Kejutan Cabang Olahraga Senam pada Hari Kedua ASG 2017 - Kompas.com

Kejutan Cabang Olahraga Senam pada Hari Kedua ASG 2017

Nugyasa Laksamana
Kompas.com - 17/07/2017, 05:32 WIB
Atlet senam Indonesia, Muthia Nur Cahya, meraih medali emas pada nomor meja lompat putri, pada hari kedua Asean School Games 2017, di Singapura, Minggu (16/7/2017).Dok. Kemenpora Atlet senam Indonesia, Muthia Nur Cahya, meraih medali emas pada nomor meja lompat putri, pada hari kedua Asean School Games 2017, di Singapura, Minggu (16/7/2017).

SINGAPURA, KOMPAS.com - Atlet senam Indonesia, Muthia Nur Cahya, menyumbangkan medali emas pada hari kedua Asean School Games (ASG) 2017 di Bhisan Sport Hall Venues, Singapura, Minggu (17/7/2017). Muthia meraih emas pada nomor meja lompat putri.

Muthia yang merupakan atlet binaan SKO Ragunan mendapatkan medali emas setelah mencetak total skor 12.925, mengungguli atlet dari Vietnam dan Malaysia.

Prestasi ini menjadi kebanggaan bagi cabang olahraga senam karena sebelumnya mereka hanya mamatok medali perunggu.

"Alhamdulillah anak-anak menunjukkan semangatnya dan dapat melampaui target memperoleh emas," tutur Dian Widjaja Kesumawati selaku Manajer Tim.


Atlet senam lainnya, Abiyurafi, juga mempersembahkan medali perak untuk Indonesia. Ia turun pada nomor palang tunggal putra.

"Atlet-atlet yunior ini, khususnya Muthia yang sebentar lagi menginjak usia 16 tahun, dapat diproyeksikan masuk senior. Dengan pembinaan lanjutan, mereka dapat mengikuti SEA Games atau Asian Games," kata Dian.

Indonesia juga mendapatkan medali emas dari cabang olahraga atletik melalui Idan Fauzan Richsan yang turun pada nomor lompat tinggi galah putra.

Idan menorehkan tinggi lompatan 5,00 meter. Capaian itu sekaligus memecahkan rekor ASG sebelumnya dengan catatan 4,65 meter.

Medali perak juga diraih oleh Ifan Anugrah Putra pada nomor 400 meter nomor lari putra dengan catatan waktu 47.55 detik.

Dari nomor 1.500 meter lari putri, Indonesia juga mendapatkan medali perunggu melalui Novi Nur Nirwani. Ia mengukir catatan waktu 4 : 51.38 menit.

Di tempat lain, yakni di Singapore Bowling Rifle Range Venues, Paolo Hernandez Manurung mendapatkan emas dengan total skor 1.348.

Paolo unggul tipis atas wakil Singapura yang menduduki urutan kedua dengan total skor 1.347.

Sebelumnya, cabang olahraga renang juga berkontribusi menyumbangkan lima medali emas, tiga perak, dan dua perunggu.

Lima medali emas disumbangkan oleh Azzahra Permatahani (400 meter gaya ganti putri), Adinda Larasati Dewi (200 meter gaya bebas dan gaya kupu-kupu putri), Felecia Angelica (100 meter gaya dada putri), dan Daniel Setyawan (100 meter gaya punggung putra).


Sementara itu, tiga medali perak dipersembahkan oleh Erick Ahmad Fathoni (200 meter gaya bebas putra), Dewi Novita Lestari (100 meter gaya punggung putri), dan Angel Gabriel Yus (100 meter gaya kupu-kupu putri).

Adapun dua medali perunggu diraih oleh Alexander Damanik (100 meter gaya kupu-kupu putra) dan Sofie Kemala (100 meter gaya punggung putri).

Beberapa cabang olahraga lain yang turut menyumbangkan pada hari kedua yakni sepak takraw (dua perak), tenis (dua perak), serta tenis meja dan bulu tangkis (masing-masing satu perunggu).

Berikut ini adalah perolehan medali sementara ASG 2017 hingga Minggu (16/7/2017).

Thailand 14 (emas) 11 (perak) 13 (perunggu)
Indonesia 13 12 11
Singapura 12 14 15
Vietnam 11 15 7
Filipina 9 4 8
Malaysia 6 7 15
Myanmar 0 0 3
Laos 0 0 1
Brunei 0 0 0
Kamboja 0 0 0

PenulisNugyasa Laksamana
EditorJalu Wisnu Wirajati
SumberKemenpora,
Komentar