Kemenangan Perdana STIE AD Lewat Permainan Cepat - Kompas.com

Kemenangan Perdana STIE AD Lewat Permainan Cepat

Kompas.com - 14/07/2017, 17:51 WIB
LIMA Futsal 2017 LIMA Futsal 2017


JAKARTA, Kompas.com - Laga lanjutan Pul C Putra LIMA Futsal Air Mineral Prim-a GJC 2017 antara Universitas 17 Agustus 45 (Untag) dan STIE Ahmad Dahlan (STIE AD) dilaksanakan di Gelanggang Remaja Pasar Minggu.

Pertandingan pembuka pada Jumat, 14 Juli 2017 pagi ini berlangsung cepat dan keras sejak peluit awal dibunyikan. Pada menit ke-4, pelanggaran Untag membuahkan tendangan bebas bagi STIE AD tepat di tepi lingkaran gawang Untag. Tendangan keras Ihsan Safei (nomor punggung 6) membentur pagar betis Untag sehingga hanya membuahkan sepak pojok.

STIE AD yang mengandalkan kecepatan serta umpan-umpan pendek mendominasi jalannya pertandingan. Ragil Mardiko (4), kapten dari STIE AD bahkan sempat membombardir gawang Untag dengan 2 tendangan keras beruntun. Namun, penampilan gemilang kiper Abdullah Azzam (13) berhasil mencegah gawang Untag dari kebobolan.

Tak butuh waktu lama bagi Ragil Mardiko untuk membobol gawang Untag. Kesalahan oper pemain Untag berhasil ia manfaatkan untuk membuka keunggulan bagi STIE AD. Tertinggal 0-1, Untag merespons ketertinggalan mereka dengan cepat. Pada menit ke-15, Erwin Bahtiar (3), yang  mencetak hattrick ke gawang STIE BP pada laga sebelumnya, kembali mencatatkan namanya di papan skor. Kedudukan imbang 1-1 sampai peluit akhir babak pertama dibunyikan.

Saat babak kedua dimulai, STIE AD meningkatkan tempo permainan mereka. Kecepatan dan skill individu para pemain asuhan Trio Anggoro ini terlihat merepotkan pertahanan Untag. Operan satu-dua yang dilakukan STIE AD berkali-kali mengancam gawang Untag.

Namun sayang penyelesaian akhir yang kurang baik gagal menambah keunggulan bagi STIE AD. Akhirnya, dari lima permainan operan satu-dua yang dilakukan, hanya satu percobaa berbuah gol bagi STIE AD. Isdaryanto (10) berhasil memanfaatkan kesalahan kiper Untag yang menghampiri bola terlalu cepat sehingga meninggalkan gawang dalam keadaan kosong. STIE AD kembali unggul 2-1.

Untag memiliki kesempatan untuk menyamakan kedudukan setelah mereka mendapat second-penalty akibat pelanggaran keenam yang dilakukan oleh STIE AD. Rachmat Nopriansyahputra (16) yang menjadi eksekutor gagal menjaringkan bola ke gawang STIE AD setelah Muhammad Adhytia (5) berhasil menepis bola ke luar lapangan. Peluit akhir laga berbunyi, STIE AD meraih kemenangan perdananya. Untag kembali menelan kekalahan.

Pelatih STIE AD, Trio Anggoro mengaku kurang puas dengan hasil yang diraih tim asuhannya. Apalagi mereka memiliki banyak peluang yang belum bisa dikonversi menjadi gol karena penyelesaian akhir yang kurang baik.


EditorTjahjo Sasongko
Komentar

Terkini Lainnya

Golkar Akui Butuh Waktu untuk Alihkan Dukungan Konstituen dari Prabowo kepada Jokowi

Golkar Akui Butuh Waktu untuk Alihkan Dukungan Konstituen dari Prabowo kepada Jokowi

Nasional
Diduga Gangguan Jiwa, Emak yang Gigit Polisi Dititipkan di Rumah Sakit

Diduga Gangguan Jiwa, Emak yang Gigit Polisi Dititipkan di Rumah Sakit

Regional
Golkar Optimistis Basis Pemilih Prabowo Akan Memilih Jokowi di 2019

Golkar Optimistis Basis Pemilih Prabowo Akan Memilih Jokowi di 2019

Nasional
Menengok Cantiknya 'Underpass' di Perempatan Lebak Bulus

Menengok Cantiknya "Underpass" di Perempatan Lebak Bulus

Megapolitan
'Pisang Seribu' di Sawangan Kerap Ditawar dengan Harga Ratusan Ribu

"Pisang Seribu" di Sawangan Kerap Ditawar dengan Harga Ratusan Ribu

Megapolitan
AS Bakal Berikan Paket Sanksi Baru ke Korea Utara

AS Bakal Berikan Paket Sanksi Baru ke Korea Utara

Internasional
Empat Tersangka dan Barang Bukti 1,6 Ton Sabu Dibawa ke Mabes Polri Hari Ini

Empat Tersangka dan Barang Bukti 1,6 Ton Sabu Dibawa ke Mabes Polri Hari Ini

Regional
Karena Permintaan Sang Ayah, Terpidana Ini Lolos dari Hukuman Mati

Karena Permintaan Sang Ayah, Terpidana Ini Lolos dari Hukuman Mati

Internasional
Anies Tak Ragu Tutup 36 Diskotek jika Terbukti Edarkan Narkoba

Anies Tak Ragu Tutup 36 Diskotek jika Terbukti Edarkan Narkoba

Megapolitan
Dhawiya dan Kekasih, Senasib Bersama hingga di Penjara...

Dhawiya dan Kekasih, Senasib Bersama hingga di Penjara...

Megapolitan
Dilaporkan ke Polisi soal Penutupan Jatibaru, Anies Lempar Senyum

Dilaporkan ke Polisi soal Penutupan Jatibaru, Anies Lempar Senyum

Megapolitan
Memprihatinkan, Nenek 80 Tahun Bertahan Hidupi Dua Anaknya yang Gangguan Jiwa

Memprihatinkan, Nenek 80 Tahun Bertahan Hidupi Dua Anaknya yang Gangguan Jiwa

Regional
Ganjil Genap di Tol, Ini Perkiraan Efeknya bagi Lalu Lintas dari Bekasi

Ganjil Genap di Tol, Ini Perkiraan Efeknya bagi Lalu Lintas dari Bekasi

Megapolitan
Bisa Berjalan Lagi, Jadi Impian Besar Pria Tergemuk di Dunia

Bisa Berjalan Lagi, Jadi Impian Besar Pria Tergemuk di Dunia

Internasional
Kisah Pensiunan Bawaslu Hasilkan Miniatur Cantik Berbahan Limbah

Kisah Pensiunan Bawaslu Hasilkan Miniatur Cantik Berbahan Limbah

Regional
Close Ads X