 2017

Banjarmasin

GOR Berkat Abadi (Banjar Baru)

6 – 8 Mei 2017

Manado

Jle’s Sport Center

22 – 24 Juli 2017

Cirebon & Solo

GOR Bima (Cirebon) & GOR RM Said, Karanganyar (Solo)

5 – 7 Agustus 2017

Purwokerto & Surabaya

GOR Satria (Purwokerto) & GOR Sudirman (Surabaya)

5 – 7 September 2017

Kudus

GOR Djarum, Jati, Kudus

 

.

PenulisTjahjo Sasongko
EditorTjahjo Sasongko
Komentar